Jangan Coba-coba Beli Aqidah dan Kehormatan Warga dengan Sembako

Ngelmu.id – Cagub DKI Jakarta Anies Rasyid
Baswedan menyebut kemenangannya dalam Pilgub tidaklah diprediksi. Anies
mengatakan perjuangan keras warga dan relawan yang mengantarkan dirinya pada
kemenangan.

“Dulu ukurannya beda sekali,
saya rasa yang dihadapi besar sekali. Warung sebelah sudah dua tahun jalan,
didukung begitu banyak petugas dan semuanya membantu. Kami beda mulainya
Oktober jumlahnya sedikit. Tapi satu hal yang tidak dimiliki, pejuang-pejuang
ikhlas di kampung di pelosok Jakarta,” ujar Anies di Jalan Lebak Bulus
Dalam, Jakarta Selatan, Jumat (28/4/2017) dikutip Detikcom.
Anies mengatakan kemenangan dalam
Pilgub ini juga dirayakan warga di berbagi wilayah di Indonesia. Ia mengatakan,
warga Indonesia merasa memiliki karena menganggap Jakarta bukan sebagi kota
tapi ibu kota yang harus diberi perhatian lebih.
“Ini bukan perjuangan Anies
tapi perjuangan jutaan orang di seluruh Indonesia. Di Palu, penjual kedai kopi
menggratiskan karena menang, dan baca Yasin tiap malam supaya Jakarta menang.
Di Sumatera Barat, rangkul-rangkulan, di Jogja ada yang potong kambing,”
ucap Anies.
“Karena warga Indonesia
memikirkan ibu kota Indonesia bukan dianggap sebagai kota biasa. Di sini semua
orang merasa memiliki,” sambungnya.
Anies memuji warga yang tidak
tergoda godaan ‘politik sembako’ yang sempat membuat heboh. Ia menganggap
Jakarta dapat menjadi contoh pemilihan kepala daerah bagi seluruh daerah di
Indonesia.
“Dimana-mana bagi sembako
dapat dukungan, di Jakarta malah kebalik. Ini artinya kado contoh bagi kota
lain. Jangan coba-coba membeli akidah, membeli kehormatan, sekarang warga sudah
mau bergerak sendiri,” ujar Anies.