Sadio Mane Bintang Baru Liverpool

www.espnfc.com/Sadio Mane

Ngelmu.com, Depok – Jika Sobat Ngelmu semua menyaksikan
laga Arsenal vs Liverpool akhir lalu. Hujan gol menjadi tontonan menarik kala
laga itu berlangsung. Skor 4-3 menyudahi hasil pertandingan yang dimenangi “The
Reds”, tentu hasil yang positif untuk pasukan Juergen Klopp guna menatap
laga-laga selanjutnya di Liga Premier.
Akan tetapi ada yang menarik perhatian saya saat menyaksikan
laga bertajuk Super Sunday itu. Bukan
tumbangnya tuan rumah, ataupun dua gol cantik yang dicetak Philippe Coutinho
yang membuat mata saya terbelalak menyaksikan laga itu.
Aksi spektakuler pemain anyar Liverpool, Sadio Mane lah yang
membuat saya tidak bisa berhenti kagum saat melihat solorannya yang berhasil
mengacak-acak lini pertahanan “The Gunners” guna mencetak gol ke empat
Liverpool sekaligus membuat Klopp senang bukan kepalang.
Siapakah Sadio Mane?
Sebelumnya mungkin belum begitu banyak yang mengetahui
seorang Sadio Mane. Bahkan banyak yang meragukan ketika Liverpool memutuskan
membeli mantan pemain Southampton itu ke Anfiled pada musim ini dengan mahar
yang terbilang cukup besar yakni 30 juta Euro.
Pada awalnya saya juga sempat meragukan transfer pemain ini. Pasalnya
Mane bukanlah pemain berstatus bintang seperti halnya Coutinho ataupun Firmino
yang saat ini sudah lebih dulu membela Liverpool sejak musim lalu. Mungkin
Klopp mempunyai alasan lain untuk membawa pemuda Senegal itu berlabuh di
Anfield musim ini.
Jika melihat rekam jejak Mane di Soton khusunya pada dua
musim terakhir ia membela klub yang bermarkas di Saint Marry’s itu, memang
penampilannya tidaklah buruk. Berhasil mencetak 10 gol dari 30 penampilannya
pada musim perdannya merumput di Liga Premier tahun 2014/15 merupakan hasil
yang cukup positif. Di musim berikutnya Mane makin diberi kepercayaan lebih
oleh pelatihnya saat itu Ronald Koeman, tampi 37 laga Mane berhasil mencetak 11
gol.
Besar kemungkinan performa apik Mane bersama Soton pada dua
musim terakhir menjadi alasan kuat Klopp memboyong pemuda 24 tahun berada di
skuatnya musim ini. Keputusan pelatih asal Jerman itu terlihat menemui hasil
terang ketika Mane mampu menunjukan penampilan imresifnya kala menjalani laga
pramusim di beberapa waktu lalu.
Kecepatan Mane semakin menambah kekuatan Liverpool disisi
sayap, setelah sebelumnya sudah ada Coutinho dan Lallana yang seringkali
dipasangkan Klopp diposisi tersebut.
Mane pun pada laga persahabatan kontra Barcelona berhasil
mencetak 1 gol dari empaat gol yang bersarang di gawang Barca beberapa saat
lalu. Meski setelah itu “The Reds” di hancurkan Mainz 0-4 di laga persahabatn
selanjutnya.
Akan tetapi pecinta bola terutama pendukung Liverpool
menantikan aksi Mane di ajang yang sesungguhnya. Wajar saja bila pendukung
Liverpool berharap banyak pada mantan pemain Redd Bull Salzburg itu. Harga yang
selangit dinilai menjadi faktor utama selain selama ini Liverpool masih
terbayang-bayang akan sosok Luis Suarez yang mampu membangkitkan kedikdayaan Liverpool
beberapa musim lalu meski gagal juara.
Awal Manis
Publik Mersyside merah harus mengawali laga perdana musim ini
dengan bertandang ke kandang Arsenal, Emirates Stadium (14/8) malam. Jordan
Henderson dan kawan-kawan pun datang dengan kepercayaan diri tinggi dengan  modal hasil positif kala melakoni laga
pramusim.
Perasaingan dianggap lebih ketat dari musim lalu. Semua orang
pasti tahu musim ini selain format berganti menjadi Premier League dari
sebelumnya English Premier League tentu kedatangan para pelatih top menjadi
bumbu persaingan yang sangat pekat di kompetisi dataran Inggris.
Tentunya Klopp tidak mau ambil pusing atas kedatangan para
pesaing barunya itu. Laga melawan Arsenal menjadi awal yang baik untuk pasukan
merah, setelah meraih hasil memuaskan meski masih meninggalkan beberapa lubang
di lini belakang klub berlambang burung Bangau tersebut.
Ragnar Klavan masih belum bisa nyetel spenuhnya berdampingan
dengan rekan barunya Dejan Lovren di lini belakang Liverpool sehingga mereka
harus kecolongan tiga gol Arsenal. Meski begitu Liverpool masih bisa
diselamatkan oleh lini tengah yang dinilai sudah apik ditambah kedatangan Mane
di dalam skuat inti pada pertandingan Minggu malam lalu.
Gol cantik Coutinho lewat tendangan bebas membawa angin segar
kebangkitan Liverpool setelah harus tertinggla lebih dulu lewat gol Theo
Walcott di menit ke-31’. Setelah gol itu Liverpool berada di atasa angin,
sebelum akhirnya yang seperti saya bahas di awal, soloran cantik Mane
menggunakan kecepatannya menggambarkan ciri khas pemain Afrika yang mampu
mewati hadangan dari Nacho Montreal, dan Cholum Chambers menutup empat gol yang
bersarang di gawang Petr Cech.
Menurut Goal.com Mane
juga mencatatkan beberapa data statistik mengesankan kala menghadapi Arsenal.
Mane mencatatkan enam tekelan sukses pada laga tersebut dan hal itu yang
terbanyak ketimbang bek Arsenal sekalipun. Selain itu ia juga berhasil merebut
bola delapan kali dari kaki lawan juga menjadikan yang terbanyak dalam laga itu,
serta yang memang paling seharusnya dan sewajarnya ia juga mencatatkan empat
drible sukses hal itu menjadi yang terbanyak di Emirates Stadium.
Mane juga menegaskan dirinya santai menanggapi transfer
mahalnya ke Liverpool. Dirinya juga tidak tertekan dengan banderol mahalnya itu.
“Saya sangat senang berada di Liverpool. Adapun soal biaya transfer itu bukan
hal yang ada di kepala saya. Yang terpenting adalah untuk memberikan segalanya
dan yang menjadi yang terbaik di lapangan.” “Kami memiliki tim yang bagus. Ada persaingan
positif. Setiap dari kami berusaha memberikan yang terbaik bagi klub. Saya pikir
kompetisi akan membantu kami dalam kondisi prima,” tandasnya.

Menarik untuk menyimak kiprah Sadio Mane di laga-laga
selanjutnya bersama Liverpool. Untuk pecinta Liverpool di seluruh Indonesia
khusunya, bisa merasa percaya diri nih dengan skuat yang dibawa Klopp musim
ini. Dengan mencuatnya nama Mane mungkin bisa mengobati rindu terhadap sosok
Luis Suarez nih yaa.