Tumpulnya Tanduk The Reds Devils

Ngelmu.com, Depok – Pekan ini mungkin menjadi pekan yang sangat mengecewakan untuk Manchester United. Tak hanya internal Manchester United yang merasakan kekecewaan itu, mungkin juga untuk fans sejati MU di seluruh dunia.

Bagaimana tidak, musim ini United memiliki kedalaman skuat yang terbilang sangat mewah, tetapi harus terpincang-pincang di tiga laga terakhir mereka. Tentunya adalah pukulan telak yang mereka terima, ketika dikalahkan seteru sekota, Manchester City yang seakan berimbas di dua laga setelah kontra City.

Meski sempat tampil mengesankan di awal-awal kompetisi, dengan memenangkan 4 laga berturut-turut, yang ketiganya adalah di ajang Liga Premier. Namun kini MU seakan kaget, ketika mendapat lawan sebanding , pasalnya mereka harus menerima tiga kali kekalahan berturut-turut yakni dari, City 2-1, Feyenord Rotterdam 1-0 di ajang Liga Europa, dan terakhir dikandaskan Watford 3-1 di Liga Premier. Dua klub awal, bisa dibiang adalah lawan sepadan untuk Manchester United, namun mereka gagal menjalankan misi dengan baik.

Jika melihat hasil ini, tentunya sangat bersebrangan dengan ekspektasi yang selama ini dieluh-eluhkan berbagai pihak. Terang saja mereka mendapat ekspektasi tinggi, jika melihat agresifnya MU dalam mendatangkan pelatih, dan sejumlah pemain bintang.

bolamania88.com

Tidak Konsistennya Barisan Tengah dan Belakang MU

Sektor inilah yang sejak memasuki musim ini menjadi sorotan utama. Bagaimana tidak, di posisi inilah yang mendapat asupan pemain baru dengan status bintang. Tanpa mengenyampingkan penampilan pemain MU yang menempati lini yang sama, namun nama Paul Pogba, Henrikh Mikhirtaryan, masih belum menunjukan performa menawannya seperti ketika masih berseragam Juventus dan Dortmund.

Praktis hanya Eric Bailly yang sudah sempat menarik perhatian dunia, dengan tiga kali menjadi Man Of The Match bersama United, pada awal musim ini. Tetapi setelah itu, Bailly pun tampil terbilang sangat buruk dalam mengawal pertahanan Reds Devils.

Khusus untuk Pogba, pria Perancis yang kini berlabel pemain termahal dunia, masih tidak menunjukan kelasnya seperti lumrahnya pemain termahal dunia. Ini tentu sangat mengecewakan untuk pihak-pihak pendukung United dari Manjemen hingga Fans yang dengan jelas ingin menyaksikan pemain termahalnya itu memberi perubahan untuk Setan Merah.

Selanjutnya Mikhitaryan, rekrutan anyar asal Armenia ini malah lebih buruk. Ia baru tampi sekali menjadi starter utama musim ini bersama MU, akan tetapi Miki gagal menunjukan performa terbaik saat di beri kepercayaan jadi pilihan utama ketika menghadapi Manchester City.

Namun kekalahan itu tampaknya segera ingin dilupakan, salah satunya oleh sang pelatih, Jose Mourinho. “Aku menunjukan mereka contoh, sebagai contonhnya adalah Ashley Young. Young menurut pendapat saya, ia pemain yang paling fenomenal dengan menunjukan sikap positif dan tekad yang kuat.”

“Kita perlu orang-orang positif untuk memberi kita perasaan positif pula, karena selanjutnya kami akan kembali ke lapangan, dan mereka jelas akan merasa seperti manusia normal yang berat menerima kekalahan,” ujar Mou di konferensi pers usai dikalahkan Watford, seperti dilansir DailyMirror.

Lima Faktor Guna Kembalikan United

Ada sejumlah faktor, jika ingin mengembalikan performa United ke performa awal mereka musim ini, hal itupun yang diutarakan DailyMirror terkait tiga kekalahan memalukan yang dialami United di awal musim ini.

Mungkin menjadi hal yang sangat menjengkelka, ketika kita berkekspektasi besar terhadap suatu klub yang kita idolakan, akan tetapi klub yang diekspektasikan itu tidak memberikan performa yang baik musim ini. Kita lihat, kurang apa pada diri suatu klub besar bernama Manchester United? Uang melimpah, nama besar, dan pemain-pemain bintang ada di dalam klub yang lahir pada tahun 1878 ini.

Inilah 5 faktor untuk mengembalikan United ke performa awal mereka,menurut DailyMirror.

 1) Wayne Rooney

Kapten Inggris dan United yang tampil sangat mengecewakan menghadapi Watfoed. Rooney seakan mati dalam memberi umpan-umpan memanjakan kepada striker di depannya, dan seperti tidak berfungsi jika sbagai playmaker, mungkin karena memang Rooney bukanlah asli seorang playmaker.

Kini Mourinho harus berani memasukan nama Juan Mata sebagai playmaker, menggantikan Rooney. Mata yang aslinya memang pantas memegang kendali itu dibanding Rooney yang tidak berfungsi sama sekali.

2) Paul Pogba

Paul Pogba yang tampil bukan seperti seorang pemain dengan label termahal dunia. Ia bahkan belum sama sekali memberi kontribusi nyata untuk United, dari lima laga yang sudah dilakoninya, Pogba sama sekali belum memberi umpan ataupun gol untuk Setan Merah.

Ia pun dianggap tidak bisa beralasan, jika dirinya tidak mengerti sepakbola di Liga Premier. Perannya memang sangat penting untuk kedalaman lini tengah United.

3) Membuat Pemain Lebih Bekerja Keras

Mengeutkan, United berada di peringkat terbawah di Liga dalam urusan menempuh perjalanan.
Mereka hanya menempuh jarak 526,6 KM dibandingkan klub Mersyside Merah, Liverpool yang harus menempuh 581,6 KM selama musim ini.

4) Membuat Anthony Martial Mencetak Gol Lagi

Martial yang pada musim lalu menjadi aktor penting untuk United, dengan banyak mencetak gol. Musim ini tampi sangat berbedam dari 7 pertandingan, Martial sama sekali belum mencetak gol. Bahkan saat menghadapi Watford, ia tampil mengecewakan dan kini ia belum diputuskan menderita cedera kepala atau kaki.

5) Menemukan sistem dan Menaatinya

Mourinho yang sudah memangkas dan merubah kedalaman skuatnya pada musim ini, namun belum menemukan solusi terbaik.
Mereka sudah menyesuaikan diri dengan ritme namun tidak ada bukti tentang bagaimana ia ingin United bermain.