GNPF MUI Buka Pendaftaran ‘Tamasya Al Maidah’ Saat Sidang Ahok Berlangsung

Ngelmu.id – Pendaftaran Aksi Gerakan Kemenangan Jakarta (Gema Jakarta) atau yang juga disebut ‘Tamasya Al Maidah’ digelar di di luar gedung persidangan kasus penodaan agama dengan tersangka petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang telah memasuki agenda ke-15.

Salah satu peserta aksi menawarkan formulir pendaftaran di posko pendaftaran yang berada di depan Gedung Kementerian Pertanian, Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, Selasa (21/3/2017).

“Mau jadi relawan? Ini ada relawan untuk jaga posko TPS nanti,” ujar salah seorang peserta aksi.

Formulir tersebut mulai dibagikan sekitar pukul 12.00 WIB usai shalat zuhur dan beberapa calon peserta mengumpulkan formulir yang telah diisi.

Tiga orang merekap data formulir lalu mereka diminta mengunduh aplikasi ‘Tamasya Al Maidah’ melalui perangkat ponsel.

Sebelumnya, Gerakan Nasional Pembela Fatwa MUI (GNPF MUI) akan menggelar aksi ‘Tamasya Al Maidah’ di hari H Pilgub DKI putaran kedua. GNPF menyebut aksi ini dilakukan agar pilkada bisa berjalan dengan damai.

“Tamasya Al-Maidah. Pada intinya, ini kami dari GNPF MUI ingin agar Pilkada DKI Jakarta dapat berjalan dengan damai dan tertib. Mengapa namanya ‘Tamasya Al-Maidah’ karena spiritnya kan dari 212 juga yang memperjuangkan Al Maidah 51,” jelas tim advokasi GNPF MUI Kapitra Ampera kepada wartawan, Rabu (15/3).

Aksi ini akan digelar di hari-H pencoblosan Pilgub DKI pada 19 April 2017. Kapitra mengatakan relawan GNPF MUI akan mendatangi TPS untuk menjaga intimidasi, provokasi, dan pemaksaan untuk memilih calon tertentu.