Resmi Tersangka, Indra J Piliang akan Direhabilitasi

Ngelmu.id, JAKARTA – Politikus Partai Golkar Indra J Piliang, 45, dan dua rekannya ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba.”Sudah (ditetapkan sebagai tersangka),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di kantornya, Jumat (15/9).

Argo menuturkan, penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menerapkan Pasal 217 KUHP tentang Penyalahgunaangunaan Narkotika dengan ancaman hukuman satu tahun penjara dan Pasal 54 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Penggunaan Pasal 54 karena ketiga tersangka hanya diyakini sebagai pengguna sehingga harus menjalani rehabilitasi. “Pengguna narkoba wajib direhabilitasi,” tegas Argo.

Argo menambahkan, pihaknya akan menyerahkan ketiga tersangka ke Badan Nasional Narkotika Kota Jakarta Selatan.“Sore ini nanti ketiganya akan kami serahkan ke BNNK Jakarta Selatan. Rencana jam 16.00 akan kami kirim,” tambah Argo.

Sebelumnya diberitakan direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap politikus Partai Golkar Indra Jaya Piliang usai mengonsumsi narkoba jenis sabu. Indra diringkus pada Rabu, 13 September 2017 malam sekira pukul 19.30 WIB di salah satu tempat hiburan malam di wilayah Jakarta Barat.

Indra Jaya Piliang diciduk aparat Direktorat Reserse Narkotika Polda Metro Jaya di sebuah tempat karaoke di Taman Sari, Jakarta Barat. Indra ditangkap bersama rekannya Romi Fernando dan M Ismail Jamani.

Indra yang merurpakan pria kelahiran Pariaman, Sumatera Barat, saat ini bekerja sebagai tim Quality Asurrance Reforrmasi Birokrasi RI. Sementara Romi Fernando bekerja sebagai Koperasi Pemuda.

Saat penangkapan tersebut, polisi menyita satu set bong dan cangkong bekas pakai serta satu plastik kosong diduga bekas tempat menyimpan narkoba.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, membenarkan hal tersebut.