Tekanan Besar Menanti “Selecao”

www.forbes.com

Ngelmu.com, Depok – Brasil akan kembali mengadakan perkhelatan akbar. Setelah dua tahun lalu sukses mengadakan Piala Dunia 2014. Kini negeri samba akan mengadakan acara olahraga yang tak kalah besar yakni, Olimpiade Rio De Janeiro 2016. Meski sempat mendapat tekanan dari masyarakat Brasil karena krisis ekonomi yang dialami, tetapi pemerintah Brasil seakan tidak menggubris akan hal itu.

Cabang sepak bola sendiri akan di gelar nanti malam (4/8), dengan Iraq melawan Denmark sebagai laga pembuka. Jika berbicara cabang sepak bola, tentu Timnas tuan rumah tidak boleh ketinggalan untuk di bahas ya sobat Ngelmu.com. Brasil yang gagal total di dua turnamen resmi, nampaknya bakal habis-habisan di Olimpiade Rio kali ini.

Faktor Neymar
Sebenarnya Brasil pada Piala Dunia 2014 lalu mempunyai peluang besar untuk merajai sepak bola seluruh dunia itu. Akan tetapi fakta di lapangan berkata berbeda. Tim asuhan Luis Felipe Scolari pada saat itu malah habis di gunduli ”Der Panzer” Jerman dengan skor 7-1 di babak semi final dan posisinya digantikan Carlos Dunga. Lalu pada ajang yang berbeda yakni, Copa America Centenario 2016 malah nasibnya lebih tragis. Brasil di paksa mengakhiri perjuanganya di penyisihan grup. Akhirnya,  Dunga dipecat oleh Federasi Sepak bola Brasil dan digantikan Adenor Leonardo Bachi.

Kini Brasil bakal menjanjikan penampilan yang lebih menggigit lagi di depan publik sendiri. kekuatan Brasil bakal bertambah dengan diperkuat bintang mereka Neymar Da Silva Junior. Neymar yang memang tidak di ikutsertakan pada Copa America Centenario lalu, sengaja di simpan untuk mengisi jatah pemain senior di ajang Olimpiade Rio 2016.

Nampaknya ketergantungan “Selecao” terhadap Neymar kali ini tidak bisa dipungkiri. Hal itu juga di akui oleh pelatih Timnas Brasil, Rogerio Micale. “Kami berharap banyak pada Neymar. Pemain yang paling diinginkan seluruh pelatih di dunia ini,” ungkap Micale seperti dikutip Soccerway.

Neymar seakan menjadi roh permainan Brasil di timnas Brasil untuk beberapa tahun terakhir. Tak hanya di timnas senior, timnas muda yang akan berlaga di Rio pun berharap tuah pemain Barcelona ini. Neymar memang hanya di berikan izin mengikuti satu turnamen saja oleh klubnya Barcelona. Dan pelatih Brasil muda pun seakan memanfaatkan betul kesempatan ini. Meski bukan jaminan, Neymar akan membawa Brasil lebih banyak berbicara di ajang Olimpiade. Tetapi dengan tampilnya Neymar, paling tidak memberi dampak positif untuk para pemain muda Brasil guna meraih emas pertama mereka.

Harapan meraih emas juga terlontar dari mulut mega bintang mereka, Neymar. Neymar yang hanya meraih medali perak beramibis meraih emas dengan skuat yang ada sekarang ini. “Saya sudah meraih medali perak di Olimpiade sebelumnya. Dan saya berharap bahwa kami kali ini bisa mendapatkan emas,” ujar Neymar.

“Kami memiliki skuat yang kuat. kami memiliki pemain yang bermain di level yang tinggi yang juga dapat berfungsi di posisi lain. Kami hanya memiliki 18 pemain sehingga akan ada waktu di turnamen dimana kami harus bisa berimprovisasi dan menggunakan peamin di posisi lain,” tandasnya di CBV TV stasiun lokal Brasil.

