Kucing Anggora

Kucing Anggora: Ciri-Ciri, Perawatan, dan Harga Kucing Anggora

Anggora adalah hewan lucu dan menggemaskan dari beberapa ras kucing yang ada di dunia. Tak hanya di luar
negeri saja, pecinta kucing Anggora ini juga banyak ditemukan di Indonesia. Tak sekedar bulunya yang mempesona, perilaku kucing ini juga membuat banyak orang menjadikan hewan ini sebagai peliharaan yang tepat untuk bermain di rumah kala sepi dan bosan menghampiri.

Ciri-Ciri

Kucing anggora lucu ini berasal dari negara Turki, tepatnya berasal dari daerah Ankara (dahulu bernama Angora).
Selain banyak orang yang gemar memeliharanya, Anggora ini juga banyak yang membudidayakannya. Kucing Anggora yang terkenal lalu dibudayakan guna diadopsikan. Sebelum berniat untuk mengadopsi kucing Anggora, kamu harus mengamati ciri-ciri kucing Anggora.

Badan Kucing Anggora

Kucing Anggora memiliki lekuk tubuh yang proporsional. Tubuh Anggora terlihat ramping. Berbeda dengan
tubuh kucing Persia yang memiliki tubuh lebih tambun. Berat badan dari kucing Anggora juga cukuplah ringan. Tak hanya itu, kucing ini memiliki ukuran badan tidak panjang maupun juga pendek. Jadi tak heran jika kucing ini terlihat sangat anggun dan elegan ketika berjalan, ditambah lagi dengan gaya jalannya yang mirip dengan model.

Ekor Kucing Anggora

Kucing Anggora memiliki ekor yang panjang. Kadang-kadang, Anggora menurunkan ekornya atau melipat ekornya hingga ujung ekornya berada dekat kepalanya saat sedang berjalan. Ekornya ditumbuhi oleh bulu-bulu yang tebal dan lebat. Apabila diamati, bulu kucing Anggora mengembang seperti ekor musang. Padahal volume bulu yang terdapat pada ekor kucing Anggora lebih banyak daripada bulu yang ada di bagian badan.

Bulu Kucing Anggora

Bulu Anggora memiliki keunikan tersendiri, salah satunya adalah bulu yang tumbuh sesuai dengan
kondisi cuaca. Jika kondisi cuaca sedang mengalami musim hujan, maka bulu Anggora terlihat lebat dan tebal, berbeda jika kondisi cuaca sedang mengalami musim panas, maka bulu Anggora pendek. Kondisi bulunya yang unik tersebut memperlihatkan bahwa kucing anggora ini cukup cocok dipelihara di Indonesia.
Karena dengan pola tumbuh bulu kucing anggora yang mengikuti siklus cuaca tersebut membuat kucing anggora
mampu untuk beradaptasi dengan iklim yang ada di Indonesia. Bulu-bulu kucing Anggora juga diakui sangat halus dan lembut seperti sutera.

Kaki Kucing Anggora

Kucing Anggora memiliki kaki yang cukup jenjang. Dengan ukuran kaki yang jenjang ini menjadikan kucing Anggora
terlihat tinggi. Apalagi jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya yang tak begitu panjang dan ukuran tubuhnya yang langsing. Hal ini yang menjadi magnet kuat dari kucing ini.

Mata Kucing Anggora

Warna mata dari Anggora ialah biru atau agak kekuning-kuningan. Perlu dicermati bahwa mata biru pada kucing Anggora menandakan hewan itu tuli. Khusus untuk kucing anggora yang berwarna putih memiliki ciri khas unik khusus pada matanya, yaitu warna mata yang berbeda antara kiri dengan kanan (yang satu berwarna kuning agaj hijau sedangkan yang sebelahnya biru). Warna mata yang seperti ini disebut sebagai odd-eyed yang artinya bermata aneh.

Cara Merawat

Namun sobat ngelmu perlu ingat bahwa mengadopsi kucing juga harus mengetahui cara merawatnya. Merawat Anggora tak sesulit yang kamu duga, kamu cukup melengkapi kebutuhan kucing kamu saja setiap harinya. Berikut ini adalah cara merawat kucing Anggora.

