Ini Dia Kontribusi Fenomenal Dari B.J Habibie

Habibie merupakan sosok ilmuwan nasional yang hingga saat
ini tidak ada tandingannya. Meskipun umurnya sudah gaek, namun percaya atau
tidak Habibie merupakan ikon cinta sejati yang tak lekang oleh waktu.
Selain dirinya yang menjadi ikon kehidupan cinta, Habibie
juga memiliki kontribusi yang besar untuk negaranya Indonesia. Beberapa karya
atau kontribusi dari Habibie dinilai kontroversi dan melegenda. Khususnya dalam
dunia industri penerbangan, namun apakah karya Habibie atau kontribusi Habibie
yang melegenda lainnya? Berikut adalah karya legendaris dari Habibie:

1. Perancang dan Pendesain Pesawat Nasional

Tahun 1978, Habibie dipanggil pulang ke Tanah Air oleh
Presiden Soeharto dan sejak itu kemudian berkiprah dalam upaya pengembangan
teknologi kedirgantaraan di Indonesia, Hasilnya antara lain pesawat terbang
pertama buatan Indonesia CN-235 dan N-250.
Dalam sejarahnya, Habibie memiliki peran penting dalam
perindustrian pesawat, sejak berdiri pada 26 April 1976, PT. Dirgantara
Indonesia didirikan dengan nama PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio. Lalu BJ
Habibie menjabat sebagai Presiden Direktur.

CN 235

Ilmu yang dipelajarinya di Jerman tentang industri pesawat
ini membuat dirinya ingin merancang dan mendesain sebuah pesawat, akhirnya
dibuatlah unit yang bernama CN-235. Pesawat ini adalah murni diproduksi di
dalam negeri.
Pesawat Militer Indonesia menggunakan CN-235
CN-235 adalah pesawat penumpang sipil yang bermesin dua. Dirancang
oleh IPTN Indonesia yang dikomando oleh Habibie dan CASA Spanyol, itulah yang
menjadi alasan mengapa kode dari pesawat ini CN, yaitu CASA-Nusantara atau
CASA-Nurtanio.
Pesawat rancangan Habibie ini menjadi primadona di IPTN saat
itu. Bahkan saat diperkenalkan pada 1 Maret 1988, pesawat ini laris dibeli oleh
beberapa belas negara di dunia. 
Negara-negara yang mempergunakannya untuk kepentingan militer
antara lain, Brunei, Burkina Faso, Kamerun, Chili, Kolombia, Ekuador, Prancis,
Indonesia, Irlandia, Yordania, Malaysia, Meksiko, Maroko, Oman, Pakistan, Papua
Nugini, Korea, Arab Saudi, Senegal hingga Uni Emirat Arab. 
Tak ketinggalan, Pasukan Penjaga Pantau AS Coast Guard juga
menggunakan CN-235. Namun, mereka mengganti kode pesawat menjadi HC-144A Ocean
Sentry.

N-250

Ini adalah karya legendaris dari Habibie berikutnya,
diberikan kode N yaitu Nusantara, setelah sukses menjual CN-235. Habibie
bersama IPTN (sekarang PT Dirgantara Indonesia, Indonesian Aerospace)
mengenalkan N-250 pada Paris Air Show 1989. 
Pembuatan pesawat ini sempat terhenti karena krisis ekonomi
1997 silam. Namun Habibie memiliki strategi agar N-250 dilirik oleh sejumlah
negara, IPTN (sekarang PT Dirgantara Indonesia, Indonesian Aerospace) berupaya
mengurangi biaya produksi. Tentu saja pengurangan biaya produksi ini
mengakibatkan penurunan kualitas mesin dan pencabutan sistem fly-by-wire.
Saat ini N-250 adalah pesawat yang berukuran sedang yang
dipakai oleh beberapa perusahaan penerbangan lokal karena disebut ampuh untuk
menghubungkan kota-kota kecil (second/third cities) di Indonesia. Misalnya Wing
Air, pesawat penghubung Nias dan Medan atau Kal Star pesawat penghubung Sampit
di Kalimantan Tengah dengan kota Ketapang di Kalimantan Barat.

