Cina Larang Penggunaan Nama –nama Islam, Salah satunya Nama Muhammad

Ngelmu.id – Pemerintah Cina melarang penggunaan nama-nama Islam sebagai
upaya untuk menahan meningkatnya semangat religius penduduk setempat di negara
komunis ini. Khususnya penduduk di wilayah Xinjiang.

Sebuah dokumen berjudul List of Banned Ethnic Minoritas
Names menyebutkan terdapat lebih dari 24 nama yang dilarang di Cina. Di
antaranya yaitu Mohammad, Jihad, Arafat, Mujahid dan Medina. Dokumen tersebut
diberikan kepada The New York Times oleh komunitas minoritas Muslim Uighur.
Wilayah ini telah menerima serangkaian serangan ekstremis,
termasuk serangan penusukan oleh sekelompok penyerang yang menewaskan
setidaknya delapan orang pada bulan Februari lalu. Pejabat Cina di seluruh
negeri mengakui adanya pelarangan tersebut.
Menurut pihak pemerintah, bagi warga negara yang tetap
menggunakan nama-nama Islam akan akan menerima sanksi berupa pengurangan
layanan pendidikan dan perawatan kesehatan.
“Kebijakan Cina semakin bermusuhan. Orang Uighur harus
berhati-hati jika mereka ingin memberi nama anak-anak mereka yang mereka
senangi, dan pada saat yang sama menghindari hukuman dari pemerintah.”
ujar juru bicara Kongres Uighur Dunia, Dilxat Raxit seperti dilansir
foxnews.com, Jumat (28/4).
Pelarangan nama Islam terjadi setelah adanya larangan
penggunaan jenggot panjang dan burqa pada awal bulan ini. Pemerintah Cina
melarang penggunaan burqa dan jenggot di provinsi Xinjiang yang merupakan
wilayah mayoritas muslim di Cina.
Pemerintah mengklaim larangan ini sebagai upaya pencegahan
ekstremisme atas nama agama. Larangan ini mendapat penolakan dari
kelompok-kelompok hak asasi manusia karena 
megancam kebebasan beragama.