Makanan untuk Kucing

Hal yang perlu kamu perhatikan adalah makanan yang tepat untuk Anggora kamu. Banyak sekali produk makanan untuk anggora. Kamu perlu menyeleksi produk makanan apa yang baik untuk kucing peliharaan kamu di rumah. Karena tidak semua produk makanan itu baik untuk si kucing. Hindari produk makanan yang berkaleng (makanan basah) karena itu tidak baik untuk kesehatan si kucing. Makanan kalengan ini dapat berpengaruh terhadap bulu dan umur kucing Anggora atau ras lainnya.
Selain makanan yang perlu kamu cermati, minuman juga perlu kamu cermati. Biasakan memberi Anggora air yang sudah dimasak. Sesekali juga berikan Anggora peliharaan kamu susu. Jangan terlalu sering karena tidak bagus untuk kesehatan kucing. Selain itu, jangan berikan juga susu untuk manusia. Karena susu untuk manusia mengandung lactobasilus yang mengakibatkan kucing kamu terganggu pencernaannya. Royal Canin adalah susu yang tepat untuk kucing, karena itu merupakan susu khusus untuk kucing.

Kebersihan Kandang Kucing

Ketika kamu memutuskan untuk mengadopsi kucing, kamu berarti punya tanggung jawab untuk memelihara kandang Anggora kamu. Bersihkan kandang kucing setiap seminggu sekali menggunakan cairan desinfektan. Tempat dan pasir  yang digunakan untuk membuang kotoran kucing juga harus dibersihkan. Kalau tempat dan pasir tempat buang kotoran tersebut harus dibersihkan setiap hari karena jika tidak dibersihkan, maka akan mengeluarkan bau yang tidak sedap dan dapat menimbulkan berbagai penyakit pula bagi kucing peliharaan kamu.

Menyisir dan Membersihkan Bulu Kucing

Seringlah menyisir bulu kucing. Hal ini berguna untuk meluruskan bulu kucing dan mengambil bulu-bulu yang sudah mati. Karena, jika bulu yang sudah mati tidak diambil, maka bulu kucing akan kusut atau gimbal. Selain itu, bulu yang sudah mati juga dapat menyebabkan hairball (gumpalan bulu yang masuk di dalam saluran pencernaan). Hal ini dapat terjadi ketika kucing menjilati badannya, bulu-bulu mati tersebut dapat masuk ke dalam mulut kucing dan tertelan.
Selain menyisir bulu-bulu kucing, kamu harus memandikan Anggora umumnya dua kali dalam seminggu. Bahkan lebih baik, jika kamu menyisihkan banyak waktu, kamu dapat memandikan kucing anggora kamu tiga hari sekali. Hal yang harus diperhatikan sebelum memandikan, kamu cermati terlebih dahulu kondisi cuaca dan kebugaran kucing Anggora peliharaan kamu agar kucing kita tidak kedinginan.

Berikan Vaksin

Vaksinasi tidak berlaku untuk manusia saja loh sobat ngelmu, kucing juga perlu diberikan vaksin. Kucing pertama
kali diberi vaksin pada umur sekitar 8-9 minggu. Namun, sebelum memberikan vaksin kepada kucing peliharaan kita, kita perlu memperhatikan kesehatan kucing kita. jika kucing kita kurang sehat atau tubuhnya sedang lemah, maka pemberian vaksinasi bisa ditunda sampai kucing kita benar-benar sehat.
Apabila kucing tidak dikasih vaksin, maka daya tahan tubuh kucing kamu beresiko besar akan melemah dan lebih renta terserang virus akibat daya tahan tubuh tidak mampu melawan virus tersebut. Berakibat fatal seperti: kucing akan mati, bahkan yang berbahaya lainnya adalah jika kucing kita terkena virus rabies yang dapat menular ke orang ada di sekitar kucing tersebut.
Seperti yang dilansir situs wikipedia, kucing anggora merasa sedih apabila ditinggal sendirian di rumah. Juga kucing Anggora adalah kucing yang gampang marah apabila dipegang terlalu lama. Anggora suka berdiam diri pada tempat tinggi, jadi tak heran jika sobat ngelmu menemukan kucing lucu ini di atas lemari atau rak buku.

Mengenali Perbedaan Kucing Anggora dan Persia

Sebelum lanjut ke pokok artikel ini, Ngelmu ingin mengenalkan kamu bagaimana cara melihat perbedaan kucing ras Persia dan ras Anggora. Masih banyak orang yang tak dapat membedakan antara Kucing Persia dan Kucing Anggora. Padahal dari melihat fisik saja kedua ras ini memiliki ciri yang berbeda. Untuk membanu kamu mengetahui apa perbedaan antara kucing Persia dan Anggora. Dibawah ini adalah cara membedakan Kucing ras Persia dan Anggora.

