First Travel Angkat Tangan Tentang Ganti Rugi Calon Jamaah

Ngelmu.id – Kuasa hukum First Travel, Eggy Sudjana menyatakan bahwa pengembalian kerugian terhadap para jamaah sulit dilakukan. Kesulitan itu dikarenakan kliennya ditahan. First Travel angkat tangan terkait penggantian kerugian pada kurang lebih 30.000 calon jamaah umrah yang belum diberangkatkan.

“Kami tidak akan bertanggung jawab untuk memenuhi kerugian. Bagaimana mau bertanggungjawab izinnya sudah dicabut, dia ditahan,” kata Eggy di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 12 Agustus 2017.

Eggy mengatakan, pihaknya memastikan tidak bisa memenuhi janji terhadap para calon jamaah yang mengajukan. Izin operasi yang sudah dicabut jadi alasan lain First Travel. Ia malah meminta pemerintah yang bertanggung jawab memberikan ganti rugi untuk para calon jamaah karena pemerintah yang menghentikan izin First Travel.

“Karena yang menutup itu pemerintah maka yang bertanggungjawab adalah pemerintah,” tutur dia.

Seperti diketahui sebelumnya, First Travel tengah dipidanakan. Penyedia jasa umrah bertarif murah itu dipolisikan para agen dan calon jamaahnya.

First Travel diduga melakukan penipuan lantaran banyak calon jamaah yang tidak kunjung diberangkatkan walaupun telah menunggu bertahun-tahun.

Pada hari Jumat 4 Agustus 2017, pemilik First Travel, Andika Surrachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan dilaporkan ke Bareskrim Polri. Pelapor yang terdiri dari agen dan calon jamaah mengaku kecewa karena First Travel tak kunjung memastikan tanggal keberangkatan ke Tanah Suci. Padahal, mereka telah melunasi pembayaran perjalanan ibadah umrah ke First Travel sejak 2015.

Bareskrim Polri menangkap Andika dan Anniesa di kompleks perkantoran Kementerian Agama RI pada Rabu 8 Agustus 2017 pukul 14.00 WIB menindaklanjutkan laporan sebelumnya. Pasangan suami istri itu dijerat Pasal 55 jo Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP, serta UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Bukan cuma soal penipuan, polisi juga bakal mengusut dugaan adanya Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Lewat TPPU, polisi ingin mencari total nilai aset yang dimiliki First Travel.