Islam Jadi Agama Terbesar di Dunia 58 Tahun Mendatang

Ngelmu.id -Pertumbuhan umat muslim di dunia diprediksi lebih banyak
dibandingkan dengan jemaat Kristen. Pernyataan itu hasil penelitian Pew
Research Center, Amerika Serikat. Bahkan, Pew menyebutkan jumlah umat muslim
diprediksi menjadi pemeluk agama paling besar di dunia pada 2075.

Menurut analisis data yang dilakukan lembaga kajian ini,
gabungan faktor keluarga muda dan tingginya tingkat kesuburan membuat bayi yang
lahir di keluarga Muslim antara tahun 2030-2035 diperkirakan mencapai 225 juta,
sementara bayi yang lahir dari orang tua Kristen sekitar 224 juta.”Pada
periode 2055-2060, bayi yang lahir di keluarga Muslim 232 juta, sementara di
keluarga Kristen angkanya 226 juta,” kata Pew.
Data tahun 2015 memperlihatkan, dari 7,3 miliar penduduk
dunia, sekitar sepertiganya memeluk Kristen (31%). Muslim menduduki proporsi
terbesar kedua dengan 1,8 miliar atau setara dengan 24% dari populasi global.
Antara 2015-2060, jumlah penduduk dunia diperkirakan meningkat 32% menjadi 9,6
miliar jiwa. Selama periode ini, jumlah penduduk Muslim meningkat pesat dengan
bertambah 70%.
Jumlah pemeluk Kristen meningkat 34%, sedikit di atas laju
pertambahan penduduk dunia namun jauh lebih lambat jika dibandingkan dengan
pertambahan pemeluk Islam.Meningkatnya jumlah penduduk Muslim di dunia antara
lain disebabkan oleh tingginya keluarga muda dengan tingkat kesuburan yang
tinggi. Saat ini, sebagian besar Muslim tinggal di kawasan Asia dan Pasifik,
seperti di Indonesia, India, Pakistan, Bangladesh, Iran, dan Turki.
Indonesia memegang predikat sebagai negara dengan penduduk
Muslim terbesar di dunia, tapi predikat tersebut akan diambil alih oleh India
pada 2050, kata tim peneliti Pew. Disebutkan juga bahwa konsentrasi penduduk
Muslim akan beralih dari kawasan Asia dan Pasifik ke Afrika dalam beberapa
dekade ke depan.
Secara khusus, pertambahan penduduk Muslim terjadi di
kawasan Afrika Sub-Sahara, yang disebabkan oleh tingginya tingkat kesuburan.
Pada 2040, kenaikan alamiah penduduk Muslim di Afrika Sub-Sahara lebih tinggi
dari Asia.
Hasil riset Pew menjelaskan, pertumbuhan umat muslim di
dunia terjadi karena beberapa hal. Pertama, perkembangan umat Islam terbesar
datang dari India dan Benua Afrika. Seperti di India, walau mayoritas
penduduknya beragama Hindu, jumlah pemeluk Islam pada 2050 atau 2075 akan
menjadi paling besar di dunia.  
Kedua, beberapa negara seperti Inggris, Australia, Benin,
Bosnia-Herzegovina, Prancis, Belanda, Selandia Baru, dan Republik Makedonia,
tingkat populasi umat Kristen berkurang dari 50 persen. Namun, pertumbuhan umat
Islam di Eropa akan berkembang. Di Eropa, jumlah muslim mencapai 10 persen dari
total populasi pada 2050. Islam pun menjadi agama mayoritas di 51 negara.
Ketiga, pertumbuhan agama Kristen di Amerika Serikat turun
lebih dari tiga perempat dari populasi pada 2010 dan menjadi dua pertiga pada
2050. Agama Yahudi pun tidak akan menjadi terbesar setelah Kristen.
Keempat, secara global, umat Islam di dunia memiliki tingkat
kesuburan tinggi. Rata-rata, 3,1 anak per perempuan. Sedangkan, jemaat Kristen
memiliki rata-rata 2,7 anak per perempuan dan Yahudi rata-rata 2,3 anak per
perempuan.
Jika hal tersebut tidak banyak berubah, jumlah seluruh
pemeluk di agama di dunia akan setara dengan jumlah jemaat Kristen atau sekitar
32,3 persen pada 2075. Sedangkan, jumlah umat muslim akan terus bertambah dan
diprediksi meningkat menjadi 35 persen dari populasi manusia pada 2100.
Pada 2100, umat muslim akan lebih banyak daripada jemaat
Kristen. Yaitu, dari seluruh populasi di dunia, 35 persen akan memeluk agama
Islam, sedangkan 34 persen menjadi jemaat Kristen. Sisanya, adalah pemeluk
Hindu, Buddha, agama kepercayaan, Yahudi, dan warga tidak beragama.
Penelitian Pew ini berdasarkan data yang dimiliki oleh
Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan jumlah penduduk pada 2010 dengan total 6,9
miliar jiwa. Pada tahun itu, agama Kristen menjadi mayoritas dengan total 31,4
persen atau sekitar 2,2 miliar jiwa. Sedangkan, agama Islam, sekitar 23,2
persen atau sekitar 1,6 miliar jiwa. Tidak beragama 16,4 persen atau sekitar
1,1 miliar orang. Agama Hindu di angka 15 persen atau sekitar 1 miliar jiwa.
Sedangkan agama Buddha mencapai 7,1 persen atau sekitar
487,8 juta jiwa. Agama lokal di angka 5,9 persen atau sekitar 404,6 juta jiwa.
Yahudi 0,2 persen atau sekitar 13,8 juta jiwa. Dan agama lainnya mencapai 0,8
persen atau sekitar 58,1 juta jiwa.
Pada 2050 dengan total populasi manusia yang diprediksi
mencapai 9,3 miliar. Populasi jemaat Kristen pun nyaris diimbangi umat Islam.
Yaitu, agama Kristen di angka 31,4 persen dengan total 2,9 miliar jiwa. Agama
Islam dengan angka 29,7 persen atau sekitar 2,8 miliar jiwa. Tidak beragama
13,2 persen atau sekitar 1,2 miliar jiwa. Agama Hindu 14,9 persen atau sekitar
1,4 miliar jiwa.
Agama Buddha 5,2 persen atau sekitar 487 juta jiwa. Agama
lokal sekitar 4,8 persen atau 450 juta jiwa. Yahudi 0,2 persen atau sekitar 16
juta jiwa. Dan agama lainnya 0,8 persen atau sekitar 61,4 juta jiwa.