Menggali Keuntungan di Makam Palsu

Ngelmu.com, Jakarta – Selagi ada
yang bisa dijadikan ladang duit, mengapa harus susah-susah. Mungkin kalimat itu
yang ada didalam pikiran sebagian oknum yang membuat makam palsu. Kasus makam
palsu adalah masalah yang unik namun tak boleh dibiarkan terjadi.
aktual.com
Banyakya pemakaman yang diisi
oleh makam fiktif di Jakarta. Apakah ini menjadi potret cerdiknya oknum dinas
pertamanan dan pemakaman atau ini merupakan hasil dari kecerobohan mereka yang
tidak memperhatikan beberapa tempat pemakaman umum di ibukota.
Sederhananya, alasan hadirnya
makam palsu dikarenakan rakyat Jakarta menyadari kalau kota yang mereka tempat
ini mengalami kelangkaan lahan pemakaman. Dari sinilah asal maraknya pembuatan
makam palsu di Jakarta. 
Khawatir saat meninggal nanti
mereka kehabisan makam kosong atau letaknya berjauhan dengan makam sanak
keluarga. Makam palsu ini dapat dianalogikan dengan istilah “booking tempat”
juga.
Cukup meletakkan batu nisa di
atas tanah kosong yang dibentuk menyerupai makam, jadilah makam palsu. Cukup
mematok harga 1,5 juta rupiah sampai 15 juta rupiah untuk masing-masing lahan yang
dipesan.
Seperti yang sudah dihimpun dari
Kabid TPU Dinas Pertamanan dan Pemakaman, saat ini tercatat sudah ada 212 makam
yang diyakini merupakan makam fiktif sedang dibongkar oleh Dinas Pertanaman dan
Pemakaman Jakarta. 212 makam tersebut meliputi TPU Tegal Alur, Tanah Kusir,
Menteng Pulo, Karet Bivak, dan Pondok Ranggon. 
Gubernur DKI Jakarta, Basuki
Tjahaja Purnama merasa sangat kesal dengan permainan oknum dari pemerintahannya
yang nakal. Menurutnya ini sudah sangat keterlaluan, bahkan orang yang ingin
dimakamkan ke tempat peristirahatan terakhir saja masih dikerjai oknum petugas
makam. Berikut ini adalah cara bagaimana
membedakan makam yang asli dan makam yang tidak asli.

Gunakan Besi Panjang

Cara pertama yang dianjurkan
untuk mengecek apakah makam tersebut asli ataukah makam palsu cukup mudah.
Apabila makam itu asli, jika ditusuk menggunakan besi panjang akan mudah
menembus tanah sampai bagian bawah. Asumsinya, tanah yang sudah pernah digali
tentunya volume tanahnya tak begitu padat.

Apabila makam itu asli, jika ditusuk menggunakan besi panjang akan mudah
menembus tanah sampai bagian bawah. Asumsinya, tanah yang sudah pernah digali
tentunya volume tanahnya tak begitu padat.

Batu Nisan

Cara kedua yang digunakan untuk
memastikan apakah makam tersebut adalah makam asli atau makam palsu. Perhatikan
batu nisan, apabila batu nisannya tertulis keterangan lengkap seperti tanggal
lahir dan tanggal wafat maka itu sudah bisa dipastikan 90% asli. Tak sekedar
mengecek keterangan tanggal namun kondisi fisik dari nisan tersebut, umumnya
nisan yang sudah memakai batu granit adalah makam-makam yang sudah ada sejak
lama dan jelas fisiknya terlihat kusam, beberapa ada yang sudah ditumbuhi akar
ilalang juga.
Itulah dua cara yang ampuh untuk
membedakan apakah sebuah makam itu asli atau palsu.