Aa Gym: Anies-Sandi Taubat, Jangan Syukuran, Minta Ampun Karena akan Menjabat

Ngelmu.id – Pengasuh Pesantren Daarut Tauhiid, Abdullah Gymnastiar (Aa
Gym) memiliki pesan untuk pasangan pemenang Gubenur DKI Jakarta. Pesan itu
disampaikan saat memberi tausiyah kepada masa Aksi 55 di Masjid Istiqlal.

“Buat Anies dan Sandi, taubat jangan syukuran, minta
ampun karena akan menjabat,” kata Aa Gym di Masjid Istiqlal, Jum’at (5/5).
Selain itu, ia mengimbau masyarakat yang ikut Aksi 55
meyakini hakim-hakim merupakan ciptaan Allah, dan mereka ada di genggaman
Allah. Maka itu, Aa Gym mengajak masyarakat cukup saja memanjatkan doa kepada
Allah SWT.
Aa Gym turut menekankan peserta Aksi 55 tidak buang sampah
sembarangan, karena malah akan mempermalukan Islam. Ia berpendapat, justru
sebagai elemen yang disakiti hatinya, bisa tetap bersikap bijak menanggapi
keadaan.”Kita yang tersakiti hatinya, luar biasa jumlahnya, tapi bisa
menyikapinya tetap bijak,” ujar Aa Gym.
Ia menambahkan, jika ingin melakukan aksi-aksi seharusnya
bisa menyontoh Rasulullah SAW, termasuk tidak teriakan yang tidak dicontohkan
Nabi. Sebab, Aa Gym mengingatkan, Rasul tidak pernah memaki, mencaci, mencibir
apalagi menghina.
Sebagaimana diketahui, Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta
menetapkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil
Gubernur DKI Jakarta Terpilih Tahun 2017-2022.
“Dengan mengucapkan bismillah pasangan calon Gubernur
Anies Baswedan dan Calon Wakil Gubernur Sandiaga Uno ditetapkan sebagai
pasangan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih,” ujar Ketua KPU DKI
Jakarta Sumarno dalam Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih Tahun 2017-2022 di Jakarta, Jumat.
Sumarno mengatakan berdasarkan rekapitulasi perolehan suara
Pilkada DKI Jakarta putaran kedua pasangan nomor urut dua Basuki Tjahaja
Purnama-Djarot Saiful Hidayat memperoleh 42,04 persen suara, sementara pasangan
nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno memperoleh 57,96 persen suara.
Anies mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh aparatur
negara yang telah menyukseskan penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta. Dia juga
berterima kasih kepada dua pasangan calon yang sempat menjadi pesaingnya, yakni
Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot
Saiful Hidayat.
“Kami juga tentunya berterima kasih kepada seluruh
warga Jakarta, baik pendukung pasangan nomor urut satu, dua maupun tiga, karena
proses kampanye yang relatif damai adalah kerja bersama seluruh warga
Jakarta,” ujar dia.
Sementara Sandiaga Uno dalam kesempatan itu menyatakan
permohonan maaf apabila dalam perjalanan kampanye ada tutur kata dan tindakan
dari dirinya bersama Anies dan tim yang salah.”Kami ingin menggarisbawahi
bahwa ini kemenangan seluruh warga Jakarta,” kata Sandiaga.