Mr. Krack

Peran Habibie dalam industri penerbangan tentu tidak hanya
sekedar merancang dan mendesain pesawat saja. Habibie juga sangat tokoh yang fenomenal
karena beliau satu-satunya presiden nan mendapatkan gelar Doktor. Gelarnya tersebut didapat juga karena
beliau dapat menemukan sebuah rumus yang menjelaskan secara sederhana bagaimana
bobot pesawat dapat menurun hingga 25%.
Selama puluhan tahun industri penerbangan di dunia mengalami
kesulitan untuk mengungkap bagaimana kulit pesawat yang terlihat mulus tanpa
cacat ternyata di dalamnya terdapat keroposan yang membuat bobot pesawat
berkurang. 
Para produsen dan pemerhati pesawat tidak mengetahui persis mengapa
itu bisa terjadi. Padahal hal ini ternyata dapat membuat resiko yang fatal,
wajar saja di tahun 1960-an masih kerap terjadi musibah karena kerusakan
pesawat yang tidak terdeteksi. Efek kelelahan pada body pesawat sulit dideteksi
karena adanya keterbatasan alat. Saat itu belum ada alat pemindai dengan
teknologi sensor yang dapat megatasi masalah ini.
Titik rawan terjadinya kelelahan pada badan pesawat ini
biasanya berada di antara sayap dan body utama pesawat atau juga di antara
pesawat dan dudukan mesin. Bagian inilah yang mengalami guncangan keras dan
terjadi terus-menerus, baik itu saat landing (pendaratan) maupun pada saat take
off (lepas landas). Di saat lepas landas, di titik sambungan menerima tekanan
udara (uplift) yang besar. Dan saat pendaratan atau ketika menyentuh landasan,
elemen ini juga yang menanggung empasan dari badan pesawat. Kelelahan logam
terjadi dan inilah keadaan yang disebut sebagai keretakan (crack).
Titik rambat, dimulai dari ukuran 0,005 milimeter itu terus
merambat. Setiap hari kian menjalar memanjang dan bercabang. Bila itu tidak
terdeteksi dengan cepat, tentu saja taruhannya sangat besar, karena sayap bisa
saja patah secara mendadak saat melakukan lepas landas. Tentu ini menjadi
perhatian dunia saat itu, juga mesin pesawat yang saat itu mulai beralih dari
mesin propeler ke Jet, ini memungkinkan potensi titik lelah (fatique) pada
pesawat semakin besar. 
Datanglah Habibie dengan ilmu yang dirasanya cukup untuk
menjawab persoalan ini, Habibie mencoba menemukan solusi bagaimana rambatan
titik keretakan itu dapat bekerja. Habibie menjabarkannya dengan sangat detil,
hingga perhitungan atom. 
Lantas dunia penerbangan menamakan teori Habibie ini
dengan Krack progression. Inilah yang menjadi awal mula Habibie dikenal sebagai
Mr. Krack. Dengan teori yang ditemukannya ini, membuat dunia penerbangan lega
karena bisa menghindari resiko pesawat jatuh, tetapi juga membuat
pemeliharaannya lebih efisien.
Titik Krack diantisipasi oleh para insinyur dengan cara
meninggikan faktor keselamatan karena saat itu titik krack belum dapat
dideteksi secara dini. Namun setelah titik krack dapat diperhitungkan maka
derajat SF berhasil diturunkan. Misalnya dengan memilih campuran material sayap
dan badan pesawat yang lebih ringan. Porsi baja dikurangi, aluminium makin
dominan dalam bodi pesawat terbang. Dalam dunia penerbangan, terobosan ini tenar
dengan sebutan Faktor Habibie.
Faktor Habibie dapat membuat pesawat lebih ringan tanpa berat
penumpang dan bahan bakar hingga 10% dari bobot sebelumnya. Bahkan angka ini
bisa mencapai 25% ketika Habibie menyusupkan material komposit ke dalam tubuh
pesawat.
Dalam literatur ilmu penerbangan, karya-karya exact Habibie
ini lantas dikenal dengan nama Teori Habibie, Faktor Habibie dan Metode
Habibie. Paten dari semua temuan itu telah diakui dan dipakai oleh dunia
penerbangan internasional.

