Saudi: Qatar Harus Putuskan Hubungan dengan Hamas dan Ikhwanul Muslimin

Ngelmu.id – Otoritas Arab Saudi menyatakan Qatar harus mengambil beberapa langkah untuk memulihkan hubungan dengan negara-negara Teluk Arab di tengah krisis yang melanda. Langkah itu termasuk mengakhiri dukungan untuk kelompok militan Hamas dan Ikhwanul Muslimin.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Al-Jubeir, seperti dilansir Reuters, Rabu (7/6/2017), menyebut Qatar tahu persis apa yang harus dilakukan untuk memulihkan hubungan dengan Saudi dan negara-negara Teluk Arab lainnya.

“Kami ingin melihat Qatar melaksanakan janji-janji yang disampaikannya beberapa tahun ke belakang, terkait dukungannya bagi kelompok-kelompok ekstremis, terkait media yang penuh permusuhan dan mencampuri urusan negara lain,” ucap Al-Jubeir kepada wartawan di sela-sela kunjungan di Paris, Prancis.

“Tidak ada yang ingin melukai Qatar. Qatar harus memilih apakah mereka akan tetap bergerak ke satu arah atau ke arah lainnya,” imbuhnya.

Sejauh ini ada 8 negara yang telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Negara-negara itu antara lain Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab (UAE), Mesir, Yaman, Libya, Maladewa dan Mauritania. Negara-negara itu menuding Qatar mendukung kelompok-kelompok militan dan mendukung agenda Iran, musuh besar Saudi.

“Kami mengambil langkah ini dengan berat hari agar Qatar bisa memahami bahwa kebijakan-kebijakan ini tidak akan berlanjut dan harus diubah,” tegas Al-Jubeir.

Ditambahkan Al-Jubeir bahwa Qatar telah membahayakan Otoritas Palestina dan Mesir dengan mendukung Hamas serta Ikhwanul Muslimin. “Kami pikir itu tidak baik. Qatar harus menghentikan kebijakan-kebijakan ini agar mereka bisa berkontribusi pada stabilitas Timur Tengah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Al-Jubeir menolak untuk menyebut langkah konkret seperti apa yang diinginkan Saudi untuk segera dilakukan Qatar. Dia hanya menyebut, langkah-langkah yang telah diambil negara-negara Teluk Arab termasuk blokade laut, darat dan udara akan sangat merugikan Qatar.

“Kami percaya bahwa akal sehat dan logika akan meyakinkan Qatar untuk mengambil langkah yang benar. Keputusan-keputusan yang telah diambil sangat kuat dan akan berdampak sangat besar bagi Qatar dan kami yakin warga Qatar tidak ingin terus menanggung dampak itu,” tandasnya.