[video] Heboh Eggi Sudjana Bungkam Kombespol Argo Yuwono di ILC TvOne “Membidik Habib Rizieq”

Acara Indonesia Lawyers Club (ILC) dengan tema “Membidik Habib Rizieq” yang disiarkan sebuah televisi swasta menjadi trending di Twitter, tadi malam. Tanda pagar #ILCMembidikHabibRizieq menempati trending topic Indonesia urutan kedua.

Host ILC, Karni Ilyas menyampaikan, pihaknya sangat kerepotan mengusung tema ini. Apalagi, kasus dugaan tindak pidana pornografi Rizieq sudah menjadi perdebatan panas publik. “Repot memanggil dua narasumber. Saya seperti di perempatan jalan. Kalau nggak ditabrak dari kanan, kiri ya dari depan atau belakang,” ucap Karni membuka acara.

Hadir dalam debat ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono,‎ dua pakar telematika Abimanyu Wachjohidajat dan Hermanysah, pengacara Rizieq Syihab Eggi Sudjana, Pengacara GNPF MUI Kapitrra Ampera, Pengacara Firza Husein Aziz Yanuar, pengacara Fatimah Assegaf alias Kak Emma Novianto Sumatri dan sejumlah narasumber lainnya. Masing-masing narasumber pro dan kontra mempertahankan argumennya.

Kombes Argo menceritakan bagaimana kasus ini muncul ke permukaan. Awalnya ada beberapa orang lapor ke Polda Metro Jaya dengan membawa 3 CD dan berapa lembar caption berisi konten pornografi.

Setelah menerima dan melakukan penyelidikan. Apakah ditemukan tindak pidana? “Ternyata setelah gelar perkara kami menemukan ada pidana. Kami cari serangkaian tindakan, siapa pelaku dan tersangka. Setelah penyelidikan, ada pemeriksaan beberapa saksi ada 11 saksi termasuk saksi ahli. Penyidik olah TKP juga. Apa benar gambar yang ada sama dengan di TKP? Di Cipayung rumah tersangka FH, ada kesamaan benda di foto,” papar dia.

Argo menambahkan, berdasarkan keterangan saksi, konten tersebut bukan rekayasa. “Kami cari saksi ahli yang lain. Apakah Konten itu rekayasa atau palsu. Saksi ahli bilang bukan rekayasa. Apakah chatting benar? Semua sudah kita cek dan kegiatan itu ada. Semua alat bukti kita kumpulkan. Mari kita uji di penuntut umum. Kita sudah sesuai dengan SOP,” jelas Argo.

Sementara, Abimanyu Wachjohidajat menyampaikan, dari segi foto yang beredar adalah foto asli tetapi mengalami editan. “Untuk barang bukti foto Firza sudah mengalami editan, tapi tidak ada rekayasa atau asli. Tapi untuk konten chat, harus merunut, yang ngunggah siapa? Dia dapat dari mana. Apa langsung perangkat perempuan, atau dari pihak lain. Harus dilihat semuanya,” sebut dia.

Baca juga Tidak Tahu Verifikasi Whatsapp Via SMS, Netizen Ragukan Pakar IT Abimanyu

Eggi Sudjana menegaskan, foto yang sudah mengalami editan tidak bisa dijadikan barang bukti. “Jangankan jadi tersangka, jadi saksi aja tidak pantas Habib Rizieq itu. Yang penyebar itulah yang harus jadi tersangka!” tegasnya.

Eggi Sudjana, kuasa hukum Habib Rizieq Shihab dalam ILC kali ini membungkam pihak kepolisian dalam kasus “chat” Habib Rizieq.
Berikut ini adalah video nya