Ini Jawabannya Kalau Kamu Suka Datang Ke Tukang Ramal atau Dukun

Ngelmu.com, Depok – Meskipun sudah berada di zaman yang ekstra modern, bukan berarti tindak perdukunan sudah menghilang. Justru semakin merajalela, contoh saja dugaan pencabulan yang dilakukan oleh GB yang saat ini sedang ramai diperbincangkan.

ilustrasi dukun. kirakirademikian.com

Ahli nujum, atau dukun, atau orang ‘pintar’ adalah istilah yang merujuk ke pengertian yang sama yaitu orang yang terkenal karena mengaku memiliki kelebihan. Sobat ngelmu pernah bertanya-tanya, bagaimana sih hukumnya bagi orang yang suka datang ke tukang ramal, ahli nujum atau bahasa singkatnya Dukun? Inilah jawabannya.

Tidak boleh seseorang datang kepada dukun dan sejenisnya yang mengklaim bahwa dirinya mengetahui hal-hal yang ghaib. Tidak dibenarkan juga mempercayai dan melakukan apa yang mereka sampaikan. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan dalam berbagai haditsnya sudah ada tentang larangan mendatangi dukun dan sejenisnya. Sebagaimana riwayat berikut:

مَنْ أَتَى عَرَّافاً فَسَأَلَهُ عَنْ شَيْءٍ لَمْ تُقبَلْ لَهُ صَلاَةٌ أَرْبَعِيْنَ يَوْماً

“Barang siapa mendatangi tukang ramal dan menanyakan sesuatu kepadanya, tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh hari.” (HR Muslim)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda,” Barang siapa yang mendatangi (dukun) dan membenarkan apa yang ia katakan maka sungguh telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad.” (HR Abu Dawud)

Hadits-hadits mulia ini menunjukkan larangan mendatangi tukang ramal, dukun dan sejenisnya, larangan bertanya kepada mereka tentang hal-hal yang ghaib, larangan mempercayai dan membenarkan apa yang mereka katakan dan ancaman bagi mereka yang melakukannya.

Bagaimana Berobat dengan Sihir?

Berobat dibolehkan menurut kesepakatan para ulama. Seorang muslim hendaklah berusaha mendatangi dokter yang ahli sebagai bentuk ikhtiar mencari kesembuhan.Hal ini tidak bertentangan dengan ajaran tawakkal kepada Allah dalam Islam karena Allah ta`ala telah menurunkan penyakit dan menurunkan pula obatnya. Akan tetapi Allah ta`ala tidak menjadikan penyembuhannya dari sesuatu yang diharamkan. Oleh karena itu, tidak dibenarkan bagi orang yang sakit mendatangi dukun untuk mengetahui penyakit yang dideritanya atau mencari kesembuhan dengan pertolongan mereka. Termasuk juga orang yang terkena sihir tidak boleh berobat dengan sihir. Mengobati sihir hendaknya dengan cara yang benarkan syariat seperti dengan membaca dzikir atau ruqyah. Allahu A’lam.

Lalu bagaimana kalau kamu yang merasa ada ketidak beresan di dalam tubuh kamu?

Sebagai makhluk ciptaan Allah, sebaiknya kita menyerahkan diri dan berpasrah kepada Allah SWT. karena hanya Allah lah yang Maha Menolong hambaNya. Dengan membaca surat-surat yang ada di Al-Qur’an dan hadits yang sudah diriwayatkan Nabi Muhammad SAW. Dalam islam, yang kamu lakukan itu bisa disebut sebagai ruqyah.

Saat ini banyak orang yang mengaku sebagai peruqya namun ternyata bertentangan dengan sunnah dan bahkan tidak dalam kategori ‘Syariyyah’. Bagi kamu yang berada di sekitar kawasan Jabodetabek, kamu bisa mengunjungi salah satunya yang bernama Komunitas Ruqyah Syariyyah, sebuah komunitas cuma-cuma yang dapat membekali kamu tentang Ruqyah dan pengobatan yang sesuai Syariyyah Islam.

Komunitas ini di dirikan oleh pemuda-pemudi yang prihatin akan maraknya pengobatan-pengobatan alternatif yang sebetulnya tidak sesuai.