Indonesia Berduka, Istri Pejuang Bung Tomo Tutup Usia

Ngelmu.com, Jakarta – Innalillahi
wainna ilaihi rojiuun, Indonesia berduka atas wafat Ibu Sullistina yang
merupakan istri dari seorang orator asal Surabaya yang berhasil membakar
semangat arek Surbaya saat itu, dialah Bung Tomo.
tribunnews.com
Sulistina Sutomo meninggal dunia
pada usianya ke 91 tahun pada Rabu (31/8) dini hari pukul 01.42 WIB setelah
menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Jakarta beberapa hari. 
Almarhumah meninggal dunia
dikarenakan mengalami infeksi paru-paru yang akut dan faktor usia di RSPAD
Gatot Subroto, Jakarta. Jenazah kemudian disemayamkan di rumah duka yang
bertempat di Jalan Haji Hasyim Buntu 45, Tarogong, Fatmawati, Cilandak Barat.
Jenazah akan di kebumikan tepat
di samping makam suaminya, Bung Tomo, di Kompleks Pemakaman Umum Ngagel
Surabaya. Sebelum meninggal dunia,
Sulistina Sutomo sempat berpesan kepada anaknya yang bernama Bambang Sulistomo
agar meneruskan perjuangan mendiang ayahnya untuk mempertahankan kemerdekaan
Indonesia. 
Jangan sampai khianati Merah
Putih. Kata-kata itu selalu terngiang di telinga Bambang Sulistomo, salah satu
putra pasangan pejuang, Bung Tomo dan istrinya Sulistina Sutomo. Pesan itu kerap diucapkan
almarhumah Sulistina kepada anak-anaknya ketika mengingat betapa berat
perjuangan bangsa ini untuk merebut kemerdekaan. 
jurnalindonesia.id
“Bapakmu iku ngajak gugur
bertempur, Mbang. Ibu pesan jangan mengkhianati pejuang kemerdekaan dan merah
putih. Darah dan nyawa pejuang jangan disepelekan,” Ujar Bambang Sulistomo
menirukan sang Ibu.
Dia mengatakan, sang ibu juga
memintanya untuk meneruskan perjuangannya dalam membuat museum perdamaian
dunia.
Bambang menjelaskan ibunya sangat
ingin menceritakan Indonesia zaman dahulu “Ibu itu memiliki impian ingin
membuat bukti bahwa Indonesia pernah besar saat kerajaan Majapahit dulu kala.
Ingin ada ceritanya,” pungkas Bambang.
Menurutnya, sang ibu, sudah
membuat sedikit museum perdamaian dunia Suryo Mojopahit. Untuk lokasi, telah disiapkan
di Trowulan.
“Tinggal peresmian dan
proses administrasinya saja. Kalau sudah siap, tinggal dibuka untuk umum.
Mudah-mudahan pak de karwo bisa membantunya,” jelas Bambang.
Bambang juga mengatakan, sang ibu
juga pesan ke Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Sebelum itu, Risma, sapaan
akrab Wali Kota Surabaya sempat ketemu sang ibu dan berjanji akan mengembalikan
rumah radio Bung Tomo yang sempat dirobohkan beberapa waktu lalu.
“Ibu sangat ingin rumah Bung
Tomo dikembalikan seperti dulu, itu merupakan sisa perjuangan kemerdekaan yang
masih ada. Saya harap bu Risma segera merealisasikannya,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa
Timur Soekarwo mengaku akan mendukung rencana tersebut. Ia mengatakan, rencana
itu memang sangat baik. “Bagi saya ini ide yang sangat luar biasa. Saya
sudah lihat lokasinya memang bagus, nanti akan saya bantu,” paparnya.