Hidup Dari Royalti 

Pesawat Airbus A-300 yang diproduksi Eropa (European
Aeronautic Defence and Space) adalah contoh dari sentuhan Habibie. Maklum saja,
konsorsium (pembiayaan bersama suatu proyek atau perusahaan
yang dilakukan oleh dua atau lebih bank atau lembaga keuangan) ini
tergabung dalam Daimler, produsen Mercedes-Benz yang mengakuisisi MBB. 
Sehingga
Habibie mempunyai penuh atas royalti dari teknologi yang dipakai dalam kendaraan udara
berbadan lebar itu. Selain dari Airbus, Habibie juga memiliki royalti dari
produsen-produsen roket di banyak negara, rata-rata mereka menggunakan teknologi
konstruksi ringan ala Habibie.
Karena prestasi dan kecerdasan yang dimiliki Habibie inilah
yang menuntun dirinya menjadi orang terhormat yang diakui oleh lembaga
Internasional seperti, Gesselschaft fuer Luft und Raumfahrt (Lembaga
Penerbangan dan Angkasa Luar) Jerman, The Royal Aeronautical Society London
(Inggris), The Royal Swedish Academy of Engineering Sciences (Swedia), The
Academie Nationale de l’Air et de l’Espace (Prancis) dan The US Academy of
Engineering (Amerika Serikat).

2. Lepasnya Timur-timur

Pada 20 Mei 1998, Presiden Soeharto mengundang para tokoh
bangsa guna mempertimbangkan gagasannya membentuk Dewan Reformasi yang akan dipimpin
oleh Presiden Soeharto, namun ternyata itu gagal. Pada hari yang sama, Gedung
DPR/MPR semakin padat oleh para mahasiswa dengan tuntutan tetap yaitu reformasi
dan turunnya Soeharto.
Peta Timor-Timur
Keesokan harinya, 21 Mei 1998, pukul 10.00 WIB bertempat di
Istana Negara, Presiden Soeharto meletakkan jabatannya sebagai presiden
dihadapan ketua dan beberapa anggota dari Mahkamah Agung. Merujuk pada Pasal 8
UUD 1945, Presiden menunjuk Wakil Presiden B.J. Habibie untuk menggantikannya,
serta pelantikannya dilakukan di depan Ketua Mahkamah Agung dan para
anggotanya. Maka sejak saat itu, Presiden Republik Indonesia dijabat oleh B.J.
Habibie sebagai presiden yang ke-3.
Turunnya Soeharto pada 1998 tersebut ternyata menguatkan
rakyat Timor Timur untuk melepas diri dari Indonesia. Akhirnya dengan sebuah
referendum, hasilnya adalah mayoritas rakyat Tmor-Timur menginginkan untuk
merdeka. Referendum itu membuat ketegangan di Timor-Timur antara massa pro
bersatu NKRI dan pro-Kemerdekaan Timor-Timur.
Salah seorang pro-Kemerdekaan
Ketegangan itu membuat Habibie pusing menghadapi dilema
politik yang terjadi. Melihat ketegangan tersebut badan PBB mengirimkan pasukan
perdamaian untuk membantu Indonesia menjaga keamanan di Timor Timur. Hingga akhirnya
Timor Timur Merdeka menjadi negara sendiri.
Meskipun
banyak yang menyalahkan langkah Habibie yang menanggapi
keinginan rakyat Timor Timur, hingga mengakibatkan Habibie juga harus
mendapatkan dirinya di tolak untuk menjadi Presiden. Banyak para
pemerhati politik termasuk dari kalangan Internasional mengatakan bahwa
fenomena tindakan Habibie itu  adalah sangat tepat.

3. Rupiah Menguat Dengan Teori Zigzag

Ketika ekonomi Indonesia dalam kondisi yang sangat buruk di
tahun 1998, semua ahli ekonomi maju ke depan. Tahun 1998 adalah mimpi buruk
bagi perekonomian Indonesia. Turunnya mata uang Bath, memiliki efek domino pada
mata uang rupiah. Ternyata dibalik kekokohan fondasi ekonomi yang disebut oleh
para ahli dan secara kasat mata terlhat kokoh dan kuat tersembunyi kelemahan.
Teori
zig zag ala Habibie merupakan kombinasi gabungan
sebab akibat variabel ekonomi yang mempengaruhi kondisi ekonomi, sebagai
contoh dalam suatu periode menaikkan dan menurunkan suku bunga dengan
selisih cukup ekstrim sehingga mempengaruhi faktor lain seperti inflasi,
kurs
dengan tujuan menciptakan kestimbangan baru sesuai dengan tujuan
pengambil
kebijakan
 

Dengan teori zig-zag, Habibie menyelamatkan negara dari keganasan ekonomi. Teori ini memperkuat Rupiah dari terpuruk hingga
Rp17.000,-/USD menjadi menguat hingga Rp7000,-/USD.

