Masyarakat Ingin Ahok Dipenjara Karena Penistaan Agama

Ngelmu.id -Tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap terdakwa kasus
dugaan penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menuai kontroversi
lantaran dianggap ringan.
Rasa keadilan di masyarakat pun diharapkan dapat menjadi
pertimbangan bagi majelis hakim dalam menjatuhkan vonis.”Ya, menurut saya
keadilan masyarakat dan rasa keadilan masyarakat menginginkan saudara Ahok ini
dihukum dengan hukuman penjara, saya kira itu yang menjadi tuntutan awal di
Pasal 156a,” kata Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, di Jakarta, Rabu
(26/4/2017).
Pada Pasal 156a disebutkan bahwa terdakwa dapat dipenjara
selama-lamanya lima tahun penjara. Sementara JPU menuntut Ahok dengan hukuman 1
tahun penjara dan dua tahun percobaan.”Sehingga, rasa keadilan masyarakat
ini harus menjadi pertimbangan yang sangat penting,” ujarnya.
Menurut Fadli, kasus penodaan agama tak boleh dianggap remeh
oleh semua pihak, termasuk majelis hakim yang akan menjatuhkan vonis. Sehingga,
bila ternyata Ahok divonis tak dipenjara, Fadli khawatir rasa keadilan bagi
masyarakat menjadi terusik.
“Kalau ternyata itu (Ahok) tidak dipenjara ini yang
terusik dan terganggu keadilan masyarakat. Jadi, majelis hakim harus
mempertimbangkan rasa keadilan masyarakat,” pungkasnya.