DPR Dukung Sikap Pemerintah Kedepankan Dialog Atasi Konflik Qatar

Ngelmu.id, JAKARTA – Sikap Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI yang mendorong sejumlah negara Arab pemutus hubungan dengan Qatar untuk menggunakan dialog dan rekonsiliasi dalam penyelesaian masalah mendapat dukungan dari Komisi I DPR.

Ketua Komisi 1 DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menilai bahwa langkah itu sudah tepat demi menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah.
 
“Sesuai komitmen politik luar negeri kita yang bebas dan aktif, langkah dialog dan rekonsiliasi untuk menyelesaikan masalah di sana dan sikap pemerintah Indonesia jelas semua itu adalah negara sahabat kita,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Selasa (6/6).
 
Di samping itu, Kharis juga mengingatkan agar Kemenlu mengambil langkah antisipasi terhadap nasib WNI di Qatar. Hal ini terkait dengan penerbangan jamaah umroh yang banyak menggunakan maskapai Qatar Airways, mengingat tujuh negara yang memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar menutup akses ke negara Teluk tersebut dan menangguhkan perjalanan udara dan laut dari dan menuju Qatar.
 
“Mohon Kementerian Luar Negeri juga mengantisipasi nasib WNI di Qatar apabila ketegangan berlangsung dengan waktu yang panjang, juga terkait jamaah Umroh yang berangkat dengan Qatar Airways jangan sampai tidak bisa beribadah di tanah suci,” sambung politisi PKS itu.

Sebanyak 7 negara yang dipimpin oleh Arab Saudi telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Negara-negara itu di antaranya, Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, Mesir, Yaman, Libya, dan Maladewa.

Pemutusan hubungan diplomatik itu disebabkan hubungan Qatar dengan Iran dan dukungan kedua negara itu terhadap kelompok-kelompok teroris yang dianggap bertujuan untuk mengacaukan wilayah Teluk.
 
Arab Saudi menuduh Qatar mendukung kelompok teroris yang didukung Iran, seperti kelompok Ikhwanul Muslimin, Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) dan Al-Qaeda.