4. Tidur Hanya 5 Jam Sehari

Sebagai orang-orang yang sama berada di dunia, tentu kita
memiliki waktu yang sama banyak dengan Habibie yaitu 24 jam dalam sehari. Berapa
lama tidur dalam sehari, rata-rata orang akan menjawab 7-8 jam dalam sehari. Namun
ternyata itu berbeda dengan Habibie, beliau hanya tidur sekitar 5 jam saja
dalam sehari. Lantas 19 jam nya apa yang Habibie lakukan? Berikut adalah
rincian ringkas waktu yang dihabiskan Habibie setiap hari.

Membaca Menulis

Dalam kesehariannya, Habibie banyak menghabiskan waktunya
untuk membaca dan menulis. Menurut Habibie, dengan banyak membaca dan menulis
akan membentuk kejernihan hati, inspirasi yang mengalir di dalam pikirannya. Dengan
membaca 7,5 jam sehari maka kita akan mendapatkan terobosan dan prestasi yang
memukau nantinya.

Tidur

Habibie membutuhkan waktu tidur hanya 5 jam, hal ini
dikarenakan banyaknya aktivitas produktif yang dilalui setiap hari. Menurutnya waktu
tidur lama atau sebentar bukanlah menentukan kualitas tidur, tapi dikarenakan
damainya suasana jiwa dan kuatnya spiritualitas adalah faktor yang menyebabkan
tidur yang 5 jam tersebut sangat nyenyak dan memberikan kesegaran untuk
beraktifitas di pagi hari.

Menerima Tamu

Menerima tamu juga menjadi sebuah rangkaian harian yang
dilakukan oleh Habibie, dengan menerima tamu maka kita akan mengisi dan menjaga
kebutuhan emosi sesama manusia, kita sebagai umat yang beragama juga memang
dianjurkan untuk saling menjaga silaturahim. Habibie mempunyai waktu 3 jam
sehari untuk menerima tamu yan tentunya sudah membuat janji dengannya.

Makan

Makanan yang sehat dan pola makan yang teratur akan membuat
sehat, Habibie memastikan supply energi dalam dirinya tercukupi dengan makan
yang teratur. Ditambah dengan aktivitas puasa senin-kamis yang selalu dia
laksanakan. Itu yang menjadi rahasia panjang umur ala Habibie.

Sholat dan Mengaji

Habibie tidak pernah meninggalkan sholat fardhu nya, menurut
Habibie sholat adalah rutinitas yang memberikan ketenangan pada bathin, ketika
bersujud maka disinilah posisi nya memuji Allah Yang Maha Tinggi, selain
menjalankan Sholat Habibie juga sering membaca Yasin dan Tahlil untuk
memperkuat jaringan otak dan berfungsi sebagai obat anti pikun bagi beliau.
Banyak sekali ide yang muncul saat tengah khusuk dan tenang membaca Yasin dan
Tahlil.

Berenang dan Mandi

ilustrasi berenang

Aktivitas terakhir yang membuktikan waktu tidurnya yang
sangat singkat, Habibie selalu melakukan olahraga yaitu berenang. Dengan berenang
maka Habibie merasa staminanya semakin sehat dan menghasilkan energi yang mengalir
hebat untuk aktivitas beliau yang padat.

5. Cinta Legendaris Dengan Ainun

Ainun
merupakan cinta terakhir Habibie, cintanya sangatlah legendaris di
Indonesia. Ainun yang memilik sifat penyayang dan penyabar membuat
Habibie sangat mencintainya. Ainun adalah penyemangat langkah Habibie
karena hanya Ainun lah wanita yang selalu mendampingi Habibie melangkah.
Dalam
susah dan keadaan senang, di dekat Habibie selalu ada sosok Ainun.
Ainun selalu mendukung dan tak lupa memberikan nasihat kepada Habibie
mengenai langkah-langkahnya. Bagi Habibie, Ainun adalah segalanya, tanpa
dukungan Ainun dirinya bukanlah siapa-siapa. 
Orang
yang rela hidup susah di negara orang, hanya Ainun. Bahkan saking
cintanya Ainun kepada Habibie, sakit serius yang diderita Ainun baru
diberitahu kepada Habibie pada saat beberapa hari dia di rumah sakit.

