Duo Madrid dan Barcelona Masih Perkasa

analyticsindiamag.com

Ngelmu.com, Depok – LaLiga hari Sabtu kemarin sudah memulai lagi genderang perang antar klub-klub negeri Matador tersebut. Laga pertama diawali dengan pertandingan Malaga melawan Osasuna, meskipun secara resmi dibuka baru saat Barcelona berlaga kontra Real betis di Camp Nou sekalgus memamerkan tropi Liga di hadapan pendukung “El Blaugrana”.

Tentu jika berbicara tentang LaLiga tidak terlepas dari dua kekuatan besar Spanyol yakni, Real Madrid dan Barcelona. Akan tetapi dari empat tahun terakhir, dominasi dua klub itu kini terusik dengan kehadiran klub asal Madird lainnya, Atletico Madrid. Persaingan di papan atas pun semakin ketat dengan kehadiran Atleti dan membuat LaLiga semakin seru untuk ditonton.

Akan tetapi jika melihat keaktifan tim-tim LaLiga di urusan transfer pemain, musim ini tidaklah seagrisif musim-musim sebelumnya. Masih kalah dibanding Liga Premier Inggris yang berada di posisi teratas dalam urusan mengeluarkan dana. Meski begitu, LaLiga masih yang teratas untuk tetap disaksikan aksi-aksi para pemainnya.

Rivalitas Duo Madrid dan Barcelona


www.mirror.co.uk

Seperti yang saya bilang, LaLiga tidak akan terlepas dari persaingan tiga klub diatas. Hal itu terbukti jika melihat dominasi klub-klub itu di beberapa musim terakhir. Akan tetapi khalayak luas tetap menantikan aksi Lionel Messi, Cristiano Ronaldo dan Antoine Griezman beraksi di lapangan rumput hijau LaLiga.

Jika melirik kekuatan ketiga tim tersebut musim lalu seperti merata di setiap kompetisinya. Hanya Atletico Madrid saja yang kurang beruntung, pasalnya dari ketiganya tim asuhan Diego Simeone sajalah yang hampa gelar. Biarpun begitu, Atleti musim lalu kembali berhasil menembus babak final Liga Champions 2015/16 mengulang capaian dua musim sebelumnya.

Barcelona pada musim lalu kembali mendominasi LaLiga di dua musim terakhirnya, musim lalu Barca keluar sebagai juara setelah berhasil unggul tipis dari duo Madrid dengan selisih 1 poin dengan Madrid dan empat poin dari Atletico. Keputusan gelar harus diputuskan di penghujung kompetisi.

Sementara Real Madrid, berhasil menjadikannya klub tersukses di benua Eropa yang berhasil menjuarai Liga Champions Eropa terbanyak yakni gelar ke 11 atau La Undecima. Madrid berhasil mengukuhkan gelar itu setelah pada musim lalu mengalahkan rival sekota di San Siro Stadium tuan rumah final Liga Champions 2016.

Sementara itu, jika melihat amunisi anyar ketiga klub musim ini bisa dibilang, Barcelona lebih diunggul ketimbang dua rivalnya itu. Pasalanya hingga saat ini El Barca sudah mendatangkan lima tenaga segar seperti, Samuel Umtiti, Lucas Digne, Andre Gomes, dan Denis Suarez. Kelimanya hingga pada pertandingan perdana Sabtu kemarin memberikan permainan yang berkualitas, seperti apa yang Luis Enrique inginkan.

Ada yang datang tentu ada juga yang pergi. Setelah harus ditinggalkan bek kanan andalannya yakni Daniel Alves serta Marc Batra ke Juventus dan Borussia Dortmund. Kini Barca terancam ditinggal kiper andalan mereka, Claudio Bravo. Bravo yang semakin dekat dengan Manchester City menjadi salah satu kendala Barca musim ini. Pasalnya jika kiper asal Chile pergi, kiper kedua mereka Mark Andre Ter-Stegen juga masih dibekap cedera.

Kini klub asal katalan masih mengincar satu nama penjaga gawang asal Belanda, Jasper Cillessen. Cillessen yang saat ini bermain untuk klub Ajax Amsterdam kabarnya sudah sepakat gabung dengan Barcelona berdurasi lima tahun, seperti yang dilansir De Telegraaf. Meski begitu kedua klub belum menyatakan dengan resmi kepindahan kiper 27 tahun tersebut.

