Mengerikan Pemaparan terlengkap DR Zakir Naik tentang Al-Maidah 51, bahkan sebut Pilkada DKI

Ngelmu.id – Mengerikan Pemaparan terlengkap DR Zakir Naik tentang Al-Maidah 51, bahkan sebut Pilkada DKI.

Memasuki Jadwal safari Dakwah DR Zakir Naik ke Indonesia yang di adakan di Univeritas Darussalam Gontor digelar pada Selasa malam (4/4/2017) pukul 19:30.


Safari dakwah DR Zakir Naik mendapat sambutan luar biasa dari peserta yang hadir hingga banyak nya antrian penanya yang tidak dapat giliran untuk bertanya karena waktu nya habis.

Tema yang diangkat pada safari dakwah kali ini adalah “Religion In The Right Perspective”. DR Zakir Naik didampingi oleh anak nya Fariq Naik dalam penyampaiannya kali ini.

Acara yang digelar di Universitas Darussalam Gontor berakhir Rabu dini hari karena antsiasme dari peseerta yang begitu besar.

Yang menjadi sorotan kita kali ini adalah di sesi-sesi pertanyaan terakhir seorang peserta yang bernama Muhammad Khoirul Basayr dari Riau bertanya kepada DR Zakir Naik tentang pengertian yang benar dalam penafsiran surat Al-Maidah 51.

DR Zakir Naik menjawab

“Di Al-Quran (Al-Maidah 51) disebutkan kata Aulia, yang pada konteksnya tidak selalu pemimpin namun, Kata Pemimpin termasuk dalam terjemahan kata Aulia dan pada konteks yang dimaksud ayat tersebut Aulia juga bisa diartikan sebagai pemimpin.” Ujar Dr Zakir Naik.


Dan janganlah sekali-kali kamu (umat muslim) menjadikan mereka (non-Muslim) sebagai Aulia. Dan jika kamu melakukannya maka kamu termasuk dalam golongan mereka” Ujar Dr Zakir Naik mengutip terjemahan bebas dari Surat Al Maidah 51.


“Dan saat kita menerjemahkan Al-Quran, tafsir terbaik adalah dengan merujuk pada Al-Quran itu sendiri, kemudian baru merujuk pada tafsir dari hadist shahih.


Dalam ayat lain Allah memerintahkan Umat Islam agar selalu berbuat baik pada Non-Muslim (Kafir), Tapi Allah mengecualikan satu hal, Kalian Umat Islam yang beriman Jangan memilih Non-Muslim (Kafir) sebagai Aulia, teman sejati, penolong, pemimpin.


Jika ada dua pilihan pemimpin, yang satu kafir dan yang satu muslim, kemudian kita sebagai muslim memilih pemimpin kafir, maka pertolongan Allah tidak akan datang.” Ujar Dr Zakir Naik.


Zakir Naik Menilai Muslim Yang Memilih Pemimpin Kafir Sebagai Muslim Yang Tidak Taat karena Meninggalkan Al-Quran

Zakir Naik bahkan kisahkan riwayat Abu Musa Al-Asy’ari yang memilih seorang Kristen sebagai orang kepercayaan nya, ada yang menyebutkan Kristen ini sebagai akuntan nya Abu Musa Al-Asy’ari.

Hal ini membuat Umar Ibn Khattab selaku amirul mukminin marah sehingga berkata “Tidak takut kah Engkau wahai Abu Musa?”  

“Smoga Allah berikan hukuman kepada Mu karena memilih seorang kristen sebagai orang kepercayaan mu, segera ganti orang itu..!! Umar Marah”

DR Zakir Naik saat membicarakan Umar dan Abu Musa Al-Asy’ari sempat menyinggung dengan Pemilihan Gubernur DKI. “Saya tahu pertanyaan ini mengarah kemana, Indonesia sedang adakan pemilihan gubernur di Jakarta, ada dua calon nya, yang satu kristen dan satu lagi muslim, Saudaraku Umar ini sedang membicarakan seorang akuntan saja, terlebih lagi seorang Gubernur”

DR Zakir Naik kembali tegaskan bahwa Keutamaan memilih seorang muslim dari pada non muslim sekalipun non muslim ini memiliki kelebihan berkali-kali lipat.

Berikut ini adalah yang disampaikan oleh DR Zakir Naik terkait pemaparan lengkap Surat Al-Maidah 51