Stadion – Stadion Megah Warnai PON Jabar 2016

Ngelmu.com, Depok – Dalam beberapa tahun kedepan Indonesia akan diramaikan dengan berbagai macam kegiatan olahraga. Jakarta dan Palembang pad 2018 mendatang akan menggelar acara olahraga terakbar se-Asia yakni Asian Games.

Akan tetapi sebelum kita menuju 2018 mendatang, Indonesia juga akan mengadakan even olahraga terakbar se-Indonesia yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) 17-29 September mendatang, dan Jawa Barat akan menjadi tuan rumah. Jika kita membicarakan suatu acara olahraga, maka tidak akan bisa terlepas dari venue yang akan digunakan.

Di beberapa tahun belakangan, Jabar sedang disibukan dengan pembangunan beberapa Stadion baru atau tahap renovasi Stadion-stadion yang sudah ada. Maka dari itu mari kita mengintip profil beberapa stadion-stadion megah bertaraf Internasional di Jawa Barat yang nantinya selain menjadi tempat penyelenggaraan PON tentunya juga bisa menjadi kebanggan rakyat Indonesia memiliki stadion level Internasional.

bola.liputan6.com/Stadion Gelora Bandung Lautan Api

1.Stadion Gelora Bandung Lautan Api

Stadion Gelora Bandung Lautan Api atau yang lebih sering disebut Stadion GBLA merupakan Stadion kebanggan masayarakat Jawa Barat khusunya Bandung. GBLA sendiri dibangun Oktober 2009 ini sukses menjadi salah-satu Stadion termegah di Indonesia. Stadion yang juga menjadi kandang klub lokal Persib Bandung ini diresmikan pada tahun 2013 oleh Wali Kota Bandung kala itu, Dada Rosada.

Memiliki kapasitas 38 ribu penonton dengan menggunakan personal seat atau satu kursi untuk satu orang. Penggunaan personal seat ini pun menuai beberapa pujian, bukan tanpa alasan. Stadion tebesar di Indonesia yang dipegang oleh Gelora Bung Karno pun masih menggunakan bangku panjang, meski menggunakan personal seat juga tetapi hanya  terdapat di kelas VIP dan VVIP.

Selain tribun penonton yang memadai, GBLA juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti 772 toliet, mushola di berbagai tempat, daya listrik dengan daya listrik sebesar 2285KVA, erta 300 meter kubik air.

Stadion yang menghabiskan biaya 545 miliar ini berlokasi di Desa Mekar Mulya, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. Kini Stadion ini pun masih aktif menjadi kandang Persib dalam mengarungi kompetis Torabika Soccer Championship (TSC), dan terbukti ampuh menampung ribuan penonton ketika sempat menggelar laga klasik antara Persib vs Persija beberapa waktu lalu.
GBLA sendiri akan menjadi tempat pembukaan dan pentupan PON 2016 , hal itu diputuskan oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, lalu disampaikan oleh Kepala Dinar Olahraga dan Pemuda (Disorda) Jawa Barat, Yudha Munajat Saputra bebrapa waktu lalu. “Pak Gubernur Ahmad Heryawan sudah menetapkan GBLA akan menjadi tempat pembukaan dan pentupan PON 2016 saat rapat dengan ketua bidang PB PON,” tuturnya.

www.vamosarema.com/Si Jalak Harupat

2.Stadion Si Jalak Harupat

Stadion yang kini sedang dalam tahap renovasi sejak bulan Juli lalu ini, bakal menjadi salah-satu venue PON 2016. Berada di kota yang sama dengan GBLA yakni di Bandung, membuat masayaraat Bandung pun semakin bangga dengan memiliki dua kandang berkelas Internasional.

Dibuat tahun 2003 lalu dengan menghabiskan dana 67.5 miliar rupiah menjadi kandang berbagai klub kota Jawa Barat khsusunya Bandung. Persikab Kabupaten Bandung dan tentunya Persib Bandung menjadi dua klub yang masih aktif menggunakan Si Jalak Harupat sebagai kandang sebelum di renovasi.

Berkonsep sama dengan GBLA yakni menggunakan Personal Seat yang membedakan hanya kapasitas yang lebih sedikit yakni 27 ribu. Fasilitas penunjang seperti kantin, toilet, ruang ganti pemain, ruang wasit dan lain-lain menjadi pelengkap stadion yang berada di Desa Soreang, Kota Bandung ini.

Selain itu juga terdapat lintasan lari level Interasional berjumlah 8 lintasan. Bahkan pada tahun 2011 lalu, Si Jalak Harupat pernah hampir mendapat predikat sempurna pada saat AFC mengadakan penilaian, dan hampir mendapatkan sertifikat A dari AFC.

www.monitorday.com/Stadion Pakansari

3.Stadion Pakansari Cibinong

Stadion yang sempat menghebohkan masayarakat Indonesia ini, dibangun juga sebagai penunjang PON 2016. Berada di Kampung Cikpempong, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor ini sempat menjadi rebutan beberapa klub TSC untuk menggunakan Stadion megah ini.

Alhasil PS TNI dan Persikabo Bogor yang pada akhirnya menggunakan Stadion yang juga menjadi tempat latihan Timnas Indonesia asuhan Alfred Riedl ini. Selain itu stadion berkapasitas 30 ribu penonton itu juga diproyeksikan bakal menjadi salah-satu venue Pekan Olahraga Daerah Jabar XIII 2018 mendatang.

Stadion Pakansari memiliki fasilitas berupa lapangan standar FIFA, Media Center, ruang VVIP dan lintasan atletik. Stadion Pakansari sendiri akan menjadi venue cabang sepak bola group A yang dipercaya menjadi group neraka. Tuan rumah Jawa Barat akan bersua dengan DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Bali.

Menghabiskan dana APBD sebesar 600 miliar rupiah nampaknya sesuai dengan hasil yang terlihat sekarang. Begitu megah Pakansari kini berdiri, sehingga menjadi kebanggan warga Kota Bogor khusunya untuk menggelar PON 2016.

www.youtube.com/Stadion Patriot Bekasi

4.Stadion Patriot, Bekasi

Bekasi kini boleh bangga, pasalnya sejak tahun 2011 lalu Stadion Patriot mendapat sentuhan berupa renovasi total. Stadion Patriot sejatinya berdiri tahun 1980 lalu dan hanya berkapasitas 5 hingga 10 ribu penonton saja. Stadion yang dihuni klub lokal Persipasi Bekasi ini menghasbiskan dana APBD Kota Bekasi dan bantuan dari anggaran pemerintah Jawa Barat secara bertahap yakni sebesar 450 miliar rupiah untuk renovasi dan kini menjadi salah satu stadion termegah Jawa Barat bahkan Indonesia.

Setelah proses renovasi, kapasitas Stadion Patriot pun naik hingga 30 ribu penonton. Dalam proses pembangunannya, memang pada saat itu Stadion Patriot menggunakan tribun beratapkan dari bahan metal zincaline. Stadion ini di resmikan pada tahun 2014 lalu, bertepatan dengan hari jadi kota Bekasi 10 Maret 2014 lalu.

Patriot juga akan menjadi venue cabang sepak bola group B yang berisikan Sumatra Selatan (Sumsel), Kalimantan Selatan(Kalsel), Sumatera Utara (Sumut), dan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dengan dibangunnya beberapa stadion megah di Jawa Barat ini, tentu Indonesia tidak harus lagi bergantung pada Stadion Utama Gelora Bung Karno dalam mengadakan laga-laga besar baik nasional atau Internasional.