Ini Video dan Lirik Lagu Sajak Sang Penista Karya Duet Ahmad Dhani-Fadli Zon

Ngelmu.id – Musisi kondang Ahmad Dhani kembali menggebrak industri musik
tanah air. Kali ini ia diketahui menyiapkan projek kolaborasi dengan wakil
ketua DPR, Fadli Zon. Lagu Sajak Sang Penista yang dibuat musisi Ahmad Dhani
yang terinspirasi dari sajak milik Wakil Ketua DPR, Fadli Zon bercerita tentang
situasi dan menceritakan seorang penista yang membuat permasalahan bagi
kerukunan antar umat beragama.

Hal itu terekam dari lirik yang dibuatnya. Misalnya pada
bagian reff, musisi yang membesarkan band Dewa 19 itu menyebut bahwa Alquran
dituduh menjadi alat kebohongan.“Di tengah damai Jakarta kau nista ayat ayat
Tuhan. Alquran di tuduh tuduh sebuah alat kebohongan,” kata Dhani melalui lirik
lagunya.
Lagu Sajak Sang Penista sendiri bercerita tentang situasi,
dan menceritakan seorang penista yang membuat permasalahan bagi kerukunan antar
umat beragama. Bahkan dibagian reff, mantan suami Maia Estianty tersebut sempat
menyebutkan bahwa Alquran menjadi sebuah alat kebohongan untuk segelintir
orang.
Berikut ini lirik lengkap lagu Sajak Sang Penista milik
Ahmad Dhani;
Peluru muntah berhamburan
Provokasi pesta kerusuhan

Peluru muntah berhamburan
Provokasi pesta kerusuhan

Di tengah damai Jakarta kau nista ayat ayat Tuhan
Alquran di tuduh tuduh sebuah alat kebohongan

Di tengah damai-damai Jakarta kau pamerkan keangkuhan
Sempurna sumpah serapah intimidasi

Mengalir sederas air banjir kau cibir orang orang pinggir
Menggusur tanpa basa-basi

Menindas dengan tangan-tangan besi dan kau seenaknya korupsi
dari rumah sakit hingga reklamasi memenuhi nafsu ambisi

Di tengah damai Jakarta kau nista ayat ayat Tuhan
Alquran di tuduh tuduh sebuah alat kebohongan

Kaulah yang robek rasa ke-bhinekaan kita juara penghianat
pancasila
Pemecah belah kerukunan beragama biang segala adu domba

Ancaman teror fisik hingga penjara
Kau bagaikan diktator pemilik dunia

Penyebab resah kesegala arah 
menggalang lautan amarah
Kamu pun tahu kau cuma pion berlagak raja

Dibelakangmu pasukan hantu gentayangan
Tangan-tangan kotor penguasa komplotan

Di tengah damai Jakarta kau fitnah lagi ulama
Sebuah berita palsu hasutan-hasutan gila

Tapi ingatlah sang penista takdir pasti akan tiba
Rakyat bersatu takkan terkalahkan doa ulama korbankan
keberanian
Umat yang terhina akan berjihad

Di tengah damai Jakarta kaulah penabur benih bencana
Konspirasi kejahatan hukum mudah di beli murah

Keadilan punah dijarah, demokrasi di kebiri sudah
Peluru muntah berhamburan provokasi pesta kerusuhan