Semua OTT Sembako dari Kubu Ahok, Masih Mau Bantah tak Lakukan Money Politics?

Ngelmu.id – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta Utara berhasil
mengamankan salah satu Tim Sukses Ahok-Djarot, Destiawan (22), yang diduga akan
membagikan 355 paket sembako di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Ketua Panwaslu Kota Jakarta Utara, Abdul Halim mengatakan,
dirinya telah mengamankan Destiawan yang diketahui Timses Ahok-Djarot yang
diduga telah melakukan kampanye hitam dengan membagikan 20 sembako kepada warga
Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
“Kami berhasil mengamankan 20 paket sembako yang berisi
mie instan, beras, sarden dan minyak goreng yang akan telah dibagikan
warga,” ujar Halim dilansir Okezone, Selasa (18/4/2017).
Halim juga menjelaskan, 20 paket sembako yang telah
dibagikan kepada warga, oleh timses Ahok-Djarot merupakan dari 355 paket
sembako yang akan dibagikan juga kepada warga sekitar.”Jadi total sembako
yang akan dibagikan oleh Timses Ahok-Djarot itu sebanyak 355 paket
sembako,” tuturnya.
Menurut Halim, pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan Tim
Sentral Penegak Hukum Terpadu (Gakumdu) Jakarta Utara, untuk pembahasan kasus
kampanye hitam yang dilakukan timses Ahok-Djarot ini.”Kami masih melakukan
pencegahan, agar warga tidak terkena kampanye hitam terlebih dahulu,”
pungkasnya.
Selain di Jakarta Utara, Panwaslu Jakarta Timur (Jaktim) dan
jajaran pengawas di bawahnya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap
oknum yang diduga relawan pasangan nomot urut dua Basuki Tjahaja Purnama dan
Djarot Saiful Hidayat.
Tak hanya OTT, Panwaslu Jaktim juga amankan barang bukti
berupa paket sembako yang akan dibagikan kepada warga masyarakat Ibu Kota saat
masa tenang Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 putaran kedua ini.
“Panwaskota dan jajaran pengawas di bawahnya telah
melakukan tangkap tangan terhadap oknum relawan yang diduga terindikasi sebagai
relawan paslon (nomor) 2 berupa paket sembako yang akan dibagikan kepada warga
DKI Jakarta pada masa tenang kampanye ini,” ujar Ketua Panwaslu Jaktim,
Sakhroji.
Sakhroji membeberkan lokasi saat jajarannya mengamankan
paket sembako tersebut. Pada 16 April 2017 di wilayah Ciracas, Jakarta Timur,
ditemukan dan diamankan berupa enam karung paket sembako yang siap untuk
dibagikan. Paket sembako tersebut saat ini diamankan di kantor Panwaskota
Jakarta Timur.
Kemudian, di hari yang sama terjadi pada pukul 23.30 WIB, di
wilayah Cakung ditemukan dan diamankan berupa 169 karung sembako atau sekitar
845 paket yang berisi beras, minyak goreng, dan gula pasir. Paket sembako
tersebut saat ini sudah diamankan dan dititipkan di kantor Polsek Cakung. Lalu,
pada 17 April 2017 di Pulogadung, ada 50 paket sembako diamankan.
“Sekitar Duren Sawit juga ada info pembagian tetapi
setelah kita kejar ternyata sudah membubarkan diri dan barang buktinya sudah
tidak ada,” ucapnya.
Dengan adanya temuan itu, Sakhroji mengimbau seluruh tim
pemenangan paslon untuk menjaga kondusivitas, ketenteraman dan keamanan saat
masa tenang. Dia juga meminta kepada timses setiap paslon untuk tidak
membagikan sembako atau melakukan kampanye.
“Kami Panwaskota Jaktim akan bertindak tegas untuk
menjaga Pilgub DKI Jakarta 2017 berjalan sesuai aturan
perundang-undangan,” tutup ia.