12 Tahun Rekam Jejak “Wazza” Rooney

Ngelmu.com, Depok – Tidak banyak pemain sepak bola, yang
rekam jejaknya di abadikan dalam laga-laga berbentuk testimoni. Apalagi pemain
tersebut masih aktif sebagai pemain. Biasanya perhelatan laga-laga testimoni
untuk para pemain yang karir sepak bolanya sudah berakhir.
Tetapi berbeda dengan kapten Manchester United sekaligus
kapten tim nasional Inggris, Wayne Rooney. MU sukses mengadakan laga testimony
untuk kaptennya itu melawan mantan timnya, Everton di Old Trafford, Kamis dini
hari (4/8) tadi atau Rabu malam  (3/4). Sayang
kedua tim hanya mampu bermain imbang tanpa gol. 
MU menghadiahkan Wazza laga testimoni, setelah sudah dua belas tahun
memperkuat “The Red Devils”. Everton yang dipilih mejadi lawan, karena “The
Toffies” adalah klub professional Rooney.
Dan hasil dana dari
laga testimony tersebut akan di sumbangkan untuk lembaga amal milik Rooney
yakni, Wayne Rooney Foundation.
Siapakah Wayne Rooney, sehingga tim sebesar Manchester
United rela menggelar laga testimony untuk pemain yang dulu terkenal dengan
tempramentalnya itu.
 reddevilarmada.com

Oke sahabat, Ngelmu.com kali akan membahas sedikit tentang
profil Wayne Rooney dan alasan United mengadakan laga testimony untuk kaptenya
tersebut.

Sekilas tentang Rooney

Wayne Mark Rooney adalah seorang pria yang sebenarnya bukan
asli Manchester yang dimana ia saat ini kental dengan kostum berwarna merah
milik United. Rooney lahir di Liverpool, 24 Oktober 30 tahun silam.
Jika melihat jejak rekam Rooney sejak kecil. Pria yang mirip
dengan tokoh video game Bully ini, mengawali karir sepak bolanya bersama
Everton salah satu klub di kota Liverpool selain Liverpool FC sendiri. Taka da
yang menduga Rooney berhasil bertahan selama 12 tahun di MU.Pasalnya Rooney sejak kecil, Rooney mengidolai Everton.
Dia juga sempat mempunyai seragam biru milik Everton yang
bertuliskan “Sekali biru tetap biru”. Mungkin Rooney waktu itu masih labil ya
sahabat Ngelmu. Oke lanjut
Debut Rooney bersama Everton saat melawan Tottenham Hotspurs
17 September 2002, dan selang dua minggu dirinya mencetak gol pertamanya guna
memenangkan timnya ketika melawan Werxham di Piala Liga, 2 Oktober 2002.
Wazza di Everton berhasil mencetak 15 gol dalam 65
penampilan. Aksi memukaunya bersama Everton itu membuat pelatih legendaris MU
Sir Alex Ferguson berniat memboyongnya ke Old Trafford.Benar saja Rooney sepertinya tak kuasa menolak tawaran
United untuk merekrutnya.
Rooney sendiri bergabung bersama Manchester United (MU) pada
awal musim 2004/05.Ia di transfer United dengan mahar 20 Juta Pounds (469
Miliar Rupiah) angka yang terbilang fantastis untuk pemain yang belum genap 20
tahun kala itu. Bahkan banyak yang mempertanyakan keputusan transfer Alex
Ferguson ketika memutuskan membawa Rooney di tambah dengan harga selangit yang
di keluarkan.
Akan tetapi Rooney menjawab keraguan publik dengan mencetak
hatrick dalam laga debutnya.
Tak tanggung-tanggung Rooney melakukan hal itu di ajang Liga
Champions Eropa melawan klub Turki Fenerbache dan membantu United menang 6-2
pada, 28 September 2004 sekaligus menjadi pemain termuda yang mampu mencetak
tiga gol dalam turnamen tersebut yakni usia 18 tahun 335 hari.
Setelah harus menunggu selama dua tahun. Akhirnya Rooney
berhasil menggenggam gelar pertama bersama klubnya itu, setelah di final Piala
Liga MU berhasil menjungkalkan Wigan Athletic dan Rooney menjadi Man Of The
Match dengan mencetak dua gol.
www.youtube.com
Rooney Dimata Para Pelatih
Sejak saat itulah gelar demi gelar berhasil di persembahkan
oleh pemain yang kini paling lama memperkuat skuat Setan Merah saat ini.
Komentar pun banyak terlontar dari para pelaku sepak bola, terutama dari mantan
pelatih yang berjasa membawa Rooney bersinar bersama MU yakni, Alex Ferguson.
Fergie sapaan akrabnya pelatih yang paling mengerti gaya
permainan Rooney. Jelas saja, dirinya lah yang pernah melatih Rooney selama
Sembilan tahun sebelum akhirnya pensiun pada 2013 silam.
“Rooney adalah pembelian yang paling sukses pada 2004.
Keputusan membeli Rooney, tak lama setelah saya mengurungkan niat mundur dari
kursi pelatih. Begitu berubah pikiran, saya harus berpikir bagaimana membawa
klub ini lebih maju lagi ke depan.” ungkap Fergie
 “Ketika kita memilih
untuk pensiun, maka disitu pula kita berhenti berpikir. Namun saya memutuskan
untuk bertahan, maka saya pun harus mulai berpikir lagi dan fokus saya adalah
mengembalikan energy yang ada di dalam tim dengan mencari pemain-pemain muda.
Tentu saja saat itu ada Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo. Periode itu
sangatlah fantastis,” ujar pria asal Skotlandia.
Ternyata hal senada tidak hanya di ungkapkan Ferguson.
Mantan pelatih dan pelatihnya sekarang di United juga memberi komentar mengenai
jejak rekam Rooney sejauh ini. Pelatih asal Belanda, Louis Van Gaal yang
melatih Rooney dua musim lalu juga memberi komentarnya.
“Tak lama untuk saya memberi ban kapten untuknya pada saat
itu. Saya dengan cepat mampu menilai kepribadian Rooney. Karena saya melihat
rasa hormat yang ditunjuk para pemain lain untuknya. Hal ini sangat penting
untuk seorang kapten. Ia juga sangat di dengar oleh para pemain lainnya di
ruang ganti,” kata pelatih yang pada musim lalu resmi di pecat MU.
 Pelatih Rooney saat ini, Jose Mourinho pun tak ketinggalan
memberi komentarnya. “Wayne menciptakan begitu banyak gol yang sulit dilupakan.
Begitu juga penampilannya di sini (Old Trafford). Saya sangat yakin, ia masih
mampu menciptakan momen-momen yang sulit terlupakan pada tahun-tahun
mendatang,” tutur Mourinho.
Kini Rooney sudah mengukuhkan 524 penampilan dan mencetak
245 gol dalam 12 tahun membela United. Tak main-main sahabat Ngelmu.com, 13
gelar sudah di persembahkan untuk Setan Merah yakni, 5 gelar Liga Inggris, 1
gelar Piala FA, 2 gelar Piala Liga, 1 gelar Liga Champions Eropa, 1 gelar Piala
Dunia Antar Klub, dan 3 gelar Community Shield.
Nampaknya tidak salah ya sahabat Mancheter United menggelar
laga testimonial untuk Wayne Rooney, mengingat berbagai gelar yang sudah di
persembahkan untuk MU selama karirnya di Old Trafford. Dengan kedatangan
pelatih baru, apakah Rooney bisa memberi gelar-gelar selanjutnya untuk Setan
Merah?? Menarik dinantikan!