Eggi Sudjana: Status Tersangka Habib Rizieq Terkait Pilkada DKI

Ngelmu.id, JAKARTA – Pengacara Imam Besar FPI Eggi Sudjana berbicara soal penetapan tesangka kliennya. Dia mengait-ngaitkannya dengan kekalahan Ahok dalam Pilkada DKI. “Ini jelas ada berhubungan sama Pilkada DKI Jakarta. Konglomerat yang sudah keluar uang banyak dan kalah pilkada dan sekarang di penjara lagi. Kita juga bukan hebat itu semua atas izin Allah SWT,” tegasnya di kediaman Rizieq di Petamburan, kemarin.

Eggi yang mengenakan kopiah merah menyatakan membela Rizieq karena meyakini pentolan FPI itu tidak bersalah. “Jangankan jadi tersangka, jadi saksi saja dia tidak layak. Tidak terpenuhi, apalagi mengakui, tidak ada,” tegasnya.

Menurutnya, hal ini sama seperti dirinya membela Budi Gunawan saat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus gratifikasi KPK. Saat itu, Majelis hakim PN Jaksel mengabulkan gugatan praperadilan Budi Gunawan. “Kenapa waktu kepala polisi Budi Gunawan dikriminalisasi kalian melawan? Kita sekarang, kok kalian melakukan kriminalisasi kepada ulama,” sindirnya.

Eggi pun mendesak Presiden Jokowi untuk turun tangan dan menghentikan kriminalisasi ulama itu. “Kita minta sekarang, Pak Jokowi dengan hormat tolong perintahkan kepada Polri untuk menghentikan atau mengeluarkan SP3 atas kriminalisasi terhadap ulama,” desaknya.

Sebelum penetapan tersangka ini, beredar sebuah video yang menampilkan pertemuan Rizieq dengan para pengacaranya termasuk Eggi. Rizieq menitipkan pesan kepadanya.

“Baik Bang Eggi dan kawan-kawan semua yang akan pulang ke Indonesia, kita sudah banyak bertemu, dialog, bermusyawarah, antum membawa pesan yang luar biasa, pesan untuk perjuangan, pulang membawa misi mulia, selamat berjuang,” ujar Habib Rizieq dalam video berdurasi 30 detik tersebut. Setelah itu, mereka saling berpelukan dan cium pipi kanan dan kiri alias cipika cupiki.

Pengacara Rizieq lainnya, Sugito Atmo Pawiro memastikan, kliennya tetap akan pulang ke Tanah Air dalam waktu dekat. Kapan? “Bisa dua minggu lagi atau bisa sebelum Lebaran atau sesudahnya,” ujarnya semalam. Rizieq, lanjutnya, masih menunggu konsolidasi dengan seluruh elemen umat Islam dan ormas di Tanah Air.

Ketum MUI KH Maruf Amin menyarankan agar Habib Rizieq mengikuti proses hukum. “Ya kalau saya sih kalau dia bisa ikuti proses hukum lebih bagus. Tapi saya tak tahu kenapa seperti itu,” saran Maruf.

Pada hari yang sama penetapan tersangka Rizieq, penyidik Polda Metro Jaya melimpahkan berkas perkara Firza Husein ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.Kepala Seksi (Kasie) Penerangan Hukum Kejati DKI, Nirwan Nawawi menyatakan, pihaknya sudah menerima berkas perkara itu. Dalam kasus ini polisi telah menetapkan Firza sebagai tersangka.