Perusahaan Ingin Tenar Di Dunia Maya? Ada Growth Hacking

Sumber startupbisnis.com dan kodemaya.com

Ngelmu.com – Anda pasti sudah mengetahui perusahaan-perusahaan besar seperti Facebook, Twitter, AirBnb, StumbleUpon, Zynga, Reddit dan LinkedIn. Mereka semua adalah perusahaan teknologi yang bernilai milyaran dollar.

Hebatnya, ketenaran perusahaan-perusahaan tersebut dibangun dalam waktu kurang dari 10 tahun melalui cara beriklan yang tradisional, partnership atau endorse dari para artis. Dan orang-orang yang melakukan ini menggeser marketing tradisional menjadi sekumpulan strategi yang lebih ke arah teknis engineering dan product development. Strategi inilah yang membuat perusahaan-perusahaan tersebut bisa sukses besar-besaran.

Nah marketer yang melakukan hal ini disebut growth hacker.

Bagaimana mereka melakukannya? Apa rahasianya? Bagaimana cara kerja growth hacking itu? Kita akan membahasnya langsung dengan para ahlinya yang telah membantu kemajuan perusahaan yang bernilai milyaran dollar ini. Metode growth hacking bisa diterapkan pada bisnis apapun atau produk apapun yang diluncurkan seseorang.

Penggunaan growth hacking sendiri sangat dianjurkan bagi orang-orang yang baru memulai bisnis baru, perusahaan startup baru dan lain sebagainya karena mampu menghasilkan hasil yang bombastis jika dilakukan dengan cara-cara yang tepat. Namun apa itu Growth Hacking? Dan apa itu perbedaanya dengan marketing tradisional? Berikut kami jelaskan.

Apa Itu Growth Hacking?

Growth hacking merupakan suatu cara yang berkembang di kalangan dunia marketing online yang teknik-tekniknya hanya fokus untuk pengembangan traffic dan konversi pengunjung suatu website. Beberapa cara yang digunakan tidak semuanya baik secara norma namun jelas menaikkan traffic dan konversi pengunjung menjadi pembeli.

Maka ada istilah yang berkembang bahwa tidak ada kata dosa dalam kamus dunia Growth Hacking. Selama hal yang dapat dilakukan mampu menarik audience untuk mengunjungi website dan membeli produk maka semua cara dianggap sah-sah saja. Sama seperti hacker. Apabila seorang hacker ingin masuk ke akses server tertentu mereka tidak masuk dengan jalur konvensional, mereka membuat sesuatu yang otomatis seperti teknik brute force dan sebagainya dengan satu tujuan — mendapatkan akses ke server tersebut. Mereka berpikir out of the box.

Jadi sebenarnya growth hacking bukan merupakan suatu bidang baru tapi hanya terminologi baru yang masuk dalam kegiatan marketing. Growth hacking sangat dianjurkan bagi para perusahaan rintisan yang masih baru dan ingin segera dikenal oleh orang banyak. Teknik-teknik yang mereka lakukan hanya memiliki suatu tujuan yaitu memasarkan produk baru ke orang lain secara cepat.

Growth Hacker dan Cara Kerjanya

Growth hacker merupakan suatu istilah pekerjaan baru yang mengerjakan berbagai cara growth hacking. Kiblat pekerjaan ini adalah membawa statistik pertumbuhan perusahaan produk untuk terus bergerak ke atas dan ke kanan sesuai dengan proyeksi yang diinginkan. Mereka bertugas untuk membuat yang awalnya tanpa pembeli menjadi ratusan, ribuan hingga jutaan pengguna sesegera mungkin bagaimanapun caranya.

Mereka selalu bekerja berdasarkan data, analisis dan statistik. Kata hacker sendiri ada dalam 2 definisi yang berbeda. Yang pertama adalah programmer yang membuat suatu fitur untuk menaikkan kemungkinan penggunaan produk hingga menjadi viral. Dan yang kedua lebih figuratif seperti kata life hacker yang mampu membuat sesuatu yang out of the box, menobrak peraturan dan menemukan cara baru yang kesemuanya hanya dengan satu tujuan yaitu membuar produk atau perusahaan tersebut berkembang secepat mungkin. Ini artinya untuk menjadi seorang growth hacker, seseorang harus bisa tetap kreatif namun tetap bisa berfikir layaknya analis.

Lalu sebenarnya apa saja yang biasa dilakukan seorang growth hacker dalam melaksanakan tugasnya?

Viral Acquisition

Membuat fitur dalam produk yang memungkinkan penggunanya untuk sharing ke calon pengguna baru seperti ke media sosial.

Paid Acquisition

Membuat sistem berbayar untuk menikmati fitur tertentu seperti Google yang menyediakan search engine namun tetap menghadirkan Google Adwords untuk beriklan di halaman depan, lalu ada Facebook Ads, dan masih banyak lagi. Lalu ada juga fitur afiliasi di mana user tertentu berhasil menarik pelanggan baru melalui website mereka juga termasuk teknik ini.

Call Centers/Sales Teams

Dulu ini bukan termasuk sebagai “growth hacking” namun kini keberadaan dan statusnya naik karena mampu menjaring pelanggan baru dengan teknik yang lebih personal. Tim ini bekerja dengan banyak cara seperti menyebar email hingga membuat ratusan halaman SEO friendly yang mampu menarik pengunjung secepat mungkin.

Content Marketing

Teknik ini berslogan “content is king” di mana para growth hacker membuat berbagai posting artikel, infografis, dan video viral hingga menaikkan brand awareness dan traffic website. Mengubah pengunjung menjadi pembeli.

E-mail Marketing

Salah satu senjata yang paling penting bagi seorang growth hacker agar tetap menggunakan dan terhubung dengan pengunjung website adalah melalui email yang dikirim secara berkala dan menarik bagi penerimanya.

Jadi mereka tidak hanya beli sekali lalu hilang, perusahaan tentu para customer membeli produk mereka berulang-ulang kan?

Search Engine Optimization (SEO)

Jangan salah, kebanyakan teori SEO hanya menyuruh anda untuk fokus pada 5-10 keywords saja. Tapi tidak dengan penglihatan seorang growth hacker.  Mereka harus mampu menjaring banyak pengguna dari banyak kata kunci walau harus membuat berbagai artikel ber-skor SEO baik hingga ratusan atau ribuan artikel sekalipun.

A/B testing and Analytics

Membuat sample produk A/B sebagai bahan percobaan lalu menganalisa mana yang bisa mengonversi pengunjung menjadi pelanggan juga pekerjaan seorang growth hacker. Memberi fitur call-to-action, subscriber, pop up lalu menganalisa mana yang lebih baik dan diperbaiki merupakan serangkaian teknik yang dilakukan untuk poin ini.