Habib Rizieq Benarkan Terjadi Penembakan Terhadap Dirinya, ini Kronologinya

Ngelmu.id – Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab
blak-blakan seputar teror yang menerpa dirinya. Pria yang akrab disapa Habib
Rizieq ini mengatakan bahwa dirinya telah diteror oleh penembak jitu (sniper)
dalam waktu yang cukup lama, namun dirinya merahasiakannya.

“Sudara, peristiwa itu sudah lama, sekitar sebulan lalu,
senagaja saya rahasiakan, saya diamkan,”katanya di sela menggelar ibadah umrah
di Mekkah, Selasa (2/5/2017).
Ada beberapa alasan mengapa Habib Rizieq yang juga menjadi
pembina Gerakan Nasional Pembela Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) ini
tak juga melaporkan aksi kriminal terhadap dirinya tersebut.
“Lho Kenapa gak lapor polisi? bagaimana mau lapor, sebelum
peristiwa saya, tiga posko FPI dibom molotov di FPI sampai sekarang pelakunya
gak ditangkap, kemudian saya gelar takbligh akbar ada bom mobil, dan dua bom
mobil lagi bomnya tidak meledak, tidak diproses sampai sekarang,”jelasnya.
 “Ada Novel Baswedan,
mukanya disirami air keras. Pelakunya sudah ketahuan kok. Kita sudah deteksi,
pelakunya seorang pengusaha keturunan, yang punya usaha dalam kemasan kelautan,
dan memakai dua preman dari timur, untuk menyirami daripada yaitu Novel
Baswedan dengan air keras,”sambungnya lagi.
Namun demikian dia menyebut bahwa kepolisian tak akan memprosesnya.
“Nah sekarang orangnya sudah ada, identitas ada, nggak diproses,”tandasnya.
Kabar mengenai penembakan Habib Rizieq itu juga dikemukakan
pengacara Kapitra Ampera. Menurut dia, salah satu sisi rumah Rizieq
Shihab di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, memang menghadap lembah. Menurutnya,
ini lokasi yang cocok untuk meneror orang dengan menggunakan senjata api jarak
jauh.
“Dalam satu rumah, pas kita masuk dari samping, memang
ada bagian menghadap lembah. Di situ ada ruang tamu, ruang salat, kamar Habib
di belakang ruang salat. Memang terbuka semua,” tutur Kapitra.
Dia mengatakan, beberapa jejak teror itu masih tertinggal di
ruang salat Rizieq. Ada bekas tembakan dan pelurunya. Namun, ucap Kapitra,
teror ini tidak membuat Rizieq Shihab takut dan mengamankan diri ke luar
negeri. “Hal ini tidak membuat Habib takut dan melarikan diri ke luar
negeri. Yang benar itu Habib diundang khusus oleh Kerajaan Saudi Arabia untuk
menunaikan ibadah umrah,” ucap Kapitra.