Sempat Kabur, Miryam Gadis Ahok Ditangkap Polisi Terkait Kasus e-KTP

Ngelmu.id – Mantan anggota Komisi II DPR Miryam S Haryani yang menjadi
buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tertangkap di kawasan Kemang,
Jakarta Selatan, Senin (1/5) dini hari tadi. Dia ditangkap petugas Bareskrim
Mabes Polri.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes
Martinus Sitompul membenarkan penangkapan itu. “Iya sudah
tertangkap,” kata dia dikutip JawaPos.com, Senin (1/5).
Kini lanjut dia menerangkan, Bareskrim akan berkoordinasi
dengan KPK, karena Miryam statusnya adalah buronan lembaga antirasuah.
“Polri sifatnya hanya membantu menangkap sesuai (surat) permintaan,”
tambah mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini.
Namun Martinus enggan memerinci lebih dalam terkait prosesi
penangkapan, karena kini Miryam masih dalam pemeriksaan. Sebelumnya KPK telah
mengirimkan surat bantuan ke Polri untuk bisa membantu menangkap tersangka
korupsi e-KTP Miryam S Haryani. KPK meminta Polri untuk bisa berkomunikasi
dengan Interpol agar dikeluarkan red notice kepada Miryam.
Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen M Naufal Yahya
mengaku siap menindaklanjuti surat permintaan bantuan itu. “Kita akan
tindak lanjuti. Red notice kita ajukan, nanti kita ajukan lagi ke Lyon ke
Interpol,” ucap dia saat dikonfirmasi, Kamis (27/4).
Meski sudah mendapatkan informasi pengiriman surat
permintaan bantuan, Naufal mengaku belum melihat isi surat dari KPK. Surat itu
kata dia akan mereka ditelaah lebih dulu. “Suratnya akan kita lihat dulu,
persyaratannya, tapi saya belum lihat suratnya. Kan tindak pidananya
sudah,” papar dia.
Red notice kata dia bakal diterbitkan Interpol bila Miryam
memang benar-benar tengah berada di luar negeri. Setelah sudah dipastikan
berada di luar negeri, polisi bakal secepatnya menerbitkan red notice.
“Kan kita kirim ke semua anggota interpol, kalau ada dokumennya lewat, ya
dia distop,” tukas dia.