Rizal Ramli Juga ‘Ditanggalkan’, Ada Apa Dengan Reshuffle Jokowi?

F

Ngelmu.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo akhirnya
melaksanakan reshuffle cabinet / pergantian kabinet Rabu (27/7). Bertempat di
Istana Merdeka, Presiden didampingi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla ini pun
memberitahukan bahwa sedikitnya ada sembilan nama baru yang muncul di Kabinet
Kerja. 

http://sumselpostonline.com

Menariknya, Menkopolhukam Luhut Pandjaitan pun tak luput
dari program reshuffle jilid dua ini. Luhut Pandjaitan kini menjadi Menteri
Kemaritiman yang sebelumnya dijabat oleh Rizal Ramli.
thejakartapost.com

Terlepas dari isu politik yang terjadi antara Ahok dan Rizal
Ramli yang sempat bergulir panas bak bola api akibat Reklamasi di teluk Jakarta
ini menjadi perbincangan kahalayak ramai, apakah Reshuffle Kabinet Kerja Jilid
II ini merupakan ajang bantuan politik yang dilakukan oleh sang Presiden
terhadap rekannya yang dulu bersama-sama maju dan menang di DKI, Ahok? Dan apakah
pergeseran Luhut Pandjaitan dilakukan untuk meredam sikap Politik Rizal Ramli?
Saat ini perkembangan kasus Reklamasi yang melibatkan
Gubernur DKI Jakarta sering menuai kritikan dari para netizen atas sikap Ahok
yang dinilai meminta bantuan politik dari Presiden yakni ketika pernyataan
pemberhentian proyek reklamasi merupakan wewenang Presiden, dengan adanya sikap
demikian tentunya menjadi sebuah tanda tanya besar bagi rakyat. Apakah Reshuffle
ini adaah tinjauan politik kepada Rizal Ramli dari Presiden atau merupakan
sebuah siasat Presiden dalam mengambil keputusan salah satu masalah yakni
Reklamasi teluk Jakarta?
Sebagian masyarakat sangat menyayangkan langkah presiden
yang mencopot Rizal Ramli karena disinyalir memberikan perlawanan terhadap
kasus Reklamasi di Jakarta. Dengan demikian kekuatan politik dan kebijakan
hukum Rizal Ramli sangat kecil kemungkinannya untuk menghadapi kasus Reklamasi
Jakarta.
Secara tidak langsung, tindakan Jokowi melakukan Reshuffle
dan mencopot jabatan menteri Kemaritiman dari Rizal Ramli akan menambah daftar
Polemik politik Reklamasi Jakarta. Karena, Reklamasi Jakarta tak sekedar bicara
tentang proyek dan proses dalam pengerjaannya melainkan polemik politik yang
berujung pada masalah kebijakan.
Masyarakat memiliki harapan dengan Luhut Pandjaitan yang
saat ini menduduki Jabatan sebagai Menteri Kemaritiman ini akan melakukan hal
yang serupa dengan apa yang telah dilakukan oleh Rizal Ramli terkait Kasus
Reklamasi Jakarta.-R