Energi Al Quran Diharapkan Bikin Indonesia Lebih Sejahtera

Ngelmu.id, JAKARTA – Inisiator Nusantara Mengaji, Muhaimin Iskandar, mengatakan seribu khataman Al Quran yang digelar bersama-sama dalam acara “Bandung Lautan Mengaji” adalah energi yang diharapkan mampu membuat bangsa Indonesia lebih sejahtera.

“Karena bacaan Al Quran memiliki energi besar yang menguatkan jalan pembangunan dari aspek spiritual dan keberkahan,” kata Muhaimin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu.

Selain berharap berkah dari khataman Al Quran yang dibaca bersama ini, lanjut Cak Imin, sapaan Muhaimin Iskandar, khataman Al Quran ini dapat membawa energi besar, yang menyambungkan energi usaha keras rakyat Indonesia, dari presiden hingga kepala desa, dalam membangun Indonesia makmur dan sejahtera.

Dalam orasi kebangsaan di monumen ‘Bandung Lautan Api’, Bandung, Jawa Barat, Sabtu, Cak Imin ini menerangkan, Indonesia sebagai negara besar memiliki banyak kekayaan sumber daya alam, bahkan rakyatnya pun terkenal ramah dan baik.

Namun, dari sekian lama kerja keras yang telah dilakukan, hasilnya belum tampak maksimal. Bahkan, kini masyarakatnya cenderung tersulut perpecahan dan mudah terhasut untuk dipecah-belah.

“Karena itu melalui kesaktian khataman Al Quran bersama ini, menjadi munajat dan permohonan kepada Allah di tengah kealpaan dan kekurangan kita. Kita rajut kembali dengan menyatukan energi Al Quran. Keseriusan khataman bersama ini membantu kekurangan kerja keras kita dan dengan begitu semoga akan mendapat hasil yang lebih maksimal,” paparnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Koordinator Nasional Nusantara Mengaji, Jazilul Fawaid. Ia menyatakan khataman Al Quran adalah untuk meningkatkan spiritualitas bangsa Indonesia.

“Maka dengan menggiatkan mengaji dan mengkhatamkan Al Quran, anugerah yang diberikan Allah ini akan menjadi lebih berkah,” tuturnya.

Acara orasi kebangsaan ini merupakan rangkaian acara dari kegiatan Bandung Lautan Mengaji yang dihelat Nusantara Mengaji. Bersama ribuan masyarakat Jawa Barat yang hadir di Masjid Raya Bandung, kegiatan ini diawali dengan shalat tahajud pada Sabtu dini hari dan dilanjut dengan khataman Al Quran.

Khataman Al Quran dilaksanakan hingga seribu kali khataman yang disusul dengan shalat Shubuh berjamaah dan diikuti 10 ribu jamaah dari berbagai wilayah di Jawa Barat.