Seri Profil Menteri Baru 2016: Sri Mulyani Indrawati

Isu pergantian anggota Kabinet Kerja pimpinan Presiden Joko
Widodo telah digaungkan sejak beberapa waktu lalu. Sempat tertunda beberapa lama, isu tersebut kini sudah
menjadi kenyataan. Presiden Joko Widodo pada hari Rabu, 27 Juli 2016 telah melantik sejumah menteri baru, termasuk salah satunya adalah Sri Mulyani Indrawati, S.E.,
M.Sc, Ph.D. yang akrab disapa Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan menggantikan
Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro. Ngelmu.com kali ini akan membahas profil singkat dari
Menteri Keuangan baru ini.

Karir dan
Penghargaan
 

Sri Mulyani lahir pada tanggal 26 Agustus 1962 di Bandar
Lampung. Beliau adalah pengamat ekonomi dan juga perempuan sekaligus orang Indonesia
pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Jabatan tersebut diembannya
pada 1 Juni 2010 hingga 27 Juli 2016 menggantikan Juan Jose Daboub. Sebelum
mengemban jabatan di Bank Dunia,
Sri Mulyani menjabat sebagai Menteri Keuangan pada masa
kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sejak tahun 2005 hingga
tahun 2008. Beliau dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia pada tahun 2006 oleh Emerging Markets. Pada tahun 2008, Sri Mulyani dipindahkan menjadi Pelaksana Tugas Menteri Koordinator
Bidang Perekonomian.
Tidak hanya itu, penghargaan bergengsi seperti ditempatkan
pada urutan ke-23 sebagai wanita paling berpengaruh di dunia pada tahun 2008
juga ia dapatkan. Beliau juga dinobatkan sebagai wanita paling berpengaruh
ke-2 di Indonesia oleh Globe Asia pada tahun 2007. Pada tahun 2012 Sri
Mulyani ditempatkan pada 100 Most Powerful Women sebanyak dua kali, yaitu pada tahun 2012 dimana ia menempati peringkat ke-72
dan menempati peringkat ke-55 pada tahun 2013.

Pendidikan 

Alma mater Sri Mulyani, Universitas Indonesia. | News.lewatmana.com
Sri Mulyani mulai mengemban pendidikan sarjana di Fakultas
Ekonomi Universitas Indonesia (UI) pada tahun 1981. Setelah lulus dari Universitas Indonesia pada tahun 1986,
Sri Mulyani melanjutkan pendidikannya pada tahun 1988 di University of Illinois
Urbana Campaign, Amerika Serikat. Beliau lulus dari University of Illinois Urbana Champaign pada tahun
1990, ia mendapat gelar Master of Science of Policy Economics. Setelahnya, Ia meraih gelar Ph.D. of Economics di university of Illinois
Urbana Champaign
pada tahun 1992, dimana beliau sebelumnya telah meraih gelar M.Sc. (Master of Science of Policy Economics) pada tahun 1990 silam.

Kontroversi

Sri Mulyani pernah terseret dalam kasus Bank Century,
meskipun status hukumnya hanya sebagai saksi dan bukan tersangka. Kasus Bank
Century hingga kini masih belum menemui titik terang.
Selain itu, Sri Mulyani pernah diperiksa sebagai saksi dalam
sidang kasus suap dan dugaan korupsi kondensat yang melibatkan PT Trans Pacific
Petrochemical Indotama dan SKK Migas. Kasus korupsi tersebut telah diduga merugikan negara sekitar
27 triliun rupiah. Namun tidak ada dari seluruh kontroversi tersebut yang
menyatakan Sri Mulyani sebagai tersangka, karena itulah Sri Mulyani masih mendapat kepercayaan dari Presiden Joko
Widodo untuk menduduki kursi Menteri Keuangan.
Dikutip dari berbagai sumber.