Pengertian Pemasaran : Konsep, Strategi Dan Fungsi Pemasaran

Ngelmu.id Pengertian Pemasaran : Konsep, Strategi Dan Fungsi Pemasaran. Bangsa Yunani kuno serta Romawi sudah mempraktikan ilmu dagang serta secara aktif berkomunikasi persuasif terhadap konsumennya. Demikian halnya di peradaban-peradaban lain yang maju perdagangannya.

Tetapi, rencana pemasaran modern yang di kenal sekarang ini baru nampak serta berkembang pada saat Revolusi Industri yang berlangsung pada era ke-18 serta ke-19. Periode ini ditandai dengan timbulnya beberapa perubahan sosial yang didorong oleh perkembangan teknologi serta inovasi ilmu pengetahuan.

Satu diantara perubahan itu yaitu timbulnya industri-industri yang menghasilkan barang konsumsi secara massa.

Hal semacam ini di dukung juga oleh perkembangan moda transportasi serta timbulnya media massa yang mengharuskan produsen menemukan cara mengelola distribusi barang serta jasa.

Pada masa Revolusi Industri, barang-barang konsumsi masihlah termasuk langka serta produsen dapat menjual hampir semua barang yang mereka produksi selama konsumen dapat membelinya.

Karenanya, mereka fokus ke arah pengembangan produksi serta distribusi dengan berupaya menekan biaya sekecil-kecilnya. Ini dapat punya pengaruh pada perkembangan ilmu pemasaran saat itu, yang terkonsentrasi pada efisiensi biaya distribusi serta pembukaan pasar baru.

Mulai sejak awal era ke-20 sampai beberapa tahun pasca Perang Dunia II, kompetisi bisnis semakin bertambah serta fokus ilmu pemasaran mulai pindah dari fokus produksi ke fokus penjualan. Ilmu komunikasi, periklanan, serta merek mulai menjadi penting saat perusahaan berupaya menjual sebanyak mungkin barang di pasar yang telah semakin ramai.

Pengertian Pemasaran

Perubahan selera konsumen, lingkungan ekonomi dan persaingan yang semakin tajam membuat peranan pemasaran sangat penting untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya untuk berkembang dan mendapatkan laba bagi perusahaan. Peran pemasaran sangat penting untuk mengetahui keinginan konsumen dan perusahaan berusaha memenuhinya. Perusahaan banyak yang memproduksi barang yang sejenis, sehingga membuat konsumen lebih selektif dalam memilih produk mana yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhannya.

Pengertian Pemasaran Menurut Ahli

Para pakar bidang pemasaran telah mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian pemasaran, diataranya adalah sebagai berikut :

  • Menurut Kotler , pengertian pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial di mana masing-masing individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan, penawaran dan pertukaran produk yang bernilai bagi pihak lain.
  • Menurut Swasta pengertian pemasaran adalah suatu usaha untuk memuaskan kebutuhan pembeli dan penjual. Maksud dari pengertian itu adalah manusia harus menemukan kebutuhannya terlebih dahulu, sebelum ia memenuhinya. Usaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut dapat dilakukan dengan cara mengadakan suatu hubungan.
  • Menurut William J. Stanton,  pengertian pemasaran: “Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang-barang yang memuaskan keinginan dan jasa baik kepada para konsumen saat ini maupun konsumen potensial”.
  • Menurut Basu dan Hani Pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.
  • Mary Parker Follet, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
  • Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan,  pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan  perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
  • Lawrence A. Appley berpendapat bahwa pengertian manajemen merupakan keahlian untuk menggerakan orang agar melakukan sesuatu
  • George R. Terry, mengatakan bahwa manajemen merupakan proses yang khas yang terdiri dari tindakan-tindakan : perencanaan,  pengorganisasian, menggerkan dan pengawasan yang dialkukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia  serta sumber-sumber lain.

Dari beberapa pengertian di atas, dapat kita simpulkan bahwa manajemen adalah seni dalam mengatur sistem baik orang dan perangkat lain agar dapat berjalan dan bekerja sesuai dengan ketentuan dan tujuan entitas yang terdiri dari berbagai aktivitas sebagaimana disebutkan oleh George Terry.

Selain itu, pemaparan di atas menunjukan bahwa manajemen dalam ekonomi adalah Suatu keadaan terdiri dari proses yang ditunjukkan oleh garis (line) mengarah kepada proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian, yang mana keempat proses tersebut saling mempunyai fungsi masing-masing untuk mencapai suatu tujuan organisasi, yaitu pengambilan keputusan.