Seakan Brasil tidak kehabisan sumber daya pemain-pemain bintang. Di Olimpiade kali ini, kekuatan Timnas Brasil juga tidak kalah mewah dengan Olimpiade lalu. Pemain yang baru saja direkrut Manchester City, Gabriel Jesus adalah salah satu bintang muda yang diprediksi akan bersinar.

Dalam ajang empat tahunan ini, Brasil juga mendapat sokongan motivasi dari pelatih senior Brasil, Adenor Leonardo Bachi. Tite sapaan akrab Bachi, menjanjikan tempat khusus untuk para pemain muda Brasil di Tim Nasional senior, jika sukses di Olimpiade Rio.

“Pemain Brasil pasti mendapat tekanan berat di Olimpiade. Tapi ini harus menjadi motivasi agar mereka tampil hebat. Kami tampil di hadapan publik sendiri untuk menebus kegagalan,” ungkap pelatih 55 tahun.

Tak heran jika Brasil mendapat tekanan dari publik Brasil guna meraih emas. Selain faktor pemain yang memadai, rasanya keterlaluan jika Brasil sudah mengadakan dua ajang akbar olahraga sekaligus dalam empat tahun terakhir tidak mendapat apa-apa. Pasalnya saat ini Brasil tengah dilanda krisis ekonomi yang membuat sebagian besar masyarakatnya sempat mengadakan demo besar-besaran kepada Presiden Brasil, Dilma Rousef.

Hal yang sama juga diutarakan legenda Brasil, Falcao, akan tetapi dalam sudut pandang yang berbeda ya sobat Ngelmu. Falcao menegaskan, bahwa Olimpiade kali ini neagaranya bakal mendapat tekanan dua kali lipat karena bermain dihadapan publik sendiri.

“Ini adalah satu-satunya gelar yang belum kita menangkan, begitu pers berbicara tentang hal itu setiap hari dan hal itu menciptakan tekanan,” tutur Falcao.
“Tetapi saya pikir tekanan, jika mereka belajar dari itu, dapat menjadi positif dari pada negatif. Keuntunganya adalah, bahawa semua tim Olimpiade sangat profesional, mereka semua bermain di liga yang sulit dan mereka adalah yang terbaik. Kami adalah salah satu yang favorit dimanapun kami berkompetisi,” tandasnya.

Menghapus Kutukan

www.the42.ie



Olimpiade Rio tahun ini pun menjadi ajang balas dendam. Fan sepak bola seluruh dunia pun menantikan sepak terjang para pemain bintang Brasil sukses di Olimpiade. Pasalnya hanya medali emas Olimpiade yang belum di rasakan timnas Brasil.

Terakhir Brasil harus mengakui keunggulan Meksiko di partai final dengan skor 2-1, meski saat itu tim samba diperkuat pemain berkelas seperti Neymar,Thiago Silva, Oscar, serta Paulinho.

Ajang Olimpiade ini pun selalu mendapat perhatian Falcao. Falcao beranggapan, Olimpiade adalah ajang yang istimewa di bandingkan Piala Dunia sekalipun.

“Olimpiade adalah lebih megah dari pada Piala Dunia karena kami bersama para atlet besar dari semua ajang olahraga di dunia. Dalam sepak bola kami hanya pemain. Meski demikian sepak bola mendapat sorotan dan berita utama Olimpiade karena unik dan kami bisa merasakan tinggal bersama di perkampungan atlet,” ujar pelatih klub Brasil Internacional.

Brasil sendiri baru akan bertanding, Jum’at (5/8) waktu setempat melawan Afrika Selatan. Mampukahb Brasil menghadapi tekanan bermain di rumah sendiri dengan materi pemain yang wah namun sampai sekarang belum bisa membuktikan gelar kepada pendukungnya?? Menarik disimak nih sobat Ngelmu aksi dari deretan pemain bintang Brasil di Olimpiade Rio 2016…