Meikarta Belum Ada Izin Sudah Dipasarkan, OJK Diam Saja?

Ngelmu.id – “Meikarta belum ada izin tapi sudah jualan dan ambil uang dari masyarakat. Semua yang berwenang diam, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ada apa yang terjadi di NKRI?” cuitan Muhammad Said Didu, melalui akun media sosial, Twitter, Sabtu (12/08).

Muhammad Said Didu, mantan Staf Khusus Menteri ESDM tahun 2014-2016, mempertanyakan proyek pembangunan Meikarta yang tengah dilakukan oleh pengembang. Proyek tersebut, yang infonya sudah diminta oleh Pemda setempat untuk dihentikan tetapi kabarnya masih tetap “membandel” meneruskan pembangunan dan pemasarannya.

Sebelumnya Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar telah meminta proyek Meikarta dihentikan. Penghentian tersebut dikarenakan belum adanya izin dari pihak pemda untuk proyek tersebut. Meikarta juga tidak termasuk dalam Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Bekasi.

Said menyesalkan tentang Meikarta yang belum mendapatkan izin dari pemda untuk pembangunan tetapi sudah “mengambil” uang masyarakat. Meikarta berani “mengambil” uang masyarakat dengan terus memasarkannya kepada masyarakat. Said Didu pun menyesali dari proyek tersebut tidak nampak lembaga pemerintahan yang berwenang yang berani menegurnya. Meikarta terlihat “aman” saja.

Kritisi yang sama juga datang dari politisi PBB, MS Ka’ban. Ka’ban menyatakan sebaiknya proyek tersebut dihentikan karena belum memiliki izin dari Pemda setempat.

“Owner pengembang Meikarta dengarlah suara masyarakat yang meminta proyek tersebut sebelum ada izin. Beradab dikitlah. Ojo mentang-mentang,” katanya, di akun Twitter pibadi miliknya belum lama ini.

Ka’ban mengingatkan bahwa pemerintah melalui Joko Widodo pernah menyampaikan harus menunggu izin keluar jika ingin tetap melanjutkan pembangunan tersebut. Ka’ban juga mengkritisi aparat penegak hukum yang seoalah hanya diam mengetahui kenyataan proyek tersebut. Lembaga pemerintahan yang berwenang seolah-olah tutup telinga dan mulut terhadap aspirasi yang masuk dari masyarakat terkait Meikarta.

“Bukankah perizinan hitungan Minggu kata Presiden Jokowi? Kok bisa-bisanya Meikarta dan reklamasi gak berizin tetap beroperasi, dan aparat diam, diam, diam.”

 

 

Sumber: Voa Islam