Konsep Pemasaran

Pemasaran merupakan faktor penting untuk mencapai sukses bagi perusahaan akan mengetahui adanya cara dan falsafah yang terlibat didalamnya. Cara dan falsafah baru ini disebut konsep pemasaran (marketing concept). Konsep pemasaran tersebut dibuat dengan menggunakan tiga faktor dasar yaitu:

  • Saluran perencanaan dan kegiatan perusahaan harus berorientasi pada konsumen/ pasar.
  • Volume penjualan yang menguntungkan harus menjadi tujuan perusahaan, dan bukannya volume untuk kepentingan volume itu sendiri.
  • Seluruh kegiatan pemasaran dalam perusahaan harus dikoordinasikan dan diintegrasikan secara organisasi.
  • Menurut Swastha dan Irawan, (2005 : 10) mendefinisikan konsep pemasaran sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan. Bagian pemasaran pada suatu perusahaan memegang peranan yang sangat penting dalam rangka mencapai besarnya volume penjualan, karena dengan tercapainya sejumlah volume penjualan yang diinginkan berarti kinerja bagian pemasaran dalam memperkenalkan produk telah berjalan dengan benar. Penjualan dan pemasaran sering dianggap sama tetapi sebenarnya berbeda.
  • Tujuan utama konsep pemasaran adalah melayani konsumen dengan mendapatkan sejumlah laba, atau dapat diartikan sebagai perbandingan antara penghasilan dengan biaya yang layak. Ini berbeda dengan konsep penjualan yang menitikberatkan pada keinginan perusahaan. Falsafah dalam pendekatan penjualan adalah memproduksi sebuah pabrik, kemudian meyakinkan konsumen agar bersedia membelinya. Sedangkan pendekatan konsep pemasaran menghendaki agar manajemen menentukan keinginan konsumen terlebih dahulu, setelah itu baru melakukan bagaimana caranya memuaskan.

Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran adalah hal yang begitu penting untuk perusahaan dimana strategi pemasaran adalah suatu langkah mencapai tujuan dari sebuah perusahaan, karena potensi untuk menjual proposisi terbatas pada jumlah orang yang tahu hal itu. Hal ini dapat di dukung oleh pendapat Swastha “Strategi yaitu serangkaian rancangan besar yang menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan harus beroperasi untuk mencapai tujuannya. ”

Maka dalam menggerakkan usaha kecil khususnya dibutuhkan adanya pengembangan lewat strategi pemasarannya. Lantaran ketika kondisi kritis justru usaha kecillah yang dapat memberi pertumbuhan pada pendapatan masyarakat. Pemasaran menurut W. Y. Stanton pemasaran yaitu suatu hal yang mencakup semua sistem yang terkait dengan tujuan untuk merencanakan serta menentukan harga sampai dengan mempromosikan serta mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan konsumen aktual ataupun potensial.

Berdasar pada pengertian diatas, proses pemasaran diawali dari menemukan apa yang dikehendaki oleh konsumen. Yang pada akhirnya pemasaran mempunyai tujuan yakni : Konsumen mungkin tahu secara detail produk yang kita hasilkan serta perusahaan bisa menyediakan segala keinginan mereka atas produk yang dihasilkan.

Perusahaan bisa menerangkan secara detail seluruh kegiatan yang terkait dengan pemasaran. Kegiatan pemasaran ini mencakup beragam kegiatan, dari mulai penjelasan tentang produk, desain produk, promosi produk, pengiklanan produk, komunikasi pada konsumen, hingga pengiriman produk agar sampai ke tangan pembeli secara cepat.

Mengetahui serta mengerti konsumen sedemikian rupa hingga produk pas dengannya serta dapat terjual dengan sendirinya.
Biasanya kegiatan pemasaran terkait dengan koordinasi sebagian kegiatan bisnis. Strategi pemasaran ini di pengaruhi oleh beberapa aspek seperti berikut :

  • Aspek mikro, yakni penghubung pemasaran, penyuplai, kompetitor serta masyarakat
  • Aspek makro, yakni demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik serta sosial/budaya.

BERIKUT INI YAITU BEBERAPA HAL YANG PERLU DI PERHATIKAN UNTUK PEMASARAN :

Dari sudut pandang penjual :

  • Tempat yang strategis (place),
  • Product yang berkualitas (product),
  • Harga yang kompetitif (price), dan
  • Promosi yang gencar (promotion).

