Sangat Ceroboh, Ahok-Djarot Malah Tebar Video Kampanye SARA Jelang Coblosan

Ngelmu.id – Video kampanye pasangan Basuki Tjahaja Purnama (BTP)-Djarot
Saiful Hidayat yang diunggah di media sosial menuai kritik masyarakat. Video
berdurasi dua menit itu diduga mengekspos adegan berbau SARA sehingga
mengundang kritik dari para netizen dan juga banyak pihak.

Video yang berdurasi 5:33 menit itu ramai beredar di media
sosial. Pada adegan awal video hingga detik ke 40 memperlihatkan adegan ibu dan
anak yang merasa terancam dengan massa aksi yang sedang demo. Lalu, pada menit
2:55 adegan tersebut kembali diulang. Kemudian ada adegan orang-orang sedang
demo dengan berpakaian koko putih, sorban, dan peci, sambil membawa spanduk
‘Ganyang Cina’.

Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan video kampanye
Basuki-Djarot ke Bawaslu RI, Senin (10/4). Video tersebut secara jelas berisi
adegan dimana nampak terjadi kerusuhan dan demo, yang pelakunya adalah orang
yang memakai pakaian yang biasa dipakai umat Islam.

Barang bukti yang dibawa Wakil Ketua ACTA Habib Novel,
berupa video dalam flashdisk dan link situs terkait penyebaran video SARA
tersebut. Selain dilaporkan ke Bawaslu, Novel mengaku sudah melaporkan kasus
ini ke Bareskrim Mabes Polri. Pasal yang dilaporkan dengan pasal 310-311 dan UU
ITE tentang ujaran kebencian.
Novel mengatakan, pelanggaran terhadap pasal 69 huruf B
Undang-undang Nomor 8 Tahun 2015. Secara garis besarpasal itu menyatakan, dalam
kampanye dilarang menghina seseoang karena agama, suku, ras dan golongan. “Ada
juga adegan berikutnya yang dinilai menentang fatwa MUI tahun 2015 nomor 7
terkait haramnya pencampur adukan agama (pluralisme),” ujar Novel.
Novel berharap, agar Bawaslu RI bisa menindaklanjuti laporan
terkait konten video kampanye Basuki-Djarot. Dengan begitu, video itu tidak
menimbulkan konflik sosial yang berkepanjangan.