Netizen Menyayangkan Anies Baswedan direshuffle

Ngelmu.com, Serpong – Hilangnya nama
Anies Baswedan dalam kabinet pemerintahan Jokowi banyak menuai respon dari para
netizen khususnya di media twitter. Para netizen menyayangkan keputusan
Joko Widodo terkait reshuffle yang telah dilakukannya pada 27/7/2016 pagi tadi.

Pasalnya isu mengenai resuffle
jilid dua ini sudah sempat terdengar dari bulan Januari 2016 lalu, tepat sesudah Lembaga Survei
KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) mengeluarkan
data atas kinerja pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Berdasarkan hasil
data tersebut, persepsi publik mengaku puas atas kinerja pemerintahan Jokowi-JK
yang sudah mencapai 52%. 
Walaupun angka kepuasan
masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi dan JK sudah cukup besar. Nyatanya,
dibalik angka kepuasan tersebut lembaga Survei KedaiKOPI pun turut memaparkan
bahwa terdapat 55,8% persepsi publik menyetujui perlu adanya reshuffle kabinet untuk kedua kalinya. 
Menurut juru bicara KedaiKOPI
Hendri Satrio, “Penurunan tingkat urgensi reshuffle kabinet saat ini
diperkirakan terkait meningkatnya kepuasan publik terhadap kinerja kabinet
Jokowi,”. Oleh karena itu tidak menutup kemungkinan jika Jokowi dan JK
akan terus melakukan reshuffle kabinet hingga angka kepuasan atas kinerjanya
turut meningkat.
Lalu bagaimanakah dengan nama
Anies Baswedan? Menurut hasil data dari persepsi publik yang di keluarkan oleh
lembaga Survei KedaiKOPI, sempat tercantum nama Anies Baswedan dalam kategori
“Menengah dipertimbangkan” untuk di reshuffle. Namun ternyata hingga proses
pengumuman jajaran kabinet baru tadi pagi, nama Anies Baswedan dihilangkan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. 
Nampak beberapa respon dari para
netizen di media twitter, seperti contohnya Ernest Prakasa yang menuliskan
“Pak Anies out? :(” dalam akun twitternya. Selain Ernest Prakasa ada
akun lain yang turut kaget dan menyanyangkan keputusan Jokowi dalam
mereshufflle Anies Baswedan.

 

Para netizen pun kini
bertanya-tanya apa alasan Jokowi mengganti Anies Baswedan dengan Muhadjir
Effendy sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang baru. Padahal menurut
hasil data dari persepsi publik yang di keluarkan oleh lembaga Survei
KedaiKOPI, masih ada 6 nama menteri lain yang masuk dalam kategori “Tinggi
Dipertimbangkan” untuk di reshuffle, 2 diantaranya saat ini sudah terkena
reshuffle pagi tadi yaitu Luhut Binsar Panjaitan dan Ignasius Jonan. Sementara
4 orang lainnya masih bertahan di jajaran kabinet.

Tidak hanya nama Anies Baswedan
yang jauh dari polemik namun terkena reshuffle, nama Sudirman Said pun juga
ikut dipertanyakan oleh para netizen. Pasalnya menurut Pengamat Politik, Arya
Fernandes. Persepsi publik mengenai kedua menteri ini dinilai memiliki kinerja
yang baik. Oleh karena itulah penting bagi Jokowi untuk memberi tahu alasannya
mengenai bongkar pasang menteri saat reshuffle kabinet jilid II berlangsung.