Sejuk, FPI-Banser Banyumas Bersatu di Pengajian Ponpes Leler

Ngelmu.id, BANYUMAS – Pemandangan sejuk terjadi saat momen pengajian yang digelar Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Attaujieh, Kecamatan Leler, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (16/5/2017) malam WIB.

Dua organisasi islam yang terkesan tidak “akur” selama ini justru menunjukkan perdamaian di antara keduanya. Dua laskar umat Islam, yakni Front Pembela Islam (FPI) dan Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (BANSER) Kabupaten Banyumas kompak bergandengan tangan dalam apel siaga pengamanan pengajian Pondok Pesantren asuhan KH Zuhrul Anam (Gus Anam) itu.

Dalam pengajian yang dihadiri pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Kabupaten Rembang, KH Maimoen Zubair dan guru besar Al Azhar Mesir Prof. Dr. Abdurrahman Al Hijazi tersebut, FPI-BANSER kompak saling bersatu mengamankan proses dan jalannya pengajian.

Dalam foto-foto yang beredar, para laskar tersebut juga nampak menghormati ulama denganmencium tangan Mbah Maimoen.

Sebagaimana diketahui, Banser merupakan badan otonom NU dari GP Ansor. Bertugas dalam pengamanan, menjalankan misi kemanusiaan di berbagai daerah di Indonesia.

Sedangkan FPI adalah sebuah organisasi massa Indonesia. Mengusung pandangan Islamisme konservatif, FPI memiliki basis massa yang signifikan dan menjadi motor di balik beberapa aksi pergerakan Islam di Indonesia, seperti Aksi 2 Desember pada 2016.

FPI dideklarasikan pada 17 Agustus 1998 (atau 24 Rabiuts Tsani 1419 H) di halaman Pondok Pesantren Al Um, Kampung Utan, Ciputat, di Selatan Jakarta oleh sejumlah Habaib, Ulama, Mubaligh dan Aktivis Muslim dan disaksikan ratusan santri yang berasal dari daerah Jabotabek.

Pendirian organisasi ini hanya empat bulan setelah Presiden Soeharto mundur dari jabatannya, karena pada saat pemerintahan orde baru presiden tidak mentoleransi tindakan ekstrimis dalam bentuk apapun. FPI pun berdiri dengan tujuan untuk menegakkan hukum Islam di negara sekuler.

Kedua ormas ini memiliki kesamaan, dimana sama-sama lahir dari rahim Ahlussunah Wal Jamaah dan bergerak di bidan sosial dan keamanan.