Sedangkan Real Madrid baru hanya mendatangkan seorang Alvaro Morata dan pemain yang kini mulai menarik perhatian Zinedine Zidane, Marco Asensio. Asensio yang baru menyelsaikan masa peminjamannya dari Espanyol tampil menawan dengan mencetak satu gol kala Los Blancos mengalahkan Real Sociedad Minggu (21/8) malam atau Senin (22/8) dinihari.

Asensio sendiri memang sudah memperlihatkan kulaitasnya ketika menjalani laga pra musim Madrid beberapa waktu lalu, dan sempat mencetak gol indah melawan Chelsea. Sementara Morata masih belum menunjukan kualitas sesungguhnya, setelah baru kembali dari Juventus. Di Juventus sendiri, Morata tampil cukup efektif dengan torehan 15 gol dari 63 pertandingan.
Sedangkan Atletico Madrid medatangkan Kevin Gameiro, Nicolas Gaitan, Diogo Jota, dan Javier Manquillo. Meski begitu dua nama terdepan yang diprediksikan akan lebih meninjol ketimbang rekrutan lainnya. Hal itu karena keduanya sudah terbukti kualitasnya di klub-klub lamanya. Sayang pada pertandingan perdana, Atleti harus puas dengan hasil imbang 1-1 kontra tim promosi Alaves.

Ancaman Valencia, Villareall, dan Sevilla

www.laliga.es

Meski diatas kertas dan hasil yang terjadi di beberapa musim terakhir duo Madrid dan Barcelona mendominasi papan atas klasemen. Bukan berarti mereka tidak boleh waspada terhadap ancaman klub-klub lainnya.

Valencia, Villareall dan Sevilla dianggap menjadi saingan serius ketiganya dalam mengarungi perebutan gealr juara La Liga musim depan. Terlebih Sevilla, musim lalu mereka berhasil mempertahankan gelar juara Liga Europa mereka selama tiga tahun berturut-turut. Meski di Liga domestik, mereka hanya mampu finish di peringkat tujuh klasemen akhir. Akan tetapi dengan mejuarai Liga Europa, mereka pun secara otomatis mendapat bonus tampil di Liga Champions musim depan.

Kekuatan Sevilla memang sedikit agak berkurang setelah dua pilar utama mereka yakni pelatih Unai Emery dan ujung tombang Kevin Gameiro memilih mencari tantangan baru. Kini tonggak kepelatihan di pegang oleh Jorge Sampaoli yang notabenenya mantan pelatih timnas Chille dan klub Serie AS Roma.
Kualitas Sampaoli pun tidak boleh dipandang sebelah mata. Ia pernah membawa Chile tampil luar biasa di Piala Dunia 2014 Brasil serta menjuarai Copa America 2015.

Kompetitor selanjutnya adalah Valencia. Los Che pada musim lalu memang tampil kurang menggigit. Pasalnya tim asuhan Pako Ayestarian itu hanya mampu berakhir di posisi 12 klasemen akhir. Meski begitu, mantan tim David Villa ini tidak bisa disingkirkan dari perebutan gelar juara musim ini. Musim ini Valencia mendapat amunisi baru yakni mantan sayap Manchester United, Luis Nani. Nani yang berhasil membawa negaranya Portugal menjuarai Piala Eropa 2016 Perancis lalu sukses didatangkan dengan mahar 12,7 juta euro dari Fenerbache, diharapkan bisa membawa angin segar untuk skuat Ayestarian musim ini.

Yang terakhir adalah Villarreal. Tim berjuluk “The Yellow Submarine”  ini tampil cuup mengesankan musim lalu. Mereka bercokol di posisi empat klasemen akhir dan mendapat jatah Play Off Liga Champions musim depan. Mengenai rekrutan anyar musim ini, mereka berhasil mendaratkan Alesandre Pato dari Corhintians, Dennis Cheryshev dari Real Madrid serta Nikola Sansone dari Sassoulo. Mereka lah yang di prediksi akan membangkitkan daya juang pasukan Kapal Selam Kuning guna bersaing dengan klub-klub papan atas La Liga lainnya.

Meski kini Liga Premier Inggris lebih mendomnasi dalam urusan rekrutan anyar serta memecahkan rekor pemain termahal dunia. Tetap ingat, beberapa tahun terahkhir kekuatan klub-klub Spanyol lah yang mendominasi jagad benua biru di ajang Liga Champions Eropa. Musim lalu saja dua Madrid menduduki singgahsana partai puncak, sebelum akhirnya Madrid menjuarai gelar tersebut.