Krisis Qatar, Kantor Berita Aljazeera Diretas Hacker

Ngelmu.id, DOHA – Jaringan kantor berita Al Jazeera mengaku mendapatkan serangan dari peretas (hacker) pada kanal medianya. Namun, Al Jazeera memastikan seluruh kanal masih tetap beroperasi.

“Ada beberapa percobaan serangan skala besar pada keamanan siber di kanal media kami. Tapi kami memastikan semuanya tetap dapat beroperasi,” ujar salah satu pekerja senior yang tidak ingin disebutkan namanya, dilansir Reuters, Jumat (9/6/2017).

Al Jazeera adalah media yang berasal dari Qatar, negara yang saat ini mengalami pemutusan hubungan diplomatik dengan negara Arab lainnya karena dituduh mendukung terorisme.

Kanal Al Jazeera baik yang berbahasa Arab maupun Inggris nampak masih dapat digunakan hingga Jumat dini hari. Namun pada Kamis (8/6) malam, Al Jazeera mencuitkan di Twitter bahwa “Situs dan sosial media dalam serangan siber”.

Serangan tersebut merupakan yang ketiga kali dalam 14 bulan terakhir pada lemabaga yang ada di wilayah hukum Qatar. Qatar sebelumnya mengatakan kantor beritanya diretas sehingga menyebarkan informasi yang salah. Informasi yang salah tersebut mengakibatkan keretakan dengan negara Arab lainnya.

Pada bulan April lalu, Bank Nasional Qatar juga mengalami serangan hacker. Serangan tersebut mengakibatkan nama dan passwords milik nasabah tersebar secara online.