FPI Tidak Bisa Dibubarkan Karena Sesuai dengan Ideologi Pancasila

Ngelmu.id – Usai ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dibubarkan
pemerintah, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan hingga kini
pemerintah belum menemukan adanya organisasi kemasyarakatan lainnya yang
terbukti bertentangan dengan Pancasila.

 Tjahjo mengatakan,
pembubaran harus dilakukan dengan adanya bukti yang rinci.”Kami sejak awal
sudah mengatakan, belum ditemukan bukti bahwa ormas-ormas lain itu
terang-terangan anti-Pancasila, terang-terangan anti-NKRI. Semua harus ada
recordnya detil,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat
(12/5).
Tjahjo menegaskan, pemerintah juga tidak menemukan bukti
ormas lain, Front Pembela Islam (FPI) bermasalah dengan ideologi Pancasila.
 Namun, terkait
masalah hukum lainnya yang menyangkut ormas tersebut, ia menyerahkan kepolisian
untuk menanganinya selama paham Ormas tersebut masih sesuai dengan asas
Pancasila.”Dari data yang ada, dia (FPI) nggak ada masalah, soal dia (FPI)
ada masalah hukum kan ada kepolisian yang menangani,” jelasnya.
Tjahjo melanjutkan, pemerintah menindak tegas ormas-ormas
yang tak sesuai dengan ideologi Pancasila dan UUD 1945. Ormas yang mendaftarkan
organisasinya ke pemerintah, kata dia, harus mengakui Pancasila dan mematuhi
aturan yang berlaku. “Masalah Pancasila, UU 1945, NKRI sudah titik final.
Enggak boleh ada tambah-tambah lagi, nggak boleh ada pola pikir ormas, pola
pikir tokoh yang ingin merubah ideologi anti-Pancasila,” pungkasnya.