Postur Wajah

Umumnya Kucing Anggora dan Persia memiliki postur wajah yang jelas berbeda, untuk itu, bila kamu tahu ciri-cirinya berdasar bentuk wajahnya saja, kamu pasti dapat mudah membedakan keduanya. Kucing Persia memiliki kontur wajah yang bulat dengan hidung sangat pesek (untuk Persia peaknose) atau tidak terlalu mancung (untuk
Persia medium). Untuk angora punya bentuk wajah yang terlihat seperti kucing local, yakni agak segitiga dengan hidung yang cukup mancung. Telinga dari kucing anggora juga cukup runcing dan panjang jika dibandingkan dengan telinga kucing persia.

Bulu

Hampir semua jenis kucing (kecuali sphinx) memiliki bulu-bulu yang melapisi seluruh bagian tubuhnya. Dari jenis bulunya, kamu juga bisa dengan mudah membedakan keduanya. Anggora memiliki volume bulu yang lebih tebal dibanding kucing lokal. Pada kucing angora, bulu yang lebat biasanya hanya terdapat pada bagian ekornya saja. Sedangkan untuk kucing Persia, bulu kucing ini biasanya terlihat sangat lebat di hampir semua bagian tubuhnya, apalagi jika kucing Persia yang berdarah murni.

Bentuk Tubuh

Anggora memiliki postur tubuh yang terlihat lebih tinggi langsing dengan kaki jenjang. Lalu kucing Persia biasanya bertubuh gemuk bulat dengan kaki yang lebih pendek. Cara kedua kucing ini bergerak pun sangat berbeda, jika kucing angora berjalan dengan terlihat anggun dan luwes, kucing Persia terkesan lambat dengan gaya yang manja dan menggemaskan.

Kepribadian

Perbedaan antara kedua jenis kucing ini bisa kamu perhatikandari karakter dan sifat keseharian si kucing. Jika kucing Persia punya sifat kalem, penurut, sedikit pemalas dan manja sekali, berbeda dengan kucing angora yang lebih aktif dan cerdas, serta memiliki rasa keingintahuan yang tinggi.

 

Harga Kucing Anggora di Pasaran

Lantas berapa sih harga dari jenis anggora? Umumnya Kucing anggora tidaklah memiliki jenis-jenis lain. Namun kucing anggora banyak dibudidayakan berdasarkan hasil perkawinan. Informasi dikutip dari info-pets.blogspot.com. Berikut adalah harga anggora berdasarkan hasil budidaya perkawinannya.
Pure Breed
Anggora Ras Asli (Pure Breed) atau Kucing Anggora yang berasal dari perkawinan sesama jenis Anggora. Umumnya memang harga untuk Anggora Pure Breed sangatlah mahal. Bahkan di Amerika sana harga untuk Kucing Anggora hampir mencapai 15.000 Dollar Amerika. Di Indonesia sendiri untuk harga Anggora sudah mencapai diatas 5 juta rupiah khusus untuk kucing Anggora yang sudah di vaksin. Umur 3 sampai 6 bulan (sudah di vaksin) Rp. 6.000.000 – Rp. 15.000.000.
Angora Persia Mix Breed
Untuk Anggora Ras Persia merupakan anakan Anggora yang berasal dari perkawinan silang antara Anggora dan Ras Persia. Untuk harga Anggora ras Persia. Apabila hendak membeli Anggora Ras Persia, saat ini harga yang ditawarkan oleh pet shop legal berkisar 800 ribu keatas. Pastikan membeli di petshop yang legal. Umur 3 sampai 6 bulan (sudah di vaksin) Rp. 900.000 – Rp. 2. 800.000
Angora Local Mix Breed
Terakhir untuk Anggora dengan Kucing ras Lokal di Indonesia sangatlah terjangkau. Kucing-kucing yang dikawinkan oleh ras lokal, jangan sampai tertipu ya  guys karena Anggora ras lokal tidaklah begitu mahal. Harga anggora hasil perkawinan silang dengan ras lokal berkisar harga Rp. 300 ribuan untuk yang berumur kecil. Umur 3 bulan (sudah di vaksin) Rp. 300.000 – Rp. 700.000