Djarot Bakal Dilantik Jadi Gubernur, Ahok: Lumayan 5 Bulan Pimpin Ibukota

Ngelmu.id, JAKARTA – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mengklaim sudah mengantongi restu dari terpidana penista agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk melanjutkan kerja sebagai penguasa Ibu Kota sampai Oktober mendatang.

Lantas, mantan Wali Kota Blitar itu pun membeberkan alasan Ahok mengundurkan diri dari kursi DKI-1.

“Saya udah ketemu Ahok, nanya latar belakang kok beliau mengundurkan diri. Beliau benar-benar menjaga supaya nggak ada pro kontra jelang puasa. ‘Sudahlah saya mundur saja, biar Mas Djarot yang teruskan’,” tutur Djarot meniru ucapan Ahok di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (31/5), dikutip Jitunews.

Lebih lanjut, kata Djarot, suami Veronica Tan itu melontarkan candaan kepadanya ihwal pengangkatannya menjadi Gubernur Definitif Jakarta.

“Dan beliau (Ahok) bilang gini, ‘lumayan, Mas 5 sampai 6 bulan enggak apa-apa. Tapi nanti gambarnya tetap akan ada juga di galeri (Balai Kota)’. Berarti ada di gambar itu. Pak Jokowi, Pak Ahok dan saya. Kan lumayan ada,” beber Djarot seraya tertawa.

Djarot pun mengaku bakal terus melakukan koordinasi dengan Ahok. Menurutnya, hingga Oktober 2017 nanti, ia akan bekerja sebaik mungkin untuk mewujudkan program Jokowi – Ahok di Jakarta.

“Pak Jokowi-Ahok dan saya, menjadi satu kesatuan yang enggak bisa dipisahkan untuk mewujudkan visi misi, program, kebijakan beliau 2012-2017,” pungkasnya.

Diketahui, surat pengunduran diri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah dibacakan oleh DPRD DKI Jakarta saat rapat paripurna istimewa, Rabu (31/5). Selanjutnya berita acara rapat paripurna istimewa tersebut akan dikirimkan ke presiden melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memberhentikan Ahok dan mengusulkan pelantikan Djarot Saiful Hidayat sebagai gubernur definitif.