Fadli Zon Ajak Ahokers untuk Move On, Karena Meratap tak Baik Terhadap Ekonomi

Ngelmu.id – Wakil ketua DPR Fadli Zon meminta masyarakat, khususnya
pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) move on setelah majelis hakim
Pengadilan Jakarta Utara menjatuhkan vonis dua tahun penjara dan memerintahkan
Ahok ditahan dalam kasus penodaan agama.

Masyarakat tidak perlu terlalu larut dalam kasus Ahok karena
berdampak tidak baik bagi perekonomian. “Saya kira kita sudah bisa move on
dengan dinamika ini. Masih banyak yang bisa masyarakat kerjakan, selain
meratapi dan berdampak tidak baik terhadap ekonomi,” katanya di sela
kunjungannya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Bogor, Jawa
Barat, Rabu (10/5) kemarin.
Dikatakan legislator Partai Gerindra itu, putusan hakim yang
menjatuhkan hukuman selama dua tahun penjara sudah sesuai dengan fakta hukum
dan tidak bisa diperdebatkan atau diganggu gugat.”Saya berpendapat putusan
hakim itu sudah sesuai fakta dan cukup mewakili rasa keadilan masyarakat,”
tutupnya.
Sebelumnya, hingga Rabu malam, massa pendukung Ahok masih
berunjuk rasa, baik di depan Pengadilan Tinggi DKI maupun di Mako Brimob Kelapa
Dua, Depok. Mereka ingin agar Ahok dibebaskan dari tahanan.
Massa pro Ahok di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta semakin bertambah.
Setelah menolak untuk membubarkan diri, malam tadi pukul 22.30 WIB, massa
semakin banyak dan membuat lalu lintas di sekitarnya macet.
Aksi bakar lilin juga dilakukan massa di depan Pengadilan
Tinggi tersebut. Aktivitas massa di depan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta membuat
lalu lintas di jalur lambat Jalan Letjen Suprapto ke arah Pasar Senen, Jakarta
Pusat, ditutup. 
Massa sendiri telah bertahan di sana sejak pukul 10.00 WIB
pagi. Sambil berorasi mereka juga mengancam akan menginap di depan
Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, hingga tuntutan mereka agar pihak Pengadilan
Tinggi DKI Jakarta menurunkan surat penangguhan penahanan.