Jika Vonis Ahok Ringan, Pemuda Muhammadiyah akan Lakukan Langkah Hukum

Ngelmu.id – Pemuda Muhammadiyah bakal melakukan perlawanan hukum bila
majelis hakim tidak menjatuhkan vonis hukuman maksimal kepada terdakwa kasus
penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Penjatuhan vonis terhadap
Ahok akan digelar Selasa, 9 Mei 2017.

“Jika vonis yang disampaikan oleh majelis hakim tidak
sejalan dengan apa yang kami harapkan dari PP Pemuda Muhammadiyah sebagai
pelapor (baik putusan senada dengan tuntutan JPU ataupun lebih rendah), maka
ikhtiar kami tentu menghormati proses penegakan hukum dan kami akan terus
mengawal persoalan ini melalui langkah-langkah hukum juga,” kata
Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah, Ichsan Marsha, dikutip Okezone, Selasa
(2/5/2017).
“Satu di antaranya kami akan mengajukan banding
terhadap vonis hakim, jika vonis yang disampaikan tidak sesuai dengan fakta
persidangan, yang menurut kami Ahok sudah sangat terang dan jelas melakukan
penodaan agama,” Ichsan menambahkan.
Kendati demikian, ia optimistis majelis hakim akan
memutuskan perkara ini dengan adil, mengingat persoalan penodaan agama
merupakan salah satu pelanggaran berat yang mencederai nilai-nilai kebhinnekaan
di Tanah Air.
“Maka seyogyanya hakim juga dapat memutuskan kasus ini
dengan sanksi maksimal, yakni lima tahun penjara sesuai dengan Pasal 156a
KUHP,” ujar dia.