Ade Armando: Orang Pintar Pilih Ahok, Orang Bodoh Pilih Anies

Ngelmu.id – Meski pencoblosan telah berakhir, warga dunia maya alias
netizen masih tetap ramai membicarakan Pilgub DKI. Salah satunya adalah
pengamat komunikasi dari Universitas Indonesia (UI) Ade Armando.

Ade Armando kembali membuat pernyataan kontroversial. Dosen
di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia itu menyebut
orang bodoh memilih Anies. Sedangkan orang pintar pilih Ahok.
Dalam postingan yang diunggahnya di akun Facebook miliknya,
dosen komunikasi UI itu menulis status soal Pilgub DKI. Ade menyebut kalahnya
Ahok di Pilgub DKI memiliki arti lebih banyak orang bodoh ketimbang orang
pintar di DKI.

“Orang pintar milih Ahok. Orang bodoh milih Anies. Jadi
kalau sekarang Ahok kalah artinya jumlah orang bodoh jauh lebih banyak daripada
orang pinter. Simpelkan?,” demikian tulis Ade di akun Facebook miliknya
Kamis (20/4) kemarin, dikutip Ngelmu.id, Jumat (21/4).

Status tersebut langsung ramai menuai reaksi dari para
netizen. Hingga pukul 14.30 WIB, status itu 358 kali dibagikan, 3,5 ribu suka
dan ada 2.050 netizen yang komentar.

Ade Armando sendiri adalah pendukung loyal Ahok yang sering
melontarkan kata-kata kontroversialnya. 
Tahun 2016 lalu, Ade dilaporkan karena dianggap menistakan Agama Islam.

Ade mengunggah pandangannya soal baca Alquran dengan langgam Jawa di twitter
dan facebook. Buntut unggahan itu Ade dilaporkan ke pihak kepolisian oleh Johan
Khan atas tuduhan penistaan agama ke Mapolda Metro Jaya.

Sebelum kasus tersebut, Ade kembali menuai kritikan dan
kecaman terkait tulisannya yang menyebut Allah, tuhan umat Islam yang tidak
mengharamkan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).
Tulisan tersebut diunggah di media online madinaonline. Ade
menuliskan, berdasarkan kajian salah satu ilmuwan Islam terkemuka Prof. Dr.
Musdah Mulia, Ade menyebut tidak ada satupun ayat Al Quran yang mengharamkan
LGBT.

Tulisan Ade ini kemudian mendapat kritikan dan kecaman dari
netizen. Banyak dari mereka yang menyebut pengetahuan Ade belum mendalam
tentang Islam.

Ade kemudian menantang setiap orang tidak sepakat dengan
pandangannya. Dia pun meminta bukti yang menyebutkan Allah mengaharamkan
LGBT.”Mereka marah karena saya bilang Allah tidak mengharamkan LGBT. Kalau
tidak sepakat, bantah saya dengan bukti. Jangan maki-maki,” tulis Ade
lewat akun Twitter @adearmando1.