Skenario Makar Tabrakan Truk ke Gerbang DPR, Nasir Djamil: Hiperbolis!

Ngelmu.id – Polda Metro Jaya mengklaim adanya rencana menabrakkan pintu pagar belakang DPR oleh para terduga makar pada aksi 313.  Namun Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menilai tudingan itu berlebihan.

“Itu kan blow up saja, hiperbolis sekali. Nggak mungkinlah, jadi seolah-olah inspirasi dari Paris itu akan dilakukan di Indonesia,” ujarnya tertawa menyindir di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/4).

Sebagai mitra kepolisian, Nasir bertanya-tanya mengapa polisi berani menangkap seseorang terduga makar tanpa bukti yang cukup. Pasalnya, Sri Bintang Pamungkas dan sejumlah aktivis lainnya di menjelang aksi 2 Desember 2016 saja, hingga kini belum sampai pada penuntutan di pengadilan

“Jadi memang kesulitan mereka untuk mencari apakah benar ini makar atau tidak,” sebut Nasir.

Menjadi pertanyaan lainnya ketika penangkapan para aktivis itu menjelang aksi. “Ada apa? Apakah kepolisian ingin memberitahukan kepada publik atau ingin memberikan kesan negatif kepada kelompok atau pengunjuk rasa bahwa mereka tanda kutip dimanfaatkan untuk aksi makar,” tutur legislator asal Aceh itu.

Karenanya, dia menganggap penangkapan tersebut terlalu gegabah. “Maka itu saya menilai terlalu gegabah kalau Polri kemudian menangkap, kemudian menahan beliau (aktivis dan pimpinan FUI sampai sekarang,” pungkas Nasir.

Sumber: jawapos.com