Dari sudut pandang konsumen :

  • Kebutuhan serta hasrat konsumen (customer needs and wants),
  • Biaya konsumen (cost to the customer),
  • Kenyamanan (convenience), dan
  • Komunikasi (comunication).

Dari apa yang telah dibicarakan diatas ada banyak hal yang bisa diambil kesimpulan, bahwa pembuatan produk atau jasa yang dikehendaki oleh konsumen harus jadi fokus kegiatan operasional ataupun perencanaan suatu perusahaan. Pemasaran yang berkaitan harus ada koordinasi yang baik dengan berbagai departemen (bukan sekedar dibagian pemasaran saja), sehingga bisa menciptakan kolaborasi didalam usaha melakukan kegiatan pemasaran.

Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar yaitu kegiatan membagi suatu pasar menjadi bebrapa golongan konsumen yang tidak sama yang mempunyai kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang tidak sama yang mungkin saja membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Atau segmentasi pasar bisa diartikan segmentasi pasar yaitu proses pengidentifikasian serta menganalisis beberapa konsumen di pasar produk, menganalisia perbedaan pada konsumen di pasar.

DASAR-DASAR DALAM PENETAPAN SEGMENTASI PASAR

Dalam penetapan segmentasi pasar ada beberapa hal yang menjadi dasarnya yaitu:

Dasar – dasar segmentasi pasar pada pasar konsumen

  • Variabel geografi, diantaranya : wilayah, ukuran daerah, ukuran kota, dan kepadatan iklim.
  • Variabel demografi, diantaranya : umur, keluarga, siklus hidup, pendapatan, pendidikan, dll
  • Variabel psikologis, diantaranya :kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadian.
  • Variabel perilaku pembeli, diantaranya : manfaat yang dicari, status pemakai, tingkat pemakaian, status kesetiaan dan sikap pada produk.

Dasar – dasar segmentasi pada pasar industri

  • Tahap 1: menetapkan segmentasi makro, yaitu pasar pemakai akhir, lokasi geografis, dan banyaknya langganan.
  • Tahap 2: yaitu sikap terhadap penjual, ciri – ciri kepribadian, kualitas produk, dan pelanggan.

Syarat Segmentasi Pasar

Ada beberapa syarat segmentasi yang efektif yaitu :

  • Dapat diukur
  • Dapat dicapai
  • Cukup besar atau cukup menguntungkan
  • Dapat dibedakan
  • Dapat dilaksanakan
  • Tingkat Segmentasi Pasar

Karena pembelian mempunyai kebutuhan dan keinginan yang unik. Setiap pembeli, berpotensi menjadi pasar yang terpisah. Oleh karena itu segmentasi pasar dapat dibangun pada beberapa tingkat yang berbeda.

  • Pemasaran Massal : Pemasaran massal berfokus pada produksi massal, distribusi massal, dan promosi massal untuk produk yang sama dalam cara yang hampir sama keseluruh konsumen.
  • Pemasaran Segmen : Pemasaran segmen menyadari bahwa pembeli berbeda dalam kebutuhan, persepsi, dan perilaku pembelian.
  • Pemasaran Ceruk : Pemasaran ceruk (marketing niche) berfokus pada sub group didalam segmen-segmen. Suatu ceruk adalah suatu group yang didefiniskan dengan lebih sempit.
  • Pemasaran Mikro : Praktek penyesuaian produk dan program pemasaran agar cocok dengan citarasa individu atau lokasi tertentu. Termasuk dalam pemasaran mikro adalah pemasaran lokal dan pemasaran individu.

Manfaat Segmentasi Pasar

Sedangakan manfaat dari segmentasi pasar adalah:

  • Penjual atau produsen berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih kesempatan- kesempatan pemasaran.
  • Penjual atau produsen dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang berbeda-beda, sehingga dapat mengalokasikan anggarannya secara lebih tepat pada berbagai segmen.
  • Penjual atau produsen dapat mengatur produk lebih baik dan daya tarik pemasarannya

Menentukan Pasar Sasaran

Langkah-langkah dalam menetukan pasar sasaran yaitu :

  • Langkah pertama : Menghitung dan menilai potensi keuntungan dari berbagai segmen yang ada
  • Langkah kedua : Mencatat hasil penjualan tahun lalu dan memperkirakan untuk tahun yang akan datang.

Konsep Pemasaran : Dalam pemasaran ada enam konsep yang disebut dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran suatu organisasi yakni : konsep produksi, konsep produk, konsep penjualan, konsep pemasaran, konsep pemasaran sosial, serta konsep pemasaran global.

