Profesor Taruna Ikrar Dicatut Namanya Dalam Sebuah Media, ITU BUKAN SAYA!

Ngelmu.com, Jakarta –  Media sosial kembali ramai dengan sebuah
pemberitaan hoax yang beredar dari sebuah portal berita yang disinyalir anti
Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama, bahkan media tersebut mencatut nama Profesor
Dr. Taruna Ikrar. Media tersebut dinilai sangat
kontroversial karena mencantumkan judul “Ahok dan pendukungnya mengalami
gangguan pada otak” 

Sontak saja isu hoax ini tersebar
cepat melalui pengguna media sosial karena artikel yang disiarkan sangat
kontroversi, banyak yang mengait-ngaitkan bahwa kabar hoax ini sengaja dibuat
oleh “rombongan” yang pada 2014 silam pasangan capres dan cawapresnya kalah.
Setelah melakukan kroscek atas
kebenaran berita ini, dan ternyata memang kabar ini tidaklah benar. Tomi Lebang
adalah orang yang berhasil dikonfirmasi terkait pencatutan nama Prof. Dr.
Taruna Ikrar dalam sebuah media, Tomi menjelaskan tentang sosok Profesor Taruna
yang dirinya kenal. Tomi Lebang mengenal Profesor Taruna Ikrar belasan tahun
lalu sejak dirinya masih menjadi aktivis di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan
sebagai koresponden media ibukota.
Nama Profesor Taruna, sang ahli neurosains itu, ikut terseret-seret.
Sebuah artikel yang tautannya disebar dengan riang para penggemar berita
buruk — saya tak tahu bagaimana menggelari mereka — melintas pula di
linimasa saya, juga disebar lewat grup-grup perbincangan WhatsApp.

http://akarpadinews.com/…/neuropolitic-dalam-pilkada-dki-ja…

Saya yang ragu — bahwa seorang ilmuwan telah dibajak tanpa
sepengetahuannya ke belantara kotor politik — menghubungi Profesor
Taruna Ikrar via WhatsApp, dan mendapatkan jawaban ini.

Facebook.com
  

Melihat pemberitaan media yang
bertolak belakang seperti ini, nampaknya media tersebut melupakan fungsi media
yang secara umum memberikan informasi yang faktual. Isu yang telah tersebar dipastikan
informasi yang  tak benar dan memiliki
potensi untuk meracuni opini masyrakat serta mengandung fitnah (Rasisme and
Diskriminatif) dengan mencatut nama orang terkenal.