6. Mengangkat Wajah Islam dan Mendirikan ICMI

Meskipun
Habibie sering mengerjakan soal-soal yang direferensikan dari Kitab
Injil, Habibie adalah sosok muslim yang taat beragama. Bahkan sampai
Habibie berada di Jerman, Habibie tidak pernah lupa mengerjakan sholat
lima waktu.
Habibie pernah bercerita bahwa setiap dia sedang sholat di perpustakaan
di Jerman, Habibie selalu sholat di bawah tangga perpustakaan disana.
Setiap kali Habibie sholat, banyak orang yang memperhatikan. 
Selain memiliki kecerdasan yang tinggi, Habibie dikenal sebagai cendekiawan muslim yang taat
sekaligus reformis. Dalam menghadapi berbagai kesulitan, Habibie tidak
luput dari do’a dan sholat untuk mendapat petunjuk atau ilham.
Ini
yang menggugah Habibie untuk mendirikan sebuah kelompok yang berisi
orang-orang cendekiawan Muslim. Atas izin Soearto, ICMI merupakan
wahana menampung cendekiawan-cendekiawan muslim untuk bersama-sama
berkontribusi bagi bangsa dan masyarakat.
Saat pertama kali didirikan, ICMI diketuai oleh Habibie,
selaku Menteri Negara Riset dan Teknologi. Hal ini sesuai dengan maksud
didirikannya ICMI yaitu meningkatkan kemampuan umat Islam dalam bidang
ilmu pengetahuan dan teknologi. Pilihan ini tepat karena penguasaan
iptek akan menjadi faktor penentu bagi suksesnya pembangunan Indonesia
di abad ke-21.

7. Kekuasaan Adalah Amanah Dari Allah 

Habibie
memiliki perspektif sendiri dalam menjalankan amanah sebagai presiden
pengganti Soeharto. Menurut Habibie, kekuasaan dan jabatan sebagai
presiden
bukanlah sebuah gengsi. Kekuasaan itu adalah milik Allah, menjadi
presiden juga
bukan keinginannya. 
Menjadi pemimpin berarti harus bisa melayani Rakyat,
pemimpin juga harus bekerja 24 jam. Karena Habibie sadar menjadi pemimpin bukan
hanya mengejar kesuksesan Duniawi saja. Ketika dipilih menjadi pemimpin sejati,
maka seseorang haruslah belajar dan tidak boleh haus dengan kekuasaan. Kemauan belajar
tersebut adalah semata-mata untuk dirinya dan rakyatnya.
Selain itu, karakter yang harus dimiliki pemimpin itu antara
lain menguasai imtaq dan iptek, mau menerima kritik, rendah hati, memahami
orang lain, dan kenal dirinya sendiri dengan baik.

8. Habibie Centre

Habibie center merupakan yayasan pendidikan yang bertujuan
untuk memajukan modernisasi dan demokratisasi Indonesia. Didirikan oleh Habibie
dan keluarga sebagai organisasi independen, non pemerintah dan non profit.
Dengan visi untuk memajukan usaha modernisasi dan demokratisasi di Indonesia
yang didasarkan pada moralitas dan integritas budaya dan nilai-nilai agama, dan
misi yang diemban adalah:
Pertama, untuk menciptakan masyarakat demokratis secara
kultural dan struktural yang mengakui, menghormati dan menjunjung tinggi hak
asasi manusia, serta mengkaji dan mengangkat isu-isu perkembangan demokrasi dan
hak asasi manusia.
Kedua, memajukan dan meningkatkan pengelolaan sumber daya
manusia dan usaha sosialisasi teknologi. Misi ini dijadikan sebagai dasar
program pengembangan strategis dalam agenda The Habibie Center yang meliputi
Demokratisasi dan hak asasi manusia, sumber daya manusia dalam bidang ilmu
pengetahuan dan teknologi, Media dan informasi, Sumber daya kelautan,
Sosialisasi dan penyebaran teknologi, Pembentukan jaringan dan kerjasama.
Saat ini sudah banyak orang-orang yang menerima beasiswa dari Habibie Center, 
Itulah kontribusi Habibie dalam dinamika Indonesia, tentu saja ini yang
membuat kagum orang-orang terhadap eyang yang sudah genap berusia 80
tahun. Semoga dapat menginspirasi kita semua.
(Ruli,berbagai sumber)