Konsep Produksi : Konsep produksi berpendapat bahwa customer akan suka pada produk yang tersedia dimana-mana serta harga nya murah. Konsep ini bertujuan pada produksi dengan mengerahkan seluruh upaya untuk mencapai efesiensi produk tinggi serta distribusi yang luas. Di sini tugas manajemen yaitu menghasilkan barang sebanyak-banyaknya, lantaran konsumen dianggap akan menerima produk yang ada secara luas dengan daya beli mereka.

Konsep Produk : Konsep produk mengemukakan bahwa konsumen akan suka pada produk yang menawarkan mutu, performansi serta ciri-ciri yang terbaik. Tugas manajemen di sini yaitu membuat produk berkwalitas, lantaran konsumen dianggap suka pada produk berkwalitas tinggi dalam penampilan dengan ciri – ciri terbaik

Konsep Penjualan : Konsep penjualan berpendapat bahwa konsumen, dengan dibiarkan begitu saja, organisasi harus melakukan upaya penjualan serta promosi yang agresif.


Konsep Pemasaran : Konsep pemasaran mengemukakan bahwa kunci untuk meraih tujuan organisasi terbagi dalam penentuan kebutuhan serta keinginan pasar sasaran dan memberikan kepuasan yang diinginkan secara lebih efisien serta efektif dibandingkan para kompetitor.

Konsep Pemasaran Sosial : Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi yaitu memastikan kebutuhan, keinginan serta kepentingan pasar sasaran dan memberi kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efisien serta efektif daripada para kompetitor dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen serta masyarakat.

Konsep Pemasaran Global : Pada konsep pemasaran global ini, manajer eksekutif berusaha memahami segala aspek- aspek lingkungan yang memengaruhi pemasaran lewat manajemen strategis yang mantap. tujuan akhirnya yaitu berusaha untuk memenuhi keinginan semua pihak yang ikut serta dalam perusahaan.

Fungsi Pemasaran

  • Riset Pasar

  1. Riset pasar dilakukan tidak lain untuk mendapatkan data produk, perilaku konsumen, kondisi pasar, dan pada akhirnya perusahaan akan mengetahui seperti apa karakteristik produk yang relevan dengan kondisi pasar saat ini.
  2. Riset pasar yang gagal akan membawa perusahaan pada kesalahan fatal karena melakukan kekeliruan pada langkah awal. Riset adalah komponen yang paling menentukan, sedangkan fungsi pemasaran selanjutnya adalah untuk merealisasikan hasil dari riset pasar yang telah dilakukan.

  • Pengendalian Rencana Tahunan

Selanjutnya kegiatan pemasaran berfungsi untuk melakukan pengendalian atas rencana tahunan dalam sebuah perusahaan. Hal ini dilakukan dengan menekankan pada beberapa poin, diantaranya : Analisis penjualan, analisis pangsa pasar, rasio penjualan terhadap biaya, dan analisis keuangan.

  • Pengendalian profitabilitas

Dalam mengendalikan profitabilitas, kegiatan pemasaran berfungsi untuk menghasilkan produk yang relevan, menganalisis pelanggan dan segmen pasar, serta melihat seperti apa ukuran perdagangan yang sesuai dengan kegiatan perusahaan.

  • Pengendalian efisiensi

Yaitu kegiatan pemasaran difungsikan untuk mengevaluasi dan meningkatkan efisiensi pengeluaran serta dampak dari biaya pemasaran. Efisiensi tersebut meliputi, periklanan, promosi penjualan, dan distribusi barang.

  • Pengendalian strategis

Dalam hal pengendalian startegis, kegiatan pemasaran yang telah dilakukan perusahaan diharapkan akan memiliki benefit jangka panjang bagi perusahaan itu sendiri. Dengan kata lain, aspek profit tidak selalu menjadi tujuan dari pemasaran. Hal tersebut penting, karena perusahaan yang ingin mengejar going concern tidak selamanya berambisi pada laba dan mengesampingkan hal-hal lain.

Untuk melihat pengendalian strategis ini, paling tidak ada dua pihak yang terlibat yaitu manajemen puncak dan auditor pemasaran. Tujuannya adalah untuk melihat apakah perusahaan mengejar peluang terbaiknya sesuai dengan pasar, produk, dan salurannya. Misalnya dengan melakukan penelaahan etika dan tanggung jawab sosial pemasaran.