Tembok Itu Bernama, David De Gea

Ngelmu.com, Depok – Hasil kurang memuaskan kembali didapatkan oleh pasukan Manchester United (MU) ketika mereka dijamu rival bebuyutan, Liverpool di Stadion Anfield, Senin (17/10). United harus puas ditahan imbang tuan rumah dengan skor 0-0. Alhasil hasil imbang ini gagal mendongkrak posisi MU dari peringkat 7 klasemen sementara. 
Namun hasil imbang yang diterima United itu, sepertinya tidak akan terjadi, jika sang penjaga gawang bukanlah David De Gea. De Gea tampil sangat memukau di pertandingan yang bertajuk derby North West itu. Kiper asal Spanyol berhasil membuat para penyerang Liverpool seakan frustasi. Bagaimana tidak, dari 4  tendangan ke gawang yang dilakukan para pemain Liverpool, tak satupun yang berhasil menembus jala gawang De Gea. 
Meski pada pertandingan tersebut, Ander Herrera lah yang menjadi Man Of The Match. Aksi De Gea dalam menjaga keamanan gawang United juga patut diberi apresiasi lebih. Liverpool sempat memiliki peluang emas pada menit ke-59. Menerima bola dari Joel Matip, Emre Can menusuk ke dalam kotak penalti lawan. Dalam kawalan 3 pemain Manchester United, Can berhasil melepaskan tembakan.
Setelah itu pada menit ke-71 Philipe Coutinho juga ikut mengancam gawangUnited. Coutinho melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun kembali De Gea melakukan penyelamatan emas. 
sumber:Squawka
Kegemilangan De Gea dibawah mistar gawang United memang sudah tidak bisa diragukan lagi. Hal itu sebenarnya sudah dilakukannya sejak beberapa musim lalu. Pria 25 tahun kerap menjadi penyelamat United ketika sedang dalam gempuran lawan. Tak salah jika pelatih MU kala itu, Sir Alex Ferguson memboyongnya dari Altetico Madrid pada 2012. 
De Gea yang sempat diragukan oleh publik, ketika pada musim pertama bersama United ia gagal menunjukan performa gemilang. Berbagai faktor menjadi penghambat performa De Gea bersama Setan Merah. Salah satunya adalah mata De Gea yang sempat bermasalah, hasilnya 2012 lalu ia sempat di operasi. Pasalanya De Gea kerap menggunakan lensa kontak, ketika sedang berlaga di bawah mistar. Dan hal itu yang dipercaya menjadi kendala De Gea yang di dpercaya menjadi pengganti Edwin Van Der Saar. 
Setelah permasalahan itu, De Gea seakan melesat tidak terbendung. Performa mantan pemain Atletico Madrid ini setiap musim semakin menanjak. Alhasil beberapa klub besar sempat berminat untuk memboyongnya. Salah satunya adalah rakasasa La Liga, Real Madrid. Madrid 2015 lalu memang sangat nafsu untuk menggunakan jasa De Gea guna benteng terakhir Los Galaticos. 
Sumber:Squawka-Data Statistik De Gea vs Liverpool
Namun kepindahan di penghujung penutupan jendela transfer musim panas Januari 2015, Madrid gagal merekrut De Gea karena kesalahan teknis. Dan ketika ditanya menyoal gagalnya kepindahanya ke Madrid, De Gea pun mengungkapkan jika ia tidak menyesal gagal berlabuh ke Madrid. 
“Tidak (saya tak kecewa karena kepindahan saya ke Madrid gagal). Saya sudah berada di sebuah klub yang besar, yang telah menunjukkan saya kasih sayang yang besar setiap hari,” tegasnya pada El Larguero.
“Saya sangat bersyukur pada United. Mereka adalah sebuah klub yang besar dan saya sangat bahagia di sini,” tegasnya lagi.
Karena aksi fantastis De Gea di Anfield, dirinya mendapatkan pujian dari pihak kawan dan lawan. Media sosial bergema. Topik dengan tagar #Davesaves.Ada juga fans Liverpool yang mengatakan “Andaikan kami memiliki De Gea atau kami membutuhkan salah satu kiper seperti dia”.
Manajer Liverpool, Juergen Klopp, tak luput memberinya apresiasi.
“Kami punya sejumlah peluang bagus, tapi De Gea tampil brilian dengan penyelamatannya. Dia sangat suka bermain lawan Liverpool,” ucap Klopp dalam jumpa pers pascalaga. 
Whoscored mencatat De Gea melakukan 3 penyelamatan secara total sepanjang laga. Jebolan akademi Atletico Madrid itu pun menjadi kiper dengan jumlah saves terbanyak ke-9 di Premier League musim ini.
Ia melakukan 21 penyelamatan. Pemuncak daftar kiper paling sibuk ialah Tom Heaton (Burnley) dengan 39 penyelamatan.Frekuensi penyelamatan masing-masing kiper jelas dipengaruhi kemampuan pertahanan mereka menyaring serangan musuh. dan saya berhasil menyimpulkan. Kekuatan terakhir Manchester United itu benar-benar seperti tembok, dan tembok itu bernama David De Gea.
10 Kiper dengan Penyelamatan Terbanyak di Premier League 2016-2017
• Tom Heaton (Burnley): 39 kali penyelamatan
• Jordan Pickford (Sunderland): 31
• Adrian (West Ham): 27
• Artur Boruc (Bournemouth): 27
• Lukasz Fabianski (Swansea): 27
• Ben Foster (West Bromwich): 26
• Kasper Schmeichel (Leicester): 24
• Petr Cech (Arsenal): 22
David de Gea (Manchester United): 21
• Heurelho Gomes (Watford): 21