Royal Enfield Perkenalkan Debut Riding Wanita Pertama di Himalayan Odyssey

Ngelmu.com, New Delhi – Edisi ke-13 Royal Enfield Himalayan Odyssey telah
dimulai berangkat dari tempat yang paling ikonik di Delhi – India Gate.
Dianggap sebagai holy grail bagi para pengendara sepeda motor, Himalayan
Odyssey tahun ini memulai perjalanan baru dengan debut Himalayan Odyssey –
Women (HO-W), edisi khusus marquee ride wanita. Berangkat dari Delhi, dua
kontingen dengan lebih dari 100 pria dan wanita akan berkendara melalui rute
yang berbeda dari sebelum bertemu di Leh, Ladakh.Pada saat seremonial
pemberangkatan yang digelar di India Gate, para Lama melantunkan doa dan
memberkati pengendara. Prosesi agung dengan lebih dari 100 sepeda motor Royal
Enfield ini ditandai dengan peresmian keberangkatan oleh Mr. Shaji Koshy,
Senior Vice President, Sales, Services and Spares, Royal Enfield.

Kepada para riders, Mr. Koshy mengatakan, “Selama lebih dari enam
dekade, Royal Enfield telah menjadi motor pilihan bagi semua orang yang ingin berkendara
ke pegunungan. Himalayan Odyssey telah menjadi pionir berkendara santai yang
berhasil membawa banyak riders menuju Ladakh. Setiap tahunnya, satu tim riders
baru dikirim untuk ekspedisi luar biasa ini. Tahun ini, kami memperkenalkan
Himalayan Odyssey – Women, sesi riding eksklusif khusus wanita yang akan
menjadi petualangan sepeda motor terbaik bagi semua wanita yang mengendarai
Royal Enfield. Kami telah mendapatkan banyak respon positif akan hal ini dan
kami berharap perjalanan ini akan menjadi inspirasi bagi banyak wanita untuk
bersepeda motor di India.
Kontingen peserta wanita sangat beragam terdiri dari pengendara yang
berasal dari kota-kota metropolitan besar India dan juga kota-kota kecil
seperti Tirupur, Bilaspur, Chiitinagar dan Kumbakonam. Odyssey tahun ini, juga
memiliki peserta internasional dari negara-negara seperti Thailand, Indonesia,
Kolombia, Perancis dan Inggris untuk merayakan petualangan sepeda motor terbaik
ini. Sesi riding khusus wanita, akan dibantu oleh kru yang seluruhnya adalah
wanita, terdiri dari staf pelayanan, teknisi dan dokter yang mendukung dan akan
membantu para pengendara di sepanjang perjalanan. Para peserta akan berkendara
melalui tiga pegunungan dan enam pemberhentian saat menuju Khardung La, salah
satu rute jalan tertinggi di dunia yang dapat dilalui sepeda motor, terletak
pada ketinggian 18,380 kaki.