Didukung PWNU DKI, Anies Baswedan: 7 Kampanye Pilgub Adalah Perjalanan Spiritual

Ngelmu.id -Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut
keikutsertaannya dalam Pilkada DKI Jakarta seperti perjalanan spiritual. Anies
ingin membawa perubahan bagi ibu kota ke arah yang lebih baik.

“Perjalanan 7 bulan ini seperti perjalanan spiritual.
Saya seakan-akan ditakdirkan untuk melihat kenyataan yang ada di Jakarta. Di
pusat kehidupan warga Indonesia, di Jakarta, di sinilah paling banyak terlihat
kemiskinan,” tutur Anies dalam acara ‘Sosialisasi Hasil Muktamar NU ke-XXX
di Ponpes Lirboyo tentang Memilih Pemimpin Non Muslim’ di Kantor PWNU DKI, Utan
Kayu, Jakarta Timur, Sabtu (15/4/2017) dikutip Detikcom.
Anies menyebut ketidakadilan di Jakarta menjadi halangan
bagi terciptanya persatuan masyarakat. Ketidakadilan itu berasal dari kondisi
kehidupan warga yang timpang.
Karena itu Anies berharap cagub-cawagub yang terpilih dalam
putaran kedua dapat mengatasi masalah kesenjangan, terutama terkait pendidikan
dan kesejahteraan.
“Pemimpin yang bertugas harus menjalankan amanah dengan
keadilan. Karena itu kami berencana mengembalikan keadilan di jakarta.
Persatuan sulit dibangun di Jakarta karena ada ketimpangan-ketimpangan yang
nyata di depan mata kita. Nanti siapapun yang bertugas harus mampu mengatasi
ketimpangan, baik itu antara yang berpendidikan dengan yang tidak, yang kaya
dengan yang miskin, dan sebagainya,” terang Anies.
Selain itu, Anies juga berharap dukungan PWNU DKI Jakarta
kepada dirinya dapat berdampak signifikan bagi perubahan Jakarta. “Kami
berharap mudah-mudahan dari pertemuan ini membawa maslahat (pencapaian, red)
bagi kita semua. Kita ikut mengantar perubahan bagi DKI Jakarta,” ujarnya.
Sementara itu politikus PPP Abraham Lunggana (Lulung) yang
mendampingi kegiatan Anies berharap Anies itu bisa menjadi gubernur baru
Jakarta.”Perjuangan kita nggak boleh berakhir untuk cita-cita punya
gubernur baru,” katanya.