Tak Cabut Banding Ahok, Kejagung Dinilai Jadi Pembela Terdakwa

Ngelmu.id, JAKARTA – Sikap Kejaksaan Agung yang enggan mencabut banding terhadap putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara terhadap vonis dua tahun penjara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dipandang aneh Anggota Komisi III DPR Muhammad Syafi’i.

Dia menilai, Kejaksaan Agung kini berubah fungsi menjadi pembela terdakwa. “Sikap kejaksaan ini bagus juga, imagenya bisa menjadi pembela terdakwa,” sindirnya di Jakarta, Kamis (1/6/2017) dikutip JPNN.

Syafi’i lantas mengatakan, mungkin sebentar lagi ada peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perpu) untuk mengubah fungsi dari Kejaksaan Agung dari penuntut umum atau jaksa pengacara negara. “Kejaksaan Agung tidak lagi menjadi pengacara negara tetapi menjadi pembela terdakwa tertentu. Mungkin akan keluar Perppu nya, tapi kita tidak tau,” sindir┬ápolitikus Partai Gerindra itu.

Sebelumnya, Ahok dinyatakan bersalah karena terbukti melanggar pasal 156a KUHP karena ucapannya yang dianggap menista agama di Kepulauan Seribu. Dia kala itu mengatakan untuk tidak mau dibohongi pakai Surat Al Maidah ayat 51 kepada masyarakat yang notabene nelayan di sana.

Karena terbukti melanggar Pasal 156a, PN Jakarta Utara pun menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada Ahok. Tak lama, Ahok dan tim kuasa hukumnya mengajukan banding. Langkah itu pun diikuti Kejaksaan Agung lantaran menganggap vonis itu tak sesuai dengan tuntutan mereka yang hanya mengenakan Ahok pasal 156 KUHP.

Namun, selang beberapa hari, Ahok pun mencabut bandingnya di Pengadilan Tinggi DKI. Namun, tidak serta merta diikuti Kejaksaan Agung

Institusi yang dipimpin M Prasetyo itu mengaku masih membutuhkan pertimbangan komprehensif apakah harus tetap melanjutkan banding atau tidak. Merujuk dari upaya banding jaksa yang belum dicabut tersebut, akhirnya Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menunjuk empat majelis hakim yang akan menangani perkara banding Ahok.

Mereka adalah Imam Sugudi sebagai Ketua Majelis Hakim, Elang Prakoso Wibowo, Daniel Pairunan, I Nyoman Sutama, dan Achmad Yusak sebagai anggota.