Hari Pertama Sekolah, Orang Tua Berebut Kursi Depan Untuk Anaknya

Ngelmu.id – Hari pertama sekolah diwarnai dengan kesibukan orang tua para siswa. Kesibukan orang tua untuk menyambut hari pertama masuk sudah terlihat sejak pukul 02.00 WIB hingga menjelang subuh. Para orang tua menyiapkan anaknya sepagi mungkin untuk dapat segera berangkat ke sekolah.

Hari pertama masuk sekolah pada tahun ajaran baru 2017/2018 di Kabupaten Indramayu diwarnai aksi berebut kursi sekolah yang dilakukan para orang tua siswa, Senin (17/7). Bahkan, mereka rela berangkat pukul 04.00 WIB dan memanjat jendela sekolah.

Hal itu dilakukan juga oleh puluhan orang tua siswa di SDN Kedokan Bunder Wetan Satu, Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu. Mereka rela saling berebut kursi kelas terdepan yang akan digunakan anak-anak mereka selama setahun kedepan.

Siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Pasarbatang Brebes bersama para orang tua, Jawa Tengah, pada hari pertama masuk sekolah, Senin (17/7/2017) berangkat ketika suasana masih gelap untuk mendapatkan kursi dapat posisi terdepan.

Dari sebelum subuh, sejumlah siswa bersama orang tuanya tampak sudah bersiap masuk sekolah. Sebagian dari mereka sudah mengenakan seragam, dan sebagian lagi hanya menenteng tas sekolah. Mereka berharap, dengan berangkat dinihari agar bisa mendapatkan bangku di deretan terdepan atau yang diinginkannya.

Mereka harus menunggu di sekolah bahkan ada beberapa dari para orang tua sampai terpaksa memanjat jendela sekolah karena pintu kelas sekolah masih dalam kondisi terkunci. Ketika berhasil masuk ke dalam kelas, para orang tua siswa itu langsung memberikan tanda dengan nama anak mereka di kursi dan meja tersebut. Selain itu, mereka juga menduduki kursi tersebut karena khawatir direbut oleh orang tua siswa lainnya.

Para orang tua siswa itu menilai, kursi paling depan sangat menunjang aktivitas belajar anak mereka. Pasalnya, dengan duduk di kursi paling depan, anak mereka bisa lebih fokus belajar dan tidak terhalang anak lainnya. Hal senada diungkapkan orang tua siswa lainnya, Wangina. Dia berharap, dengan duduk di kursi paling depan, anaknya akan menjadi lebih pintar.

Tradisi datang ke sekolah sebelum kumandang azan subuh pada setiap tahun ajaran baru sebenarnya sudah ada sejak dulu. Tradisi ini sampai sekarang masih terus berlangsung. Bagi yang datang paling awal, maka akan mendapat tempat belajar yang